. Hari ini tepatnya hari ulang tahun Dave, sejak pagi tadi Dave selalu menyunggingkan senyumnya, dia benar-benar tidak sabar kado apa yang nanti istrinya berikan untuknya.
“Dave... “ Panggil Kayla yang sontak membuat Dave menoleh menatap Kayla.
“Loh kok kamu belum siap-siap aja sih dari tadi, katanya kamu udah rapat jam 7, kok belum siap-siap sih.
“ Keyla berdecak sembari merapikan kemeja Dave, sedangkan Dave hanya tersenyum kecil menatap Keyla yang tidak kunjung berhenti mengomel itu.
Entah kenapa sejak kandungan Keyla semakin membesar, aura keibuan Keyla makin keluar, Keyla juga makin cerewet dan selalu mengomel tentang hal-hal kecil.
“Dave kok kamu diem natap aku gitu sih, ayo dong makan terus berangkat.
Kamu diam aja sih.
“ “Ya nggak papa sih Key, Cuma aku suka aja kalau kamu cerewet gini, aura ibunya itu keluar tau nggak.
“ Ucao Dave sembari mengelus pundak Keyla.
Sementara Keyla memanyunkan bibirnya merasa bahwa Dave meledaknya dengan kata-kata tersebut.
“Ihh Dave kamu ngeledek aku ya, kamu sebenarnya mau bilang kan kalau aku ini udah kayak emak-emak yang suka marahin anaknya, terus kamu mau bilang kalau aku itu jadi makin cerewet, iya kan kamu mau bilang gitu kan? Enak aja enggak ya aku bukan kaya emak-emak sembarangan aja kamu kalau ngomong, aku juga nggak cerewet tau, cuma aku mau ngingetin kamu aja tadi.
“ Dave menggeleng-nggelengkan kepalanya, merasa tidak ada kalimat yang menyindir dan menyakiti Keyla, ia jadi semakin sadar kalau Keyla semakin sensitif, hormon ibu hamil ternyata membuat Keyla jadi seperti ini, sepertinya Dave harus menyiapkan stok kesabaran yang lebih.
“Nggak Key, aku nggak ngomong gitu kok, siapa bilang aku bermaksud kayak gitu ke kamu, udah deh dari pada nanti kita berantem lagi lebih baik aku kerja aja deh.
“ Dave berucap sambil menyentuh hidung kecil Keyla.
“Ohh iya Key, kamu nggak lupa kan hari ini hari apa? “ Dave bertanya sambil mengedipkan salah satu matanya “Emang hari ini hari apa? “ Keulang mengernyitkan dahinya.
“Hari ini itu hari ul-“ Belum sempat Dave menyelesaikan ucapannya, Keyla sudah memotong ucapan Dave.
“Ohh iya aku inget, hari ini kan aku mau belanja sama temrn-temenku Dave, makasih yah udah ngingetin.
“ Ucap Keyla semringah tidak lupa mencium pipi Dave.
“Bukan, aku nggak ngingetin kamu soal itu, aku ngingetin kamu soal-“ “Aduh udah deh Dave nanti kamu telat loh, udah sana berangkat.
“ Ucap Kayla sembari mendorong badan Dave keluar kamar menuju ruang makan ~~ Mereka berdua makan dalam diam, Keyla pun sudah sibuk mengunyah makanannya yang membuat pipi Keyla makin cabi saja.
Dave membuka pembicaraan saat Keyla sudah selesai dengan makanannya.
Ia bingung, apa benar Keyla benar-benar lupa kalau hari ini hari ulang tahunnya ? Padahal beberapa hari lalu Keyla sudah bertanya tentang kado yang diinginkannya.
Dave jadi curiga pada Keyla,tapi mana mungkin Keyla mengerjai nya seperti ini.
“Key, kamu benar-benar lupa hari ini hari apa? “ Dave bertanya pada Keyla menbuka pembicaraan.
“Hari ini hari Rabu, kenapa Dave? “ “Bukan, bukan itu maksud aku, maksud aku emang kamu nggak inget hari ini ada hari spesial apa gitu? “ Dave mencoba bertanya dan menjelaskan sedetail mungkin pada Keyla berharap Keyla mengerti ucapannya, namun nampaknya Keyla benar-benar lupa.
“Emang hari ini hari apa? “ Keyla mengerutkan dahinya.
“Tuhkan Key, kamu benar-benar lupa hari ini hari apa, ahh udahlah lebih baik aku kerja aja deh sekarang, dari pada kamu bikin aku badmood hari ini, entar malah ribut lagi.
“ Dave berucap sembari membawa tas kantornya dan beranjak meninggalkan menjadi makan menuju keluar.
~~ Mereka sudah sampai di halaman depan rumah mereka, Dave akan berangkat dengan menampakkan wajah cemberut nya, kentara sekali kalau hari ini ia benar-benar badmood pada Keyla.
“Ihh, kok malah ngambek sih kan aku nggak tahu Dave, ya udah nanti kalau aku inget setelah aku jalan-jalan aku bakalan nelfon kamu deh, atau kalau enggak setelah aku ketemu sama temen-temen, aku bakalan ke kantor kamu deh, biar kamu nggak ngambek lagi, gimana?” Ucap Keyla menunjukkan wajahnya yang ceria sambil mengelus pipi Dave.
Dave pun kembali tersenyum sumringah lagi.
“Bener Key? Kamu bakalan nelfon aku kalau kamu inget?” Dave bertanya dengan nada semangat menatap Keyla.
“Iya-iya Dave, ihh kalau gini aja kamu langsung seneng deh.
“ “Yee abisnya kamu nyebelin sih tadi, tapi kamu beneran kan nanti telfon aku? Janji ya? “ Ucap Dave sembari menunjukkan jari kelingkingnya pada Keyla tanda kalau Keyla harus menepati janjinya.
“Iya-iya Dave janji kok.
” Keyla menautkan jari kelingking nya ke jari kelingking Dave tanda kalau ia harus menepati janjinya.
“Udah deh sana berangkat, nanti kamu telat.
“ Keyla berucap sambil mengecup tangan Dave sementara Dave langsung mengecup kening Keyla.
“Iya Key, yaudah aku berangkat dulu yah.
Assalamualaikum.
“ “Waalaikumsalam Dave.
“ Deru mobil Dave pun semakin menjauh.
Keyla tersenyum kecil mengingat tingkah Dave yang persis seperti anak kecil tadi.
Tanpa Dave ketahui, Keyla sudah menyiapkan perayaan ulang tahun untuk Dave.
TBCHai guys kembali lagi dengan aku bawa chapter baru👋👋Makasih ya yang udah ngevote ceritaku ini dan yang udah baca ceritaku sampe 2k yang baca.
Ahh jadi makin cinta deh sama kalian❤❤Menurut kalian, gimana kira-kira Keyla bakal nyiapin perayaan spesial apa ya buat Dave.
Emm jadi curiga deh🤭Kepo kan sama ceritanya ikutin terus yah, jangan lupa ngevote sama komen ceritaku ini yah gimana tanggapan kalian para reader.
Salam hangat dari aku❤🖤
Sumber:Internet