. “Surprise!!!” Ucap mereka semua serentak.
Dave terkejut dengan kejutan yang tidak ia duga-duga, apalagi ketika melihat istrinya dan orang-orang terdekatnya bersedia datang kemari untuk menyiapkan surprise ulang tahunnya, apalagi ketika melihat istrinya terlibat dan ikut menyiapkan kejutan ulang tahunnya.
Dave tersenyum menatap istrinya, antara senang dan kesal ketika melihat istrinya itu, senang karena istrinya itu mengingat bahwa hari ini hari ulang tahunnya dan memberinya kejutan, dan kesal karena istrinya itu mengerjainya tadi pagi bahkan sangat mebuat ia kesal dan stres sepanjang hari.
“Happy birthday bro!! “ Ucap teman-teman Dave serentak.
“Akhirnya tahun ini ulang tahun ditemani istri tercinta.
“ Ucap Rizky, sahabat karib Dave sejak kecil.
“Ya iyalah, emang lo dari dulu sampe segede gini masih aja jomblo.
” Dave membalas perkataan Rizky sambil terkikis geli.
“Yee nyindir gua lo.
“ “Udah-udah kalian tu ya dasar, udah tiup lilinnya dulu Dave.
“ Ucap Keyla yang membawa kue ulang tahun dan tersenyum menatap Dave.
Dave pun menuruti permintaan Keyla dan berdoa akan harapan nya kedepan.
“Dah yuk sekarang kita makan aja tu kue kasihan, masak dijadiin pajangan doang.
” Ucap Ferry kawan Sma Dave yang lemaknya lebih banyak dari teman-teman Dave lainnya.
“Yee lo tuh ya, kerjaannya makan terus.
“ Ucap Rizky menatap Ferry, sementara yang lain hanya tersenyum melihat kekompakan teman-teman Dave.
“Yee biarin.
“ “Udah-udah kalian semua makan tu kue keburu dihabisin sama si gentong.
” Dave berkata frontal tanpa merasa bersalah sama sekali, sementara Key hanya menggeleng-nggelengkan kepalanya menatap Dave.
Mereka pun akhirnya makan bersama, dan berbincang-bincang sebentar, sampai teman-teman Dave pulang satu persatu.
~~ Setelah acara ulang tahun Dave selesai, rumah Dave pun kembali diterpa keheningan.
Seperti saat ini Key berdiri di balkon kamar mereka berdua menatap jalanan yang sangat ramai, padahal malam sudah cukup larut.
Dave yang sejak tadi mencari keberadaan Keyla pun terkejut ketika melihat Keyla sedang termenung dan berdiri dibalkon kamar.
Dave pun berjalan mendekat dan memeluk Keyla dari belakang sambil menyenderkan kepalanya dipundak Keyla.
Keyla yang sedari tadi melamun itu pun langsung terkejut melihat sikap Dave yang seperti ini, jujur saja ia tidak terbiasa dengan sikap Dave beberapa bulan ini, sikap Dave yang terkesan hangat dan perhatian seolah Dave sudah menerima pernikahan ini, dan tidak seperti dulu yang cenderung cuek dan dingin terhadapnya.
“Key kamu ngapain disini Key? “ Tanya Dave memecah keheningan “Aku lagi liat jalanan aja Dave, padahal udah larut malam tapi masih aja rame.
“ Ucap Keyla menjawab pertanyaan Dave.
“Key, kamu tuh ya bukannya masuk kedalam kamar, tidur malah ngelamun disini, dingin loh Key aku takut nanti kamu kedinginan masuk angin nanti.
“ Ucap Dave yang terkesan tulus terhadap Keyla.
“Nggak lah Dave, nggak mungkin aku masuk angin, lagian aku nggak kedinginan kok, aku juga cuma sebentar ada disini, kamu tenang aja Dave, anak kamu nggak bakalan kenapa-napa kok.
“ Ucap Keyla sembari mengelus perutnya yang sudah membuncit dan mengarahkan tangan Dave ke perutnya.
“Key, aku khawatir itu bukan cuma ke anak kita aja, aku juga khawatir sama kamu Key.
“ “Uhh sosweet banget sih Papa Dave.
“ Ucao Keyla dengan bernada anak kecil.
Dave yang mendengar Keyla berucap seperti itu pun gemas dan menggigit pipi Keyla.
“Sakit Dave!! “ Kesal Keyla pada Dave, sedang Dave hanya tersenyum jahil tanpa merasa bersalah sama sekali.
“Ohh iya Dave aku punya kado buat kamu.
“ Keyla berucap sambil meninggalkan Dave di balkon dan berjalan mengambil kado yang sudah ia siapkan untuk diberikan pada Dave.
Keyla pun memberikan kado yang sudah disiapkannya untuk Dave.
“Nih kadonya Dave, buka deh.
“ Dave langsung membuka kado nya dengan terburu-buru, ia sudah tidak sabar untuk membuka kado yang diberikan Keyla untuknya.
Dan Dave terkejut ketika tanpa diduga kado itu adalah barang yang diidam-idamkannya sejak lama yaitu sebuah jam tangan mewah berwarna silver.
“Key jam tangan ini kan udah lama banget aku pengen, makasih sayang.
“ Ucap Dave saking senangnya dan spontan memanggil Keyla dengan sebutan sayang dan langsung mengecup kening Keyla.
Sementara Keyla terkejut dengan sikap Dave dan mencoba untuk tidak terbawa perasaan lagi pada Dave.
“Masama Dave, ohh iya coba tebak aku tau darimana kalau kamu pengen jam ini dari mana? “ “Nggak tahu emang dari mana Key? “ “Waktu itu kan kamu pernah cerita kalau kamu pengen banget jam ini, aku juga waktu itu bingung mau kasih kado apa buat kamu yaudah deh aku inget kalau kamu pengen jam ini, ini susah loh Dave aku nyari jam ini, langkah tahu.
“ “Ya ampun Key, kamu nggak perlu ngasih kado sampe kayak gini susahnya kamu nyarinya, kamu mau maafin dan mau balik lagi sama aku setelah kamu melahirkan aja aku udah seneng Key.
“ Dave terdiam menyadari akan ucapannya tadi, seharusnya Dave sadar Keyla tidak mungkin mau menerimanya lagi, masa ini nanti akan segera berakhir.
Dave harus menyadari akan posisinya itu.
Keyla pun juga sama, ikut terdiam dan merasa bersalah pada Dave, padahal sedari awal ia tidak boleh merasa bersalah pada Dave, dari awal ini salah Dave, Keyla meyakini hal itu.
Dave pun mulai mencoba keheningan dan mendekat ke telinga Keyla, “Udah Key, nggak usah dipikirin, mendingan kita ngelakuin sunnah rosul.
“ Ucap Dave tersenyum nakal pada Keyla.
Keyla yang menyadari hal itu pun, menatap kesal pada Dave, “Dave!!!" Sementara Dave langsung menindih Keyla tanpa menghiraukan ucapan Keyla.
TBCHai guys, ketemu lagi nih sama aku.
Udah lama banget nih nggak update.
Maaf ya guys kalau misal ceritanya agak ngga nyambung atau banyak typo.
Aku juga udah ngabulin permintaan readers yang kemarin udah ngasih vote dan komen minta aku lanjutin cerita ini.
Makasih banget!!! Jangan lupa ya tinggalkan jejak, kasih vote dan komen yah!!!
Sumber:Internet