. "Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu.
“ Kayla berujar menatap Dave.
“Bicara apa? Aku sibuk.
“ Tolak Dave dingin tanpa menatap Keyla.
“Tapi ini penting, tolong dong seenggaknya hargai aku dikit aja.
Aku Cuma mau ngomong sesuatu, aku hamil.
“ Lirih Keyla hampir tidak terdengar sambil mengalihkan tatapannya kearah lain.
“Kamu beneran? Jadi disini ada anak kita?” Tanya Dave sumringah refleks memeluk Keyla dan mengecup kening Keyla bertubi-tubi sembari mengelus perut Kayla.
“ Iya aku hamil, tadi aku udah ngecek kedokter usianya udah 2 minggu.
“ Jelas Keyla menatap Dave.
Tidak dapat dipungkiri bahwa ia senang melihat Dave bahagia saat mengetahui ia hamil anaknya.
“Aku seneng banget Key kamu harus jaga kandungan kamu dengan baik yah.
“ Tekan Dave, ia terlalu senang mengetahui Keyla hamil.
Meskipun ia tahu bahwa ia belum benar-benar mencintai Keyla tapi ia senang bahwa Keyla tengah hamil saat ini.
Dave menunduk dan meletakkan tangannya ke perut Keyla.
“Hai nak, ini Ayah..” Dave berucap sambil mengelus perut Keyla dan menciumnya.
~~ Saat ini Dave telah berada di kediaman orang tuanya.
Dia sudah memberitahu bahwa kini Keyla tengah mengandung anaknya.
Orang tua Dave teramat senang akhirnya keluarga Danendra akan segera memiliki penerus.
“Sayang, jaga bak-baik kandungan kamu yah Kak.
“ Ucap mama Dave dengan tersenyum lebar mengetahui bahwa menantunya tengah hamil saat ini.
“Iyah ma, mama tenang aja aku akan jaga bayi dalam kandungan aku dengan baik mah.
“ Ucap Keyla.
Dave datang dengan membawa segelas susu yang tadi dibelinya di supermarket terdekat dan memberikannya kepada Keyla.
“Ini Key kamu minum dulu susunya.
“ Dave berucap sambil menyerahkan segelas susu kepada Keyla.
“Terimakasih.
” Keyla tersenyum berusaha menyembunyikan pipi merahnya.
Entah apa kata Dave kalau dia sampai tahu bahwa pipinya seperti kepiting rebus saat ini.
Dave memperhatikan Keyla yang tengah tersenyum kepadanya, tidak dapat dipungkiri bahwa Keyla sangat cantik dengan lesung pipi nya saat ini.
Apalagi, saat ini Keyla tengah berusaha menyembunyikan pipi merahnya yang persis seperti kepiting rebus.
Papah Dave datang dengan wajah seriusnya.
‘'Dave ada yang ingin papah bicarakan dengan kamu.
Ikut keruangan papah sekarang.
“ Papah Dave menatap Dave dengab muka datarnya.
“Baik pah.
“ Dave beranjak pergi keruangan papahnya.
Setelah sampai diruangan papahnya, Dave ingin segera mengetahui ada hal penting apa yang ingin dibicarakan oleh papahnya itu.
Dave rasa tidak ada masalah dalam perusahaan Danendra, lalu kenapa papahnya ingin membicarakan hal penting padanya.
“Langsung saja Dave, Apa benar kamu tidak pernah mencintai Keyla Dave? “ Tanya sangat papa dengan wajah seriusnya.
Tubuh Dave menegang, bagaimana papahnya bisa tahu bahwa ia tidak pernah mencintai Keyla istrinya? To be continued.
Sumber:Internet