Gelap

Dihamili Gendruwo 41

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Dihamili Gendruwo 41

. Putri Pingitan yang kini sudah remaja senang bisa bertemu dengan ayahnya Bayu berada di alam setan yang sangat akrab dengan gendruwo dan Wewe Gombel serta warga alam gaib lain.
Di alam setan ternyata tidak ada warga yang boleh mengenakan pakaian seperti di alam nyata manusia.
Jadi Bayu atau putrinya yang remaja itu sama- sama tidak berbusana di alam gaib.
Itulah yang membuat manusia senang berada di alam setan.
Bayupun bebas memilih wanita yang disukai seperti Linggar atau Devina atau putri Pingitan yang masih anak sendiri.
Di dalam alam gaib itu tidak ada aturan larangan berselingkuh atau berzina kecuali kepada penguasa alam gaib  Raja iblis atau Ratu peri yang sangat dihormati oleh semua rakyatnya yang tinggal bersama manusia.
       Betapa terkejut Bayu ketika melihat pak Kades bisa berada di alam gaib bersama putri cantiknya Linggar.
Sedang Putri Pingitan kini merapat erat dalam pelukannya.
      "Eh Linggar, itu kenapa pak kades bisa kau bawa kemari?" tanya Bayu.
       " Tanya saja sendiri, kan dia yang ikutin aku ke kamar belakang waktu akusu buang air.
" kata Linggar.
Sedang pak kades seperti orang bisu saja hanya memandang kiri dan kanan tanpa bisa bicara.
     Memang saat itu pak kades yang memanggil seorang paranormal ke rumah disuruh ikutin langkah putrinya yang sedang berjalan dalam tidurnya setengah sadar ke kamar gudang di belakang rumah.
Tapi ketika Linggar masuk ke dalam gudang diikuti pak kades, lenyap dari pandangan dukun paranormal Walimin.
Ternyata pak kades telah masuk dalam perangkap markas besar hantu.
Pak kades hanya terpaku dan tidak bisa bicara melihat suasana di dalam ruang gudang yang berubah menjadi ruang hingar bingar para penghuni alam gaib yang tidak pernah di lihat di alam nyata.
Ada wanita cantik yang berderet di pinggir meja sambil mandangi pak kades.
     "Ada mangsa baru nih" kata seorang gadis cantik.
Pak kades tidak mendengar apapun selain suara musik tradisional dan ledek yang nyinden.
Bayu yang menegur pak kades pun tidak dilayani karena tidak melihat Bayu seperti di alam nyata.
Baru saat pak kades seperti didorong sangat keras dari belakang, tubuhnya tersuruk ke depan dan hilang dari alam gaib.
Pak kades baru sadar ketika lehernya dicengkram tangan Mbah Gondo.
      " sadar pak kades.. kamu harus sadar!"      Pak kades pun baru bisa membuka mata dan menengadah ke arah Mbah Gondo.
      "Eling..sadar pak kades"      "Oh.. aku dimana Mbah?" tanya pak kades ketika bisa bicara.
      "Pak kades sudah tersesat masuk ke alam lelembut tadi.
Sudah lihat apa saja? Mana anakmu Linggar?" tanya Mbah Gondo sambil menyembur air kembang ke wajah pak kades.
      "O kamu nduk?" pak kades seperti mengigau.
      Waduh waduh  pasti genduk Linggar yang mengajak bapaknya ke alam gaib.
Gumam Mbah Gondo yang kemudian memejamkan mata sambil menyilang kan tangan di dada.
Sesaat kemudian Mbah Gondo malah gemetaran dan menggigil sambil berkata mengeracau.
Kemudian tubuhnya kejang- kejang dan lemas tak sadarkan diri.
Pak kades panik hingga berteriak memanggil tetangga dengan memukul kentongan.
    "Tong tong tong tong!"****      Ketika tetangga datang dan berkumpul di depan rumah, pak kades baru memberitahu jika putrinya dan Mbah Gondo telah hilang di dalam gudang padi miliknya.
Tetangga yang datang bersama ustadz Romli langsung mengikuti petunjuk pak kades masuk ke dalam gudang.
      "Mana tempat hilangnya Mbah Gondo?"      "Di di dalam gudang itu pak ustadz"      Pak ustadz Romli masuk dan membaca surat Al Falaq tujuh kali serta ayat kursi tujuh kali.
Diluar sudah ramai warga ikut membaca ayat kursi.
     Saat itu juga terdengar petir menyambar diatas genteng rumah.
Sehingga pak kades dan yang ada di dalam rumah merinding takut.
Tiba- tiba pak Gondo sudah muncul dibalik pintu gudang sambil berjoget dan tertawa- tawa.
       Kembali pak ustadz Romli membaca surat pengusir setan sambil mengelus jidat Mbah Gondo.
      "Ho ho ho ho ho"      "Astagfirullah.. sadar Mba kata pak Romli.
       "Aoooooggghhh" teriak Mbah Gondo sambil menggeliat dan jatuh ke lantai gudang.
Nafasnya masih ngos2 an seperti dikejar anjing.
       "Minum ini dulu Mbah" kata pak Romli seraya memberikan segelas air putih kepada Mbah Gondo.
       "Ohhh.. kasihan tuh anak pak kades.. Linggar "        "Memang dia kenapa Mbah? Dimana dia berada?"         "Tadi saya yang ikut dibelakangnya, ternyata anakku hilang.
Dia ada di dalam gudang itu.
" kata pak kades sambil menunjuk ke arah gudang beras yang gelap.
       "Linggar ada di dalam kamar pak ustadz.." teriak warga yang melongok jendela melihat gadis itu sedang duduk di depan labtopnya.
        "Bener pak?"        "Betul pak tuh lihat!" kata warga yg ada di ruang tamu.
Ustad bersama pak kades akhirnya kedepan melihat Linggar yang katanya sedang belajar di dalam kamarnya.
     "Dik Linggar! Dik Linggar, dicari bapak tuh" kata pak ustadz.
Gadis cantik itu tidak menjawab dan tidak menoleh ke samping yang banyak warga melongok di jendela.

Sumber:Internet