Gelap

Dihamili Gendruwo 68

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Dihamili Gendruwo 68

. PUPUT ternyata masih suka terlihat oleh warga Gumpang karena ia bisa berujud manusia cantik berjalan menyusuri toko di sepanjang jalan sambil menggendong bayi.
Siapa yg bisa membedakan Puput yg aslinya adalah anak Lintang dari hasil perselingkuhan dengan gendruwo.
Puput dikenal warga karena masa kecilnya sekolah di lokasi itu berbaur dengan bocah kampung.
Guru olah raga Ikhsan tidak pernah pulang ke kampung Gumpang entah kemana.
Guru tampan itulah yg dulu akrab dengan Puput.
"Put.. sekarang tinggal dimana?" tanya seorang wanita yg dulu bekas teman sekolah SD.
Puput tidak menjawab karena sibuk meletakkan bayinya dan menaruh dekat parkiran motor di depan toko.
Malah pemilik toko dan tukang parkir menganggap wanita itu omong sendirian.
"Ibu mau beli apa? Kok omong sendirian?'" tanya tukang parkir.
"Mau titip bayi ini, kamu mau rawat? biar aku kasih biaya untuk merawatnya.
" kata Puput kepada Icha.
"Boleh.
sini aku rawat" kata Icha sambil menerima kardus berisi bayi itu.
Di dalam kardus itu ada uang dua ikat atau dua gepok.
"Aku akan beri uang 20 juta tiap malam Jum'at Kliwon.
buat biaya perawatan anakku.
" kata Puput yg hanya didengar Icha.
Bahkan tukang parkir dan pemilik toko melihat Icha omong sendiri serta senyum2 seperti orang gila.
"Suruh orang gila itu pergi Pur.. marai sial tokoku mengko" kata koh Ahok.
Icha yg sebenarnya masih SMA tentu sangat senang mendapat rejeki nomplok uang kaget sebesar itu tanpa harus kerja.
Di jalan raya Singopuran gadis berkulit putih itu membawa kardus berjalan sambil senyam senyum pulang ke rumah.
"Darimana Cha?" tegor bapak gadis itu.
Sutar yg sehari- hari cuma judi bersama gengnya di Gumpang sudah mulai pusing karena kehabisan uang kalah ceki selama seminggu.
Icha sudah tahu gelagat ayah tirinya yg mesum itu haus duit.
Bahkan pernah menawarkan Icha untuk tidur bersama cukong untuk mendapat modal judi.
Icha berjalan masuk kamar sambil membawa kardus berisi bayi.
Sedang uang sudah dikantongi dlm korset yg dipakai.
Sutar mencolek pundak Kisut yg dari kemaren menanyakan putrinya untuk diajak tidur.
Lalu Kisut melirik ke arah pinggul Icha yg bergoyang sexy dibalik celana strit yg tipis berwarna krem.
Duhh indahnya pantat gadis itu.
batin Kisut yg bergegas berdiri dan berjalan mengikuti langkah Icha.
Kisut yg sudah dapat ijin dari Sutar tentu tidak takut lagi mendorong pintu kamar Icha yg tertutup.
Waduh.. Icha sudah mulai melepas celana dan bajunya saat mata Kisut memandang ke dalam kamar.
Punggung putih gadis itu membuat Kisut naik tensi.
Apalagi gadis itu malah berbalik memandang Kisut sambil melepas kutangnya.
Tapi mendadak Kisut berteriak saat tubuhnya terasa didorong sangat kuat oleh tangan berkuku tajam.
"Waaaaaaa...."Sutar tak peduli apa yg didengar dari dalam kamar putrinya karena memang ia berniat menjual perawan Icha kepada siapa saja yg mau beli untuk modal judi.
Kisut tiba2 terlempar keluar kamar hingga menimpa meja judi.
Kontan saja orang2 yang tengah buka kartu terkejut dan bubarkan diri.
"Apa - apaan sih?""Ampuuunnn!!""Brakkk!!"Lampu mendadak mati, dan Kisut seperti kesurupan berteriak kesakitan karena ada makhluk hitam setinggi atap rumah menghajar tubuhnya hingga babak belur.
Sutar tahu pasti itu putrinya yg suka marah2 kalau ada lelaki yg merayu.
Sutarpun beranjak masuk ke dalam kamar melihat putrinya.
"Ichaaa.. ngapain sih pakai marah2?"Lagi2 Sutar terdorong tubuhnya hingga terpental keluar dari rumah.
Sutar tidak pernah tahu jika putrinya sedang dalam pengaruh mistik oleh bayi yang diopeni.
Itu bukan bayi biasa, tapi bayi gendruwo.
Toh Sutar tidak melihat jika di dalam kardus yg dipegang putrinya berisi sosok bayi makhluk halus.
Ichapun seperti melakukan bukan kehendak hatinya karena terpengaruh oleh kekuatan gaib dari di bayi.
Semua lelaki yang mengganggunya diserang dengan tenaga dalam hingga terlempar dari dalam rumah Sutar.
Tidak pandang bulu semua penjudi yang sedang asik main kartu dihajar Icha yg dibantu kekuatan gaib.
***Ikhsan yang kini sudah menikahi Lintang tentu saja sudah bahagia karena bisa berkumpul dengan Puput anak tirinya yang cantik itu.
Lintang tidak pernah tahu jika putrinya yang masih SMA itu selalu bercinta dengan Ikhsan hingga akhirnya melahirkan seorang bayi yang kini dirawat Icha teman sekolah gadis itu.
Icha yang tinggal bersama orang tuanya pak Sutar kini menikmati uang belanja dari Puput yang cukup besar.
Tetapi Sutar sedih karena tiap hari melihat anak gadisnya seperti indigo.
Icha menyanyi sambil membawa bayi gendruwo anak dari Puput, yang tidak bisa terlihat oleh mata Sutar.
Tapi Sutar senang ikut menikmati uang dari anaknya untuk modal main judi.
"Bapak kan bisa pakai uang untuk beli motor atau makan enak gak usah kerja" kata Icha ketika melihat ayahnya senyam senyum menunggui putrinya mandi.
Sutar yang sekarang duda itu sebenarnya ingin sekali bercinta dengan Icha, putri kandungnya sendiri yang dirawat sejak kecil.
Tapi niatnya selalu terhalang oleh kekuatan gaib yg kini berada dalam tubuh gadis SMA itu.
"Sebenarnya aku mau jodohin kamu sama pak kades nduk.. kan bapak punya utang banyak" kata Sutar sambil mengusap pantat mulus Icha.
"Utang bapak kan bisa dibayar dengan uang dari aku, dan bapak gak usah main judi saja.
" kata Icha.
"Trus uang kamu itu dari mana coba? Paling juga dari para preman yang suka meniduri kamu.
Daripada kamu punya cowok yang gak jelas, kan lebih baik kawin dengan pak kades " kata Sutar.
"Bapak ini kalau ngomong tidak dipikir.
Emang saya hubungan sama siapa? Ini kan uang pemberian temanku Puput untuk merawat bayinya?" kata Icha.
Tentu saja Sutar tidak percaya karena Sutar tidak bisa melihat bayi yang digendong atau diletakkan di dalam box.
"Kamu itu sudah dianggap gila nduk, suka omong sendiri, gendongin kardus kosong ke jalan raya" kata Sutar yang kesal hingga mengangkat kardus dan membuang keluar rumah Tapi apa yang terjadi bila tubuh Sutar malah yang terlempar ke jalan hingga membentur aspal.
"Wadooww!!"      Sutar yg sudah tergeletak diatas aspal jalan itu sangat ketakutan ketika muncul makhluk tinggi besar dengan rambut tumbuh sekujur tubuhnya berdiri didepan mata hingga kepalanya menjulang ke langit.
     "Hihi hihi hi hi Dasar orang tua bejat ! Kubunuh kamu hah " kata makhluk itu sembari menghentakkan kaki ke dada Sutar dengan sangat keras.
      "Blamm!!"      "Bless!!"     Jalan aspal yang keras itu seketika jemblong seperti terkena gempa bumi yang sangat dahsyat.
Tubuh Sutar ikut amblas ke dalam tanah dan lenyap ditelan bumi.
Icha tidak peduli langsung memeluk bayinya di dalam kamar yang lengang karena ditinggal oleh para penjudi yang ketakutan.

Sumber:Internet