Gelap

Gairah Sersan Ku 21

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Gairah Sersan Ku 21

. Satu persatu perajurit pun menuruni mobil kompi, semuanya menghambur perlahan dan menuju ke bawah seraya membentuk sebuah barisan.
Di malam yang sangat sunyi, ternyata wilayah hutan lebih mencekam tak seperti biasanya.
Apalagi sekarang kami berjumlah tak banyak, hanya sekitar sepuluh orang saja.
Di ketuai oleh Aldisam.
P.
Kemudian kami harus patuh padanya.
Dia adalah senior paling galak di batalyon 3.
Pasalnya, Aldisam P adalah salah satu senior terbaik di batalyon 3 dan sudah pernah menjelajah hutan ini beberapa kali.
Namun, aku tidak peduli akan hal itu.
Karena aku bisa mencari di mana Arjun berada tanpa bantuan siapa pun.
Demi sebuah misi yang nantinya akan membuat aku menjadi orang paling di segani oleh seluruh warga batalyon 3.
Komando pun di ambil alih, dan aku sengaja berada di barisan paling belakang tanpa mengikuti para senior-senior itu.
Dengan menggunakan senter, kami pun bergerak masuk ke dalam hutan kali ini secara berurutan.
Tanpa menoleh kanan dan kiri, perjalanan kami di awali dengan membaca doa keselamatan.
Ya, kalau yang satu ini tak akan aku tinggalkan.
Walau pun aku memiliki ambisi, tetapi doa adalah senjata ampuh juga untuk melindungiku.
Akhirnya kami bergerak ke gerbang utama sebuah hutan, dan kami pun sudah di sambut dengan banyaknya kelelawar yang datang dari depan.
Kemudian Aldisam masuk dengan sangat lambat, karena jalanan di penuhi dengan rerumputan.
Namun, ini adalah jalan yang pernah aku tapaki beberapa menit yang lalu.
Dan Arjun juga membawa kami ke arah yang sama.
Dengan pephonan yang sama, dan ini adalah malam yang paling melelahkan bagiku.
Sekarang aku sudah terlalu lama berjalan, perasaan lelah pun datang dengan sendirinya.
Kami memutuskan untuk berhenti sejenak dan mendengar sebuah suara yang tak lazim, di dalam hutan ini banyak suara-suara yang memecah konsentrasi.
Salah satunya adalah ngaungan, burung hantu, dan banyak lagi.
Akan tetapi kami tidak di hadang oleh seorang musuh, karena sudah sudah berakhir masa pertarungan melawan mereka dan sudah di tarik mundur oleh pasukannya.
Ini adalah misi paling menegangkan, karena kami harus melalui hutan dalam waktu malam yang sangat melelahkan.
Jam sekarang waktunya tidur, akan tetapi kami masih lanjut untuk berjalan lagi.
Sampai pada akhirnya, bertemulah kami di jalan yang membelah dua jalan.
Antara kanan dan kiri, kali ini aku tersenyum pada semua kelompok yang akan memilih jalan mana.
Kemudian Aldisam berjalan ke arah kanan, secara spontan aku pun mengangguk.
Ternyata Aldisam memang benar-benar danton senior yang hafal jalan terbaik di hutan ini, sehingga aku tidak bisa meremehkannya.
Ini sudah berada sangat jauh dari kawanan, kemudian aku pun berhenti dan berpura-pura memperbaiki tapi sepatu tepat di belakang mereka.
Tanpa di sadari oleh kawanan, dan akhirnya aku tertinggal jauh oleh kawanan.
Pilihanku ini sangat tepat, karena aku tak mau bergabung dengan mereka.
Jika aku bergabung, maka mereka akan tahu taktik dari rencana yang sudah aku karang dari asrama tadi.
Ambisi yang teramat besar itu membuat aku tak mau membagi apa pun pada semuanya, kemudian aku berjalan ke samping kanan.
Dengan memisahkan diri dari kawanan akhirnya aku menuju jalan kecil dan menapak sendirian.
Ini adalah wilayah yang sangat mengerikan, karena terdapat sebuah gangguan teknis di depanku.
Ya, sebuah sosok muncul di sana bermata merah.
Aku menelan ludah, dan menyalakan sebuah senter untuk meneranginya.
Ternyata itu adalah hewan buas, dan aku pun mengambil sebuah pisau untuk melindungi diri.
Kalau aku memakai pistol, maka akan terdengar suara tembakan.
Kemudian aku menoleh kanan dan kiri, membentuk kuda-kuda menyerang.
Tak berapa lama, hewan itu pun berlari kencang menujuku seperti hendak mencengkam.
Namun, tak semudah itu.
Gerakannya sangat lincah, sampai aku sukar untuk menghindarinya.
Kemudian kami pun beradu kekuatan dan kecepatan dalam hal ini.
Secara perlahan, aku pun mengganti posisi dan rolling ke depan, bagaimana pun juga aku harus bisa mengalahkan hewan ini.
Setelah roling, pisau pun aku lempar ke arah badan hewan itu.

Sumber:Internet