Gelap

Gairah Sersan Ku 38

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Gairah Sersan Ku 38

. Setelah beberapa menit kami melaksanakan aktivitas, aku dan Vanes tetap berada di tengah hutan dan tak bergerak sama sekali.
Kami hanya sekadar menunggu waktu yang aman, baru akan ke luar.
Selepas melakukan hubungan suami dan istri, rasanya sangat enak dan membuat aku ketaguhan.
Selalu cuci baut ketika berada di dekat Vanes, hal ini di dasari karena rasa cinta.
Bukan karena aku yang mau, walau begitu aku pun tetap mau dan kami pun sepakat saling menjaga kalau nantinya anak ini akan tumbuh di dalam badan Vanes.
Dengan harapan, tak akan terjadi hal-hal tak di inginkan.
Karena aku tak mau kalau dia sampai tersakiti oleh kawanan suku di dalam hutan ini.
Dalam pengambilan sebuah keindahan itu, aku dalam keadaan suka.
Tanpa bisa di pungkiri kalau aku sayang dan cinta padanya, karena Vanes adalah perempuan pertama yang aku ingin cintai.
Genap aku berada di sini seminggu, entah apa kabarnya di batalyon 3, karena tak satu pun dari mereka mencari di mana aku berada.
Sahabat, dan komandan sepertinya lepas tangan padaku, padahal sekarang aku masih hidup di hutan ini dalam keadaan baik-baik saja.
Seraya mendekap Vanes, kali ini aku membuka mata dan menatap ke arah langit.
Di atas sana telah banyak bertabur bintang-bintang, mewarnai indahnya malam dan memboyong senja menyingsing dari bumi nusantara.
Kemudian aku pun mendudukkan badan, lamat-lamat mata ini menoleh ke arah Vanes yang masih tertidur pulas di atas bumi.
Aku menelan ludah berkali-kali, melihat indahnya pahatan yang ada di badannya.
Lalu, menggunakan tangan kanan aku pun mengelus rambut wanita cantik itu berukuran sangat panjang.
Tak berapa lama, aku mencium keningnya yang sangat membuat diri ini jatuh cinta.
'Aku sayang sama kamu Vanes, dan aku cinta banget sama kamu.
Sekarang aku titipkan benih anak kita, ya, kalau kelak kita bertemu lagi dan akhirnya anak kita udah lahir, aku akan menikahi kamu secara adat dan agama aku.
Itu pun kalau kita di pertemukan lagi, tapi aku berharap kalau selepas tugas ini akan mencari kamu kembali ke hutan ini,' celotehku dalam hati.
Setelah bercerita dalam hati, akhirnya aku pun merebahkan kedua sayap dan menemani tidur Vanes di sebelah kanan.
Kali ini, aku hanya bisa merasakan keindahan bagai sudah menikahinya.
Padahal kami belum memiliki ikatan yang sah, sebagai seorang lelaki aku tak mau kalau sampai terjadi yang tak di inginkan padanya.
Kendati pun kami terpisah karena beda adat, suku, dan lainnya, aku akan berdoa akan tetap cinta.
Dunia kami yang berbeda suku ini membuat aku tak bisa mudah membawanya ke luar dari hutan.
Sekarang aku hanya bisa merebahkan kedua sayap, mencintai dalam diam, dan menjadi suami pra menikah.
Ini adalah hal konyol yang aku inginkan, kemudian aku membuka sebuah kalung yang ada di di leherku.
Kemudian, aku meletakkannya di leher Vanes.
Dengan harapan, kalau dia merindukan aku, dapat melihat kalung itu.
Terbuat dari titanium stenless tinggi, aku dapat menjamin kalau kalung itu tak akan berkarat meskipun terkena air terus menerus.
Sebagai tanda cinta padanya, tak berapa lama Vanes membuka mata dan dia merasakan ada yang menempel di lehernya.
Kemudian dia bangun dan memegang kalung itu, aku yang sengaja memberikannya sebagai tanda telah menikahinya secara alam di sini.
Tatapan matanya pun bersinar, bagai memberikan aku isyarat kalau kami telah berhasil membangun cinta yang tulus satu sama lain.
"I-ini apa, Sayang?" tanyanya heran.
"Ini adalah kalung buat kamu.
Di jaga ya, kalau suatu saat nanti kita terpisah, aku akan mudah mengenali apa yang akan terjadi nantinya," kataku dalam menjawab.
Vanes pun membangkitkan badan, dia memeluk tubuhku sangat erat.
Kali ini aku sudah merasa menjadi seorang suami untuknya, kami pun hidup berdua dalam waktu yang lumayan lama di hutan.
Banyak hal dapat aku pelajari hari ini, salah satunya adalah tentang menentukan makanan yang layak di hutan, memilih mata angin agar tak tersesat, dan menjauh dari kawanan penjahat.

Sumber:Internet