Gelap

Gairah Sersan Ku 42

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Gairah Sersan Ku 42

. Ustaz pun menjawab semua yang aku pertanyakan pada kesempatan kali ini, intinya dia hanya memberikan motivasi dan semangat hidup.
Namun, aku tak melanjutkan bertanya tentang anak yang ada dalam benih mantan istriku karena sampai sekarang dia tidak ada kabar sudah puluhan tahun.
Yang aku tahu, kalau dia sudah bahagia bersama istri barunya.
Namun, hampir setiap malam belakangan ini aku sering bermimpi kalau ada sosok anak laki-laki mengenakan seragam TNI-AD datang padaku.
Wajahnya mirip sekali dengan Arjuna, sampai-sampai aku menganggap kalau dia adalah anak kandungku dari benih yang pernah aku suntikkan sebelum pergi dinas ke luar pulau.
Sekarang orangnya telah tiada, untuk selama-lamanya.
Motivasi menurut kepercayaan agama islam ini membuat aku sejuk, dan sangat-sangat paham akan ritme kehidupan.
Sehingga aku pun tidak perlu lagi mencari bagaimana dan dengan cara apa.
Yang pasti sekarang aku sudah mendapatkan titik cerah, bahwa dengan segala doa-doa yang aku panjatkan akan berdampak baik ke depannya.
Dalam diam, aku mendengarkan lagi apa yang di katakan oleh Pak Ustaz.
Dengan membaca basmallah, aku selalu berharap semoga Arjuna tenang di sisi Allah STW, dan dia menjadi penghuni surga-Nya, yang selalu di rindukan oleh pintu kebaikan.
Dalam doa lantunan itu aku ucapkan, terlepas kalau aku sudah tak mungkin dapat melihat anak itu lagi.
Karena jujur saja, ketika awal dia datang dan mengatakan kalau anak tanpa orang tua, aku sangat berminat menganggapnya menjadi seorang anak.
Namun, belum tercapai semua itu.
Dalam hatiku berkata, kalau memang Arjuna tidak hadir kembali, aku akan mengangkat dia sebagai anak walau telah berada di alam yang berbeda.
Mungkin esok aku akan datang ke makamnya, dan meminta izin padanya untuk menjadikan dia sebagai anak yang akan aku adopsi walau sudah tak ada lagi di dunia ini.
Rasa sayang yang demikian itu membuat aku sangat percaya, kalau kelak akan ada pengganti Arjuna dari benih diriku sendiri.
Ya, ini adalah harapan yang pernah aku utarakan pada malam, sang bulan, matahari, dan alam.
Kalau aku menginginkan anak laki-laki yang bisa menjadi penerus dari profesiku sekarang, dia datang dengan titipan ilahi dan aku dengan senang hati akan menampungnya dan menjaganya sekuat tenaga.
Kali ini aku pun hanya berharap, semua ucapan ustaz membuat aku merasa tersentak, kalau orang yang sudah meninggal tidak benar-benar meninggal.
Melainkan hanya jasadnya saja yang pergi, akam tetapi jiwanya masih ada.
Tepat di dalam hatiku, jiwa Arjuna masih ada.
Ketika dia tidur aku selalu melihatnya dari balik jendela.
Betapa magnet di antara kami sangat kuat, bagai ikatan seorang ayah dan anak telah terdapat padanya.
Beberapa menit setelahnya, sang ustaz membacakan doa dan kami pun terdiam di posisi duduk bersila.
Aku sangat serius menadahkan kedua tangan, berharap apa yang aku lakukan hari ini dapat di ijabah.
Dan jujur saja, sejak pertama kalinya acara ini di gelar, aku berharap ke depannya akan menjadi motivasi buat kami, agar sering-sering mendatangkan ustaz.
Supaya kami lebih religius, dan senantiasa di berikan pencerahan akan semua kehidupan dari dunia agama.
Aku percaya, kalau dengan cara seperti ini, mimpi burukku juga akan hilang dengan mengatasnamakan kalau Arjuna telah datang dalam diriku.
"Rabbana ... atinna fid-dun ya ... khasanah, wa fil akhirati hasanah ... wakinnah, azza bannar ...,"'ucap kami serempak.
Brug!Tiba-tiba, di belakangku terdengar seperti ada orang yang terjatuh.
Aku pun menoleh, semua orang yang berhadir pun membangkitkan badan.
Tidak terkecuali, termasuk ustaz yang sedang selesai berzikir juga turut menoleh.
Tepat di hadapan kami, Arjuna datang dengan berlumuran d4r4h di tangan dan badannya, kami puun tercengang melihat itu.
Perasaan tak percaya menemui kami, karena dia telah di nyatakan meninggal dunia tujuh hari yang lalu.
Kemudian aku tak bisa berkata apa-apa, entah benar dia atau bukan.
Karena secara terhentak pemuda itu terjatuh tak sadarkan diri.

Sumber:Internet