Gelap

Gairah Sersan Ku 8

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Gairah Sersan Ku 8

. "Ini adalah pertama kali kalian akan menjadi danton dalam penyerangan yang akan kita lakukan ke markas para pemberontak.
Dari cabang infantri, ada Arjuna sebagai kepala dari pengambilan tugas.
Kamu akan kami kirim bersama rombongan untuk meluluh lantakkan bagian hutan!" ucap Komandan yang kala itu sangat serius dalam memberikan pengarahan.
Aku pun mendengarkannya, termasuk dari beberapa pimpinan danton lainnya.
Kami terpisah menjadi beberapa bagian, dan khusus dari infantri, aku di tugaskan menjadi pimpinan perang kali ini.
Kami sudah di latih oleh komandan dan peringgi lainnya, perihal fisik dan lain sebagainya.
Namun, ini adalah kepemimpinan pertama yang aku bawa.
Entah kenapa, Komandan Ferdi dan Satria seperti sangat mendukung kalau aku yang memimpin misi ini.
Padahal di luar sana masih banyak prajurit senior yang lebih berpengalaman, aku merasa sangat takut kalau gagal membawa kemenangan.
Seperti yang pernah di lansir dari beberapa senior, katanya kilometer di daerah hutan adalah wilayah paling menakutkan.
Tak hanya itu, di sana banyak hal-hal aneh yang akan di dapati.
Salah satunya adalah sebuah kejadian mistis dan lain sebagainya.
Namun, kami para prajurit memang dekat erat pada dunia lain karena memang tugas itu sangat berdekatan pada alam.
Tidak hanya sekadar diam di dalam kantor dan asrama saja.
Seraya meletakkan senapan, aku pun berjalan ke sebuah peta yang di gelar panjang tepat di permukaan meja.
Secara saksama aku menatap lembaran putih itu yang di mulai dari arah timur.
Pasalnnya, pintu masuk tersebut merupakan awal kami datang, dan akan berakhir di salah satu wilayah yang bertanda merah atau silang.
Kami yang terpilih saat ini tampak sangat tegang, wajah-wajah lulusan dan pemuda dari penjuru nusantara pun berkumpul di sini.
Pimpinan dari kami tidak semua laki-laki, akan tetapi ada juga seorang wanita sangat cantik.
Dia memerhatikan aku sejak awal masuk, entah apa yang dia lakukan.
Yang pasti, aku hanya sekadar fokus pada misi ini dan tak mau membuat kecewa siapa pun.
Termasuk orang-orang yang sudah berjasa padaku, dia adalah Komandan Ferdi dan Satria.
Kedekatanku pada mereka bisa di bilang tidak wajar, karena kami tak memiliki ikatan darah atau apa pun.
Kemudian penjelasan di mulai, aku pun mengangguk karena memang sangat paham akan ritme penyerangan kali ini.
Katanya, kalau tidak dalam keadaan terdesak jangan menghabisi mereka yang terdiri dari masyarakat lokal.
Penjelasan perihal masyarakat lokal dan luar daerah pun telah di paparkan satu persatu.
Kami yang sangat fokus, kemudian kedatangan seseorang dari arah luar ruangan.
Pasalnya, dia adalah pimpinan jendral besar yang memakai atribut banyak.
Kemudian, kehadirannya pun sangat di nantikan oleh para senior dan komandan di sini.
Bahkan Komandan Ferdi dan Satria sampai menunduk saat orang itu masuk, akan tetapi aku tak kenal.
Dia adalah lelaki berbadan tinggi dan memiliki kumis tipis, perawakannya sangat tepat jika di nobatkan sebagai petinggi TNI-AD saat ini.
Ketika dia berjalan, udara di sekitar ini seolah bergetar, kemudian kami pun berada di tiap tepi dari ruangan.
"Ini adalah pimpinan dari tiap regu?" tanyanya, pada senior di dalam ruangan.
"Mereka merupakan orang pilihan, lulusan terbaik tahun ini.
Kami sudah berdiskusi kalau mereka akan berhasil dalam memimpin misi ini," ucap seorang komandan yang memegang komando di batalyon 3.
"Aku percaya dengan kalian, tapi jangan sampai salah pilih.
Karena ... aku tak mau terjadi hal-hal yang tak di inginkan.
Bagus juga kamu, wanita muda dan sangat tegas aku lihat," pujinya pada seorang wanita satu-satunya di ruangan ini.
"Siap, Jendral!" katanya sangat tegas.
Melihat perempuan seperti itu aku suka, tidak cengeng bahkan lemah.
Kami yang ada di sini sudah di latih agar tetap prima dan tegas.
Tak ada yang namanya lebay, alay atau lain sebagainya.
Ini semua demi membuat kesatuan dari ksatrian yonif agar menjadu unggulan dari seluruh penjuru nusantara.
Lulusan tahun ini terbilang banyak, dan paling banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Sumber:Internet