. Seorang wanita dewasa berusia 35 tahun berjalan meninggalkan parkiran di salah satu restoran bintang 5 dengan sangat gemulai dengan memakai heels 7cm yang membuat tingginya menjadi 174cm, memakai baju dress hitam ketat sepaha tanpa lengan yang mengakibatkan payudara yang berukuran 38B itu sedikit menonjol di bagian atasnya dengan polesan natural di wajahnya yang begitu terlihat sangat cocok. untuknya.
Mata coklat yang hangat, serta bibir tipis yang selalu tersenyum manis dan rambut coklat gelap sampe leher membuatnya menjadi lebih seksi dan menarik perhatian setiap lelaki yang dijumpainya.
Zeeva begitu sangat bahagia senyum diwajahnya seakan tidak akan lepas, bagaimana tidak hari ini anak kesayangannya yang kuliah di London itu pulang setelah 5tahun lamanya.
Gerald George lelaki tampan berusia 24tahun memiliki tinggi sekitar 180cm berdada bidang, rambut berwarna coklat dengan warna mata hijau gelap memberikan kesan misterius ditambah tatapan yang sangat tajam tapi juga hangat, alis tebal yang rapi dan senyum yang memberikan kesan dingin tapi sangat menarik dan hidung yang mancung sedang memakai kemeja maroon dibalut jas hitam Senanda dengan celananya yang membuatnya kelihatan seperti lelaki dewasa yang sudah mapan.
Sedang duduk di dalam sebuah restoran sembari memainkan handphonenya yang sedang menunggu seseorang yang begitu sangat iya rindukan.
"Halo anak mama yang ganteng, apa kabar mu nak? Ibu sangat merindukan mu.
" Kata Zeeva sambil memeluk anaknya dengan sangat erat.
Yang membuat seisi restoran yang melihatnya seakan menyaksikan sepasang kekasih yang sedang berpelukan dengan mesra.
"Jelas aku sangat merindukanmu Bu, apa kabar mu juga? Saat ku tinggal selama ini Ibu tidak menimbulkan masalah apapun kan? Kenapa pula Ibu datang ketempat ramai seperti ini malah memakai baju yang menggoda? Aku tidak suka kebiasaan Ibu yang senang memamerkan keindahan tubuh Ibu sembarangan.
" Ucap Gerald sembari memakaikan jas yang dipakainya tadi kepada Ibunya.
"Apa gunanya bentuk tubuh yang indah kalo tidak untuk di pamerkan sayang, tapi karna permintaan dari putra kesayangan Ibu yaudah Ibu pake deh jas mu.
Kamu udah pesan makanan belum?"Sudah, mungkin sekitar 10menit lagi akan datang.
" Kata Gerald sambil terus menatap Ibu yang sangat di cintainya.
Ya Gerald mencintai Ibunya sendiri bukan cinta seorang anak kepada Ibunya, tapi.. lebih tepatnya cinta seorang pria kepada wanita yang telah memikat hatinya.
Gerald tau bahwa perasaannya tidak mungkin terbalaskan, itulah mengapa dia selama ini hanya bisa memendam perasaannya.
Setelah mereka lama berbincang sambil makan siang, mereka pun kemudian meninggalkan restoran tersebut dan menuju pulang kerumah kediaman keluarga George.
Yahh marga keluarga mereka adalah George yang sudah turun temurun di keluarga itu.
Kini Gerald George adalah pewaris kekayaan keluarga George selanjutnya yang memiliki puluhan cabang anak perusahaan Minyak dan Gas yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga di luar negeri.
Gerald baru saja menyelesaikan kuliahnya di London selama 5tahun, setelah kuliahnya selesai Gerald harus kembali ke Indonesia untuk mewarisi kekayaan keluarga George dan menduduki jabatan sebagai direktur utama di pusat perusahaan milik keluarganya.
Merekapun berjalan keluar restoran menuju parkiran mobil yang ibunya tadi tempati memarkirkan mobilnya.
Sepanjang perjalanan mereka, begitu banyak sepasang mata yang melihat ke arahnya seakan menyaksikan sepasang kekasih yang begitu sangat serasi berjalan sambil tangan kekar Gerald berada di pinggang ramping Ibunya.
Sesampainya di parkiran Gerald dengan sigap membukakan pintu mobil untuk Ibunya dan langsung mengambil alih tempat kemudi mobil tersebut.
Sekitar 1jam perjalanan mereka untuk sampai di rumah bak istana itu dengan interior serba maroon dan gold yang terkesan begitu mewah dan juga misterius.
Tetapi di dalam rumah tersebut interiornya begitu berbeda dengan yang di luar tadi, di dalam bernuansa biru muda yang begitu sangat hangat dan juga nyaman.
"Walcome back my Big Baby.
" Kata Zeeva ketika mereka sudah berada di dalam rumah tersebut.
"Aku sudah besar Ibu, berhenti menganggap ku seperti anak kecil lagi.
" Kata Gerald geram terhadap perlakuan Zeeva kepadanya.
"Hahaha bagi setiap Ibu anak lelakinya itu tetap seperti bayi yang sangat menggemaskan dan disayangi walaupun mereka sudah besar Gerald.
" Kata Zeeva dengan nada menggoda.
"Aku capek ingin istirahat dulu, tolong jangan ganggu aku atau siapapun yang ingin mengganggu ku katakan padanya aku tidak ingin di ganggu dulu.
""Siapp bos ku, apa mau Ibu menemani mu tidur? Hehe" ucap Zeeva yang senang sekali menggoda anak lelakinya itu.
"Berhenti bercanda Ibu, aku naik dulu ke kamar ku Cupp, sampai jumpa.
" Gerald mencium pipi Ibu nya singkat lalu berjalan menaiki tangga untuk tidur di kamarnya.
Sumber:Internet