Gelap

Ibu Hajjah 1

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Ibu Hajjah 1

. Namaku Hana seorang wanita yang yang sudah berkeluarga.
Suamiku seorang pengusaha material bangunan yang sudah cukup sukses, dan aku memiliki seorang anak perempuan berusia 22 tahun yang sedang mengenyam perkuliahan di semester akhir.
Aku kini genap berusia 50 tahun, walaupun usiaku sudah tak lagi muda tetapi aku masih memliki tubuh yang terbilang masih kencang menggoda karena aku rajin melakukan perawatan pada tubuhku untuk membahagiakan suamiku, ditambah aku sering dibawa menemui rekan bisnisnya bisnisnya sehingga membuatku harus sering perawatan supaya tak membuat suamiku malu.
Bahkan banyak yang bilang bahwa diriku masih tampak seperti wanita berumur 40 tahun.
Mungkin benar kata orang bahwa uang bisa mengubah segalanya, seperti yang terjadi padatubuhku yang masih kencang terawat dan tidak tampak seperti ibu-ibu yang berusia 50 tahun pada umumnya.
Dari semua aset di tubuhku kurasa payudarakulah yang paling mencolok karena memiliki ukuran yang bisa dibilang besar dan masih kencang tetapi itu selalu tertutupi di balik pakaian gamisku karena Keseharianku bila diluar rumah aku selalu mengenakan gamis dan hijab lebar sebagai pakaian sehari-hariku.
Tetapi bila didalam rumah aku biasanya hanya mengenakan daster seperti ibu-ibu pada umumnya.
Suamiku bernama Karim dan ia berumur 54 tahun.
Suamiku bisa dibilang cukup terpandang dan orang-orang biasa memanggilnya Haji Karim sementara diriku kerap dipanggil Hajah Hana.
Hari ini aku beserta ibu-ibu tetanggaku sangat sibuk membuat berbagai masakan di rumahku karena malam ini di rumahku akan diadakan syukuran karena suamiku baru saja mendapat proyek besar.
Proyek tersebut adalah hasil kerja sama dengan tetanggaku sendiri yang rumah nya hanya berjarak 8 rumah dari rumahku dan bernama mas Rendi yang merupakan seorang kontraktor muda yang sudah sukses padahal usianya masih 27 tahun.
Mas Rendi kali ini ingin membuat perumahan di kampung sebelah dan ia membeli semua bahan-bahan materialnya dari suamiku sehingga suamiku sangat senang dapat bekerja sama dengannya.
Melihat kesuksesan mas Rendi di usia muda membuatku ingin menjodohkannya dengan anak tunggalku yang bernama Anisa.
Setelah semua masakan sudah selesai, ibu-ibu tetanggaku pun pamit untuk pulang padaku untuk bersiap-siap nanti malam datang kembali.
Hingga singkat cerita acara syukuran pun sudahdimulai,aku juga turut mengundang seorang ustazah sebagai pengisi acara.
Di tengah acara, aku merasa ingin buang air kecil lalu aku pun beranjak ke lantai 2 rumahku untuk menuju kamar mandi.
  Setelah buang air kecil rasanya diriku lega sekali, tapi entah kenapa rasanya aku jadi malas untuk turun ke bawah dan ingin bersantai sejenak.
  Aku lalu menghidupkan AC dan melepas hijabku lalu duduk dimeja makan sambil bermain HP.
Saat asyik bermain HP tiba-tiba aku dikejutkan dengan kedatangan mas Rendi dan ia seperti diam sejenak melihat diriku.
Aduhh gawat dia melihatku tanpa mengenakanhijab, batinku.
"Bu hajah, saya ijin ke kamar mandi yahh," ujarnya.
"Iya silahkan mas," ucapku padanya.
Mas rendi lalu memasuki kamar mandi.
Aku sebenarnya ingin memakai hijabku kembali tetapi kupikir toh dia usianya tak beda jauh dari anakku sehingga aku mengurungkan niatku untuk memakai hijab kembali.
Mas Rendi pun tak lama keluar dari kamar mandi.
  "Bu hajah di bawah panas banget yahh," ujarnya.
"Iya saya aja ngadem di sini," balasku.
Mas rendi lalu duduk di kursi meja makan yang berada tepat di depanku.
  "Bu hajah kok hijab nya dilepas?""Gerah mas.
""Bu hajah panggil saya Rendi aja lagipula ibu sudah kenal saya lama.
”"Iya deh Rendi, ngomong-ngomong makasih banyak ya ren udah jadi pelanggan setianya si bapak.
"
Sumber:Internet