Gelap

Im Lov Mom 7

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Im Lov Mom 7

. Miyau🐈.
_________________________________________ Bangunan dengan perpaduan cat coklat tua dan coklat muda, bangunan yang cukup besar juga di sekolah ini.
Namun sayang tak banyak siswa ataupun siswi yang datang kemari di karenakan mereka malas jika berada di sini.
Hanya beberapa orang murid yang datang berkunjugan di bangunan ini itu pun mungkin sebagian ada maksud dengan mengerjakan tugas dan langaung keluar begitu saja bahka tidaklah lama di dalam sana.
Karena alasan yang mereka miliki yaitu adalah membosankan, sepi, dan tak asik.
Itulah respon setiap anak yang berkunjung di bangunan ini.
Bangunan ini adalah perpustakan, dimana berbagai macam buku dan materi tersedia di dalamnya.
(Tidak untuk buku erotis dan sebagainya) Dan di sinilah sekarang Dirga bersama ke 3 temanya dan parasit 1, mencari tugas yang di berikan oleh guru dan mencatatnya oh jangan lupakan anak yang paling menjengkelkan yaitu rico, gara-gara dia juga semua orang di kelas XII ini mendapatkan hukuman mencatat materi.
Benar-benar menyebalkan bukan.
"Dir lo dapet bukunya gak?" Tanya Riska.
"Belum kalau kamu?" Jawab Dirga.
"Sama aja, heh sampai kapan ini kita harus mencarinya" keluh Riska.
"Lah Ris ini aja baru 5 menit kita cari, coba aja lebih keras nanti bakalan ketumu koc ok.
""He eh btw kemana tuh kaleng krupuk koc gak nonggol, padahal kan dia tadi ikut kita""Mungkin mati di telan bumi hahahaha" aji yang nyahut.
"Eh ji ngomongnya gak boleh gitu loo, gak baik tau" omel sitty.
"Ahaha sory-sory.. abisnya tuh anak gak ada, btw dari kalian ada yang udah nemu buku materinya belum nich gw dapet satu" memperlihatkan 1 buku yang tak terlalu tebal.
"Emm itu pasti gak lengkap, coba cari lagi aja kita harus berusaha bisa semangat!!" Seru Riska di akhir kalimat dwngan semangat.
"Ssstttttttttttt" semuanya menetapkan jari telunjuk masing-masing di depan bibir dan memberi aba untuk diam karena suara Riska yang terlalu kuat.
"Ris kontrol dong suara lo itu, kita ini bukanya di hutan atau di pegunungan yang bisa sepuas lo teriak, ini tuh perpus tau" "Yeee masa bodo""Heh..-_-*" semuanya kompak menghela nafas secara bersamaan akan sikap Riska ini.
Yah sudah terbiasa juga.
"Daripada ribut gini, lebih baik kita nyatat dulu dari buku yang tadi di ambil aji""Iya dech ok.
Sekalian istirahat bentar" Mereka pun menuju meja baca yang sudah di sediakan, disana mereka sedikit berbincang dan mulai mencatat sedikit demi sedikit.
Di perempat catatan tiba-tiba rico datang dan membawa sekitar 10 buku yang di tumpuk di depan dadanya dan membawanya ke meja Dirga dan teman-temanya mencatat.
"Eh nich gw cari buku materi yang di cari tadi, gw gak tau yang mana yang bener jadi gw bawa aja semuanya" "Wihh busett dah gw kira lo udah jadi kaleng krupuk beneran, ternyata lo seorang malaikat pahlawan" pujian yang riska lontarkan untuk rico.
"Ohh iya donk gw emang malaikat" dengan bangganya berbicara.
"#pletak(aji menjitak kepala rico dengan satu tangan).
Dasar otak bocor, ini juga kan gara-gara lo kita semua di suruh mencatat kek gini, jadi kalau lo ambil buku materi dan mencarinya sih emang tanggung jawab lo kan, gitu aja kayak malaikat apanya" jengah aji.
"Ji kamu kasar baget sih, jangan gitu juga kali" sitty menengahi.
"Sudah-sudah lebih baik kita pelajari dan mencari materi di buku-buku ini.
Dan makasih Ric kamu udah cari buku-buku ini" ujar Dirga.
"Ok sama-sama, gw mau ke sana catat juga kek kalian, kan gw anak baik hehe" "Mau kemana Ric, sini aja duduk bareng kita dan nyatat di sini, lagipun kan buku-buku ini kamu yang cari""Ah ahahaha apa gw di terima di sini Sit sit""Udah lo duduk aja di sini kita nerima, sebagai tanda terimakasih juga udah cari semua buku materi ini" ucapnya aji walaupun tak memandang wajah rico.
"udah lach gw di sana saja""Ric di sini aja bareng kita ok" ucap sitty sedikit memaksa "Tapi kan...""Loh lebih baik di aini saja dan dengerin ucapin sitty, atau kalau lo gak mau bagian tubuh lo terpisah gara-gara sitty" bisik Riska tiba-tiba dari samping Rico.
"Emm ok dech gw di sini" menyerah sudah rico.
"Ahh bagua lach, baik sekarang kita lanjutkan tugas ini .." Mereka pun mencatat dengan penugmh semangat yang di pimpin oleh dirga Sebagai pembaca materi.
Membolak-balikan kertas dan kemudian mencari materi yang ada lalu mencatatnya dengan api yang membara di dalam tubuh mereka.
Penuh semangat dan pantang menyerah.
Iatirahat mereka pun di habiskan di dalam perpustakaan untuk mencatat materi.
Mama POV saat ini aku berada di minimarket untuk mencari barang yang ku butuhkan.
Mencari di setiap rak dan melihat-lihatnya apakah ada di sini.
Terus mencari dan mencari akhirnya ketemu di lorong rak ke 3, dan barang tersebut tempatnya di atas heh dan tinggiku tak sampai pada rak tersebut.
Aku melihat sekeliling dan menemukan satu kursi yah tidak tingi sih namun mungkin membatu untuk mengambil barang yang ada di atas sana.
Ku ambil kursi tersebut dan meletakanya di lantai tepat di bawah rak barang tersebut.
Ku menaiki kursi tersebut dan mengambilnya, namun apa yang terjadi ini masih kurang tinggi dan q belum bisa mengapainya.
Mungkin dengan bantuan berjinjit akan membuatku sampai.
Ku mencoba untuk berjinjit dan ya hasilnya sedikit lagi aku mengambil barang tersebut ku gapai-gapai terus dan terus berusaha agar barang tersebut dapat.
Fokusku di atas dan tidak memperhatikan kakiku sendiri, ketika jariku sudah menyentuh barang tersebut tiba-tiba tubuhku oleng karena pijakan pada kursi yang ku gunakan tidak seimbang.
Akhirnya aku terjatuh bebas ke arah lantai, dan bisa ku bayangkan bagaimana rasa sakitnya bisa tubuhku menyentuh lantai dengan posisi yang terjatuh seperti ini.
"Ahh.. aaaaaaa" teriaku.
"Nonaaa" teriakan orang dari arah samping.
Ku tutup mataku dan tiba-tiba aku tidak merasakan sakit pada tubuhku.
Ku coba untuk membuka mata dan melihat apa yang terjadi.
Dan ya lihat apa yang terjadi aku mendarat di atas tubuh seorang pegawai minimarket ini, dengan pinggulku yang menindih bagian perutnya dan dadaku menindih wajahnya.
"Apakah nona tidak apa-apa?""Ehh" untuk sesaat aku melamun karena ini.
"Nona??""Ah maafkan aku" akhirnya aku berdiri dan menyingkir dari tubuh pegawai yang ku tindih ini.
"Apakah nona terluka?" "Tidak.. tidak sama maafkan aku karena telah menindih tubuhmu tadi, ini karena kecerobohanku"Dia bangkit dari tubuh telentangnya dan berucap.
"Mengapa nona menaiki kursi seperti itu dan mengapa anda bisa jatuh""Ah tadi aku ingin mengambil itu, tapi karena tidak sampai aku berinisiatif unguk memakai bangku agar bisa mengapainya.
Tapi bukanya dapat malah aku yang terjatuh karena salah pijakan, dan sekali lagi maafkan aku soal yang tadi itu""Ah tidak apa-apa yang penging nona tidak terluka, dan" pegawai gersebut mengambil barang yang tadi akan ku ambil.
"Ini, mengapa tidak memanggil pegawai tadi untuk mengambilnya""Maaf aku tak bisa memikirkan itu tadi, terimakasih""Sama-sama nona""Emm ano.. maaf tapi saya sudah menikah dan mempunyai seorang anak, jadi bisakah kau tidak memanggilku dengan sebutan nona.
Karena itu tidaklah pantas untuku""Ah maafkan saya bu, yang tadi langcang""Tidak apa-apa, terimakasih karena menyelamatka saya tadi dan sekali lagi maaf, atas kejafian yang barusan""Tidak apa-apa bu, apakah masih ada barang yang perlu di cari? Jika iya dan anda tidak bisa mengambilnya maka panggil saja pegawai yang ada di sini""Emm masih ada dan terimakasih sekali lagi, iya saya akan memanggil pegawai toko""Saya permisi dulu bu selamat pagi""Ah iya selama pagi" Akhirnya ku cari barang yang kurang dan membayar barang yang telah ku ambil ini, dan saatnya untuk lulang ke rumah untuk menikmati hari.
Melupakan kejadian tadi dan berfikir dengan baik dan positif.
_________________________________________ #prang #prang #prang ....Perabotan rumah pecah semua gara-gara miyau di kejar kucing tangga yang cinta mungkin sama miyau hahahaha #plak.
Nghayal aja.
Next 1 tahun lagi.
Miyau🐈
Sumber:Internet