. Cerita miyau banyak kesalahanya yak hehehe, yang nulisnya salah-salah lah, yang gak penting dan gak jelas lah, dan yang gak berfaedah pun juga.
Heh maafkan miyau🐈 :(.
Ok lanjut miyau... ________________________________________ Dirga POV saat ini kami sudah kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran ke dua, yah karena tadi kami sibuk dengan materi dan menghabiskan waktu istirahat di perpustakaan maka kami semua tidak pergi untuk sarapan ataupun untuk sekedar jajan.
Materi yang kami catat di perpus tadi cukup banyak, yah setidaknya lumayan untuk meringankan beban catatan lainya.
Tadi kami semua mendapatkan sekitar 1 bab catatan di buku yang kami tulis karena berhubung diriku yang membaca materi jadi mereka tak bisa untuk mengelak untuk tidak mencatat.
Materi melanjutkan mencatat akan di lanjutkan di rumah ku nanti sore, mereka bilang mungkin jika di rumahku akan jauh lebih baik daripada di rumah siapa pun dari mereka.
Mereka juga bilang agar aku tak keluar rumah untuk sekedar mengerjakan ini, yah mau bagaimana lagi dengan paksaan seperti itu dan di bumbui beberapa ocehan dari mereka cukup untuk membuat ku menurut agar melanjutkanya di rumahku.
"Baik anak-anak ada yang bisa jawab soal yang di papan" suara pak satya guru Sejarah kami.
Semua anak tak ada yang mau maju ataupun angkat tangan, mungkin mereka takut dengan pak satya karena beliau bisa di juluki dengan sebutan guru kiler.
Tampang yang garang dan selalu tegas, taat dengan aturan dan cukup menakutkan mungkin Anggap saja seperti itu.
"Sitty kerjakan soal di papan" suara pak satya menvema di dalam kelas ini.
"Yaa pak" sitty maju mengambil sepidol dan menjawab pertanyaan di papa tulis putih tersebut.
"Baik sekali, kamu tepat menjawabnya silahkan duduk kembali di kursimu""Baik pak" Setelah itu pak satya menerangkan materi yang ada di papan dan pelajaran kami berlanjut sampai bel istirahat berbunyi.
Oh dan jangan lupakan di akhir pelajaran kami di beri tugas dari pak satya tak susah sih, hanya mencari ringkasan sejarah indonesia saja.
Cukup lah lumayan mudah bukan lagi pula saat ini banyak alat yang bisa di gunakan untuk mencari informasi dengan mudah.
3 jam kami belajar di dalam kelas dan saat ini bel istirahat berbuyi, pak satya keluar dari kelas dan kami pergi menuju tempat yang paling di gemari, yaitu kantin.
Tempat yang selalu di kunjugin dan selalu ramai saat jam istirahat sekolah.
(#hahaha).
"Guys pulang nanti mampir yuk ke tempat biasa, sekalian santai-santai rilexkan fikiran" ajak aji.
"Emm maaf ji aku gak bisa, soalnya nanti mau nganterin mama ke apotik" jawaban dari sitty.
"Kalau aku sih bisa aja, kamu gimana Ris?" "Gw juga bisa koc, Dir lo gimana bisa ikut gak?" Tanya Riska "Maaf yaa aku gk bisa, mungkin nanti aku harus bantu-bantu mama di rumah" jawabku.
"Ya udah dech berarti cuma gw, Riska aja ini??" "Dih ngacok, ntar ajak yang lain lach sapa tau ada yang mau ikut kan" "Hehehe kenapa gak gw sama lo aja kan ntar jadi kita hahahaha" "Paan sih gak banget dech" "Udah-udah jangan berantem ntar kalian malah jadian loo hayoo kann, tuh pesananya udah dateng makan dulu gih ntar baru lanjut kalian mau berantem jadianya haha" ucap sitty.
Kami pun menyantam makanan yang kami pesan tadi dengan nikmat dan senang, di barengi dengan candaan dari aji yang masih debat sama Riska ataupun sitty yang kadang bertingkah polosnya saat makan.
Kembali POV Saat ini mama sedang bersantai di rumah karena pekerjaan rumah yang sudah selesai dan tidak ada yang perlu di kerjakan lagi.
"Mungkin dmerilexkan badan dengan air mawar akan membuatku santai, hah.." Mama pergi ke kamar mandi, mengisi betup (maap yak kalau salah nulisnya^) dengan air hangat dan menuangkan air mawar dari botol, tak lupa mama mengambil beberapa mawar dan mentaburkanya di atas air.
" nyamanya.." desah mama di sela-sela berendamnya.
________________________________________ Maap yak ceritanya pendek banget, soalnya miyau bener-bener gak ada ide sama sekali untuk yang ini.
miyau🐈
Sumber:Internet