Gelap

Jin Penunggu Cincin 16

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Jin Penunggu Cincin 16

. Jin Penunggu Cincin#part 16#By: R.
D.
Lestari.
"Dia ... mat* di penggal karena di tuduh memberi racun pada Raja, dan juga karena ia punya hubungan denganku, Aku kehilangannya untuk selamanya,"Sesak, mendengar ceritanya.
Wanita itu tentulah punya tempat yang terdalam di hatinya.
Dewi Paramitha.
Nama yang indah seindah orangnya.
Ya, itu yang kutangkap dari wanita sederhana itu.
Meski penampilannya biasa, kecantikan terpancar begitu nyata pada dirinya.
Tak heran jika Raden Abiseka begitu memujanya.
"Beratus tahun Aku mencari dirinya, berharap akan ada wanita yang punya paras dan prilaku sama sepertinya,hingga Aku menemukanmu, Res"Buntut kekesalanku karena kehilangan Dewi, Aku memilih menikah dengan banyak wanita.
Ya, hanya nafsu, tapi di sini, tak pernah ada cinta itu," Ia menunjuk hatinya.
Kurasakan denyut halus dalam hatiku, seperti merasakan pedih seperti dirinya.
"Dan ... cinta itu kembali berkobar saat kau datang bersama suamimu di ke tempat Tuanku yang dulu, saat itu juga kuputuskan untuk meminta suamimu menjadi tuanku yang baru, semua kulakukan hanya untuk bisa bersama denganmu, Resti,""Tapi, Aku bukan Dewi Aku Resti, kami berbeda.
Aku bukan Dia ...,""Aku tau itu ... maaf, tapi tetap Aku akan selalu mencintaiku, Res"Jadi, percayalah.
Semua ini bukan tipuan belaka,""Tapi, Kau itu Jin ... apa yang bisa kuperbuat?"Abiseka terdiam.
Ia menunduk dan mengusap wajahnya gusar.
"Daripada kau bersama dengan lelaki itu, lebih baik kau ikut bersamaku.
Kita tinggal diistanaku.
Kau tak aka kurang satu apa-pun,""Aku akan menjadikanmu Permaisuriku," "Raden ...,""Panggil Aku Abi... Aku lebih suka kau menyebutku seperti itu," tangan kekar itu membelai wajahku dan menatapku sendu dengan senyum yang terukir indah di sana.
Aku begitu tenang, begitu nyaman berada dekat dengannya.
"Lantas, bagaimana dengan Permaisuri dan ketiga selirmu? pastilah akan terjadi pertengkaran diantara mereka," "Itu urusanku, asal kau mau ikut denganku, kupastikan tak ada yang dapat melukaimu," janjinya.
"Aku ... masih punya suami, dan tak ingin mengkhianatinya lagi," lirihku.
Merasa bersalah karena selama ini telah mengkhianatinya.
Tak dapat kupungkiri Aku masih mencintainya.
Kudengar tawa renyah dari bibir Abiseka.
Saat tawanya mereda, Ia menyentuh tanganku dan menatapku dalam.
"Aku akan membawamu, melihat prilaku suamimu yang sesungguhnya, tapi, sebelum itu, kau ganti baju dulu,"Aku menurut.
Beranjak dari sisinya ke arah lemari, meraih bra merah berenda berikut celana dalam dengan warna serupa.
Kemudian meraih daster batik.
"Ekhm, bisakah dirimu menghilang sebentar? aku malu...," ujarku saat berbalik dan mataku menyorot padanya yang kini menatapku tanpa kedip.
"Tapi, Aku ini pengagum tubuh Res lirihnya menggoda.
Aku terkekeh geli.
Baru kali ini ada yang bilang tubuh montokku ini seksi, padahal lemak menggelayut di mana-mana.
Bang Wildan pun tak pernah memujiku.
"Dah, ngilang sebentar, gih," usirku.
Seraya mendengus kesal, Ia akhirnya menghilang dan membentuk asap.
Aku dengan leluasa mengganti pakaian.
'Dasar Jin cabul, diotaknya pasti cuma enak-enak aja,'
Sumber:Internet