Gelap

Job Pregnant 16

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Job Pregnant 16

. HAPPY READING AND SORRY FOR TYPOSS 000 Grace terpaku menatap pria didepannya.
Bibirnya terbuka sedikit, menunjukkan betapa terkejut si pemilik tubuh.
Grace bahkan merasa ia berhenti bernafas sejenak.
Ia sama sekali tak menyangka dengan apa yang Kevin katakan.
"lo bilang apa tadi?" tanya Grace setelah tersadar Kevin masih menatapnya, memegang kedua bahunya.
Menunggu tanggapan Grace.
Kevin menarik nafas pelan dan menatap mata Grace lekat, "lo gak salah denger, dan gue serius.
Biar gue yang tanggung jawab bayi di perut lo.
Biar gue yang jadi ayahnya" Ujarnya.
Grace terdiam sesaat, tak lama ia hanya menggeleng-gelengkan kepala sambil memejamkan mata.
Ia bergerak gelisah hingga tangan Kevin terlepas dari bahunya.
KEVIN SALAH PAHAM !! teriak Grace dalam hati.
Grace memang terharu dengan ucapan Kevin, tapi sayangnya masalahnya tidak seperti itu.
Bayi ini sudah ada yang punya!!.
Dan ia harus mengatakannya pada Kevin.
"lo gak perlu khawatir masalah biaya, gue yang atur.
Lo cuma perlu terus sehat sama bayinya.
" Grace masih menatap Kevin dengan bingung, biaya bukan masalah sekarang, jelas karna memang dari awal segala keperluan kehamilan ini sudah ada yang membiayai.
"gue,, gue sejujurnya gak peduli kenapa lo bisa punya bayi ini," Kevin menunduk menatap lantai di bawah kakinya kemudian menatap lagi mata Grace lekat.
"apapun itu gue terima lo apa adanya karna gue care sama lo.
" Ujarnya pelan.
Ini pertama kalinya Grace melihat Kevin menatapnya begitu tulus.
Ia bahkan terharu dengan perkataan Kevin, sangat terharu.
Sama sekali tak menyangka, tetangga yang selalu mencari masalah dengannya, mengatakan hal yang buruk tentangnya, malam ini terlihat berbeda.
Tetapi, bagaimanapun Grace harus mengatakan yang sebenarnya pada pria didepannya ini, menjelaskan semuanya.
Grace menepuk bahu Kevin pelan, "gue mau jelasin sesuatu sama lo, tapi gak dalam keadaan berdiri begini.
" ujar Grace sambil melangkah meninggalkan dapur menuju sofa nyamannya.
Ia menatap pintu apartementnya yang masih terbuka separuh, memikirkan June yang pasti sedang menunggu mereka berdua.
"apa yang mau lo jelasin?" Kevin mengikuti Grace dan hanya berdiri di depannya.
Dalam duduknya, jemari Grace saling bergerak gelisah.
"lo gak mau duduk dulu?".
Melihat Kevin yang tetap berdiri membuat Grace menghela nafas, mulai menjelaskan awal mula pekerjaannya sebagai ibu pengganti.
Ia bisa melihat kening Kevin yang berkerut bingung ketika Garce menjelaskan mengenai kontrak kerjanya, ia bisa melihat alis tebal Kevin yang bergerak seakan menyatu ketika Grace mengatakan proses ini sudah berhasil dan berjalan sebulan, dan foto USG yang Kevin lihat tadi itu adalah USG pertama bayi di perut Grace.
Setelah mengatakan semuanya, Grace merasa sedikit bebannya terangkat.
Kini ia menunggu reaksi Kevin yang sedari tadi hanya diam menatap nya.
Membuat Grace akhirnya gugup sendiri, tak berhenti mamainkan jari-jari tangannya yangn berada di pangkuannya.
"kalian berdua ngapain sih? mana piringnya?" Pintu apartement Grace kini terbuka lebar, dari tempat duduknya kini Grace bisa melihat pintu apartement June yang juga terbuka lebar.
Ia segera berjalan menuju dapurnya, mengambil benda yang diinginkan June dan menyerahkannya.
June menerima piring itu di tangannya, matanya masih tertuju pada Kevin yang sedari tadi tak bergerak.
"lo mau sampai kapan disana Kevin? Gak jadi ikut makan?" June bertanya pada orang yang hanya menjawabnya dengan anggukan.

Sumber:Internet