. HAPPY READING AND SORRY FOR TYPOSS 000 Saat pemeriksaan kandungannya memasuki bulan ke lima, Agung menyarankan Grace agar mengikuti senam kehamilan untuk para ibu hamil.
Agung mengatakan bahwa senam kehamilan sangat bagus untuk ibu hamil, terutama saat persalinan nanti.
"Trisemester kedua merupakan usia kandungan di mana janin mulai tumbuh dengan signifikan setelah mengalami 4 bulan pertama usia kandungan yang mendebarkan.
Di periode ini ibu hamil bisa menantikan sensasi janin yang bergerak-gerak di dalam kandungan karena ia mulai sensitif dengan kondisi di sekitarnya ditambah dengan inderanya yang mulai berkembang.
Pada usia kehamilan 5 bulan, sistem kekebalan tubuh janin mulai terbentuk dan mulai terbentuk jaringan lemak sehingga bisa terkontrol suhu tubuhnya.
Karena sudah semakin berkembang dan membesar, untuk persiapan persalinan dan kesehatan fisik ibu, kamu perlu melakukan gerakan senam.
Saya tahu ini pertama kalinya bagi kamu, jadi saya sudah mendaftrakan kamu di kelas senam kehamilan.
" Siangnya, Grace berakhir di sebuah kelas senam kehamilan yang masih ada di sekitaran rumah sakit.
Mendengarkan dengan fokus instruktur senam yang kini berdiri tak jauh darinya.
"Gerakan senam hamil yang ditujukan untuk ibu hamil berbeda dengan gerakan senam biasanya.
Untuk ibu hamil, senam diperlukan untuk melatih otot-otot yang akan berperan saat melahirkan nanti misalnya otot panggul, otot perut, dan otot paha.
" Grace memperkirakan umur wanita yang sedang menjelaskan perihal senam kehamilan di depannya.
Badan instruktur itu ideal dan terlihat lentur, menunjukkan bahwa ia pesenam aktif.
Rambut hitam panjangnya diikat ekor kuda, membuat ia terlihat lebih muda.
Baju yang ia kenakan terkesan sopan, namun dalam sekali lihat orang akan tahu lekuk tubuh itu indah meski bajunya tak ketat.
"Senam hamil juga berguna sebagai olahraga fisik agar ibu hamil tidak mengalami kelebihan berat badan yang bisa meninggikan resiko diabetes.
Semakin besar perut terutama pada masa kandungan yang masuk bulan ke lima, biasanya nyeri punggung dan kaki pegal sudah banyak dirasakan.
Untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, senam ini bisa meredakan dan merelaksasikan punggung dan kaki yang pegal karena membawa kandungan ke mana-mana.
Gerakan ini nantinya bisa anda praktikkan dirumah kala waktu senggang dibantu suami.
" Merasa di perhatikan, instruktur itu menatap Grace dan tersenyum.
"jadi, bagaimana kalau kita mulai saja?" Tersenyum canggung, Grace mengikuti gerakan instruktur sambil menoleh ke sekeliling.
Didalam kelas ini ada sepuluh ibu hamil termasuk dirinya, bedanya adalah Grace seorang diri.
Sedangkan ibu hamil di sekitarnya ditemani suami mereka, ikut mendengarkan penjelasan dan membantu untuk beberapa gerakan.
Sambil mengerucutkan mulutnya Grace mengambil posisi duduk di atas matras yang telah disediakan.
Ia menegakkan punggung meniru instruktur dan meletakkan kedua tangan di kedua lutut seperti orang yang sedang bermeditasi.
Sambil merilekskan pikiran, Grace mengambil nafas dalam-dalam hingga terasa gerakan otot lalu menghembuskan dan dilakukan selama beberapa kali.
"Setelah latihan nafas selesai, selonjorkan kaki anda lurus ke depan dengan tumpuan tangan yang diletakkan di belakang.
Secara bergantian, angkat kaki ke atas, lalu ke samping masih dalam keadaan lurus.
" Bila para ibu hamil disekitarnya dibantu oleh suami mereka, maka Grace dibantu oleh instruktur yang tersenyum ramah padanya.
"gak papa, jangan sedih meski gak ada yang nemenin.
Nanti kehamilan selanjutnya pasti ada yang nemenin.
" Hibur wanita itu sambil tersenyum pengertian.
Sedangkan Grace tersenyum miris.
"kamu pasiennya dokter Agung kan? Yang baru di daftarkan tadi?"
Sumber:Internet