Gelap

Job Pregnant 24

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Job Pregnant 24

. HAPPY READING AND SORRY FOR TYPOSS 000 Grace terpaku menatap pria yang sangat ia rindukan selama beberapa bulan ini, kini berdiri didepannya dengan wajah menyebalkan.
Rasanya ia ingin mengacak rambut pria itu yang kini lebih panjang dari yang terakhir kali ia lihat.
"Perut kamu makin gede ya Grace!" June mengatakan apa yang pertama kali terpikir olehnya ketika melihat Grace sambil menunjukkan wajah takjubnya.
Ia melepas pegangan tangannya pada koper besar yang sedari tadi ia bawa dan mencoba mencoba menyentuh perut besar Grace.
Belum sempat tangan June mendarat di perut Grace, Grace segera menahan gerak tangan June sambil mendelik kesal.
"Kamu kemana selama ini? Cerita!" Melihat June yang tertawa, mulut Grace mengerucut kesal.
"Kok kamu malah ketawa? Cerita kemana aja kamu! kamu bikin aku khawatir.
" "Sekarang kamu lebih ekspresif ya?" Bukannya menjawab, June malah balik bertanya.
Bibir Grace terkatup rapat mendengar pertanyaan June.
Pasalnya ia juga baru menyadari hal ini.
"Gimana aku mau cerita coba, kalau kamu gak biarin aku masuk.
Eh kamu masih suka bikin cupcake?" June mengabaikan Grace yang terdiam dan masuk kedalam apartement Grace yang masih sama seperti terakhir kali ia lihat.
"Hah,, aku capek Grace.
Apartement aku sebersih ini gak ya selama aku tinggalin? Libur cuma dikasih tiga hari, sempet gak ya untuk bersih-bersih?" Grace tak bisa mengallihkan tatapannya dari senyuman June yang cerah.
Dia sangat senang bahwa June baik-baik saja.
Pancaran bahagia dari matanya tak menunjukkan kebohongan disana.
June benar-benar terlihat baik.
"Oh iya Grace, berapa sekarang usia kehamilan kamu? kapan lahiran? Sini-sini duduk, ibu hamil gak boleh berdiri lama-lama.
Sini!!" June menarik lembut tangan Grace dan menundukkannya di sofa yang hanya ada satu diruangan itu.
"Kamu gak mau cerita dulu kamu kemana aja selama ini?" "Oke aku cerita, setelah itu kamu jawab semua pertanyaan aku tadi, oke?" Grace mengangguk dan tersenyum.
June duduk bersila di lantai menghadap Grace, ia mengelus-elus jemari tangan Grace dan mulai bercerita.
"Jadi pagi harinya aku emang pergi berlibur seperti yang Pak Amir bilang.
Aku ngambil cuti selama seminggu penuh dan akhirnya aku memutuskan untuk mengundurkan diri dari tempat kerja aku.
Tetapi sayangnya mereka gak ngasih dan bertanya mengapa aku mau mau mengundurkan diri.
Yah pokoknya mereka minta aku gak pergi, gitu.
Saat mereka tahu aku gak mau di kota ini lagi, mereka malah masukin aku kedalam tim liputan advanture.
Dan disinilah aku sekarang.
" June menutup penjelasannya sambil tersenyum lebar.
"Are you happy now?" June melepas pegangan tangannya pada Grace dan merapikan rambut gondrongnya kebelakang dengan kedua tangan sambil tersenyum lebar memamerkan giginya yang putih bersih.
"Of course!!" June menjawab bangga dan tertawa.
Grace yang senang melihat perubahan June pun ikut tertawa.
"Udah gak ada tuh rasa sakit-sakit.
Yang ada hanya rasa bahagia.
Kalau dia bisa bahagia, kenapa aku enggak?" Ujar June tersenyum lembut.
"Usia kehamilan aku udah memasuki tujuh bulan, aku juga gak tahu kapan lahirannya.
Dokter Agung bilang, aku perlu waspada aja sejak memasuki trimester ke tiga ini.
Soalnya kan bayi tabung apalagi aku hamil bayi kembar, itu potensi lahir prematurenya lebih tinggi.
Tapi sampai hari ini sih aman-aman aja.
Aku juga masih suka buat cupcake, tapi gak sesering dulu.
Dan kenapa aku jadi lebih agresif, aku juga gak tahu kenapa June.
"
Sumber:Internet