Gelap

Job Pregnant 5

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Job Pregnant 5

. HAPPY READING AND SORRY FOR TYPOSS 0000 Grace terbangun menjelang subuh.
Ia menguap sambil memandang sekeliling, menyadarkan diri dimana ia sekarang berada.
Apartement Kevin.
Hujan.
Bocor.
Menumpang.
Dengan malas Grace bangkit dari tidurnya, menggeser selimut yang menutupi tubuhnya.
Selimut? Seingatnya tadi malam ia tak jadi mengenakan selimut Kevin.
Grace mengendikkan bahu seraya melipat selimut dan merapikan tempat tidur Kevin.
Mungkin aja tadi malam, tanpa sadar memakai selimut itu, pikir Grace langsung.
Mengingat ia memang punya kebiasaan tidur yang buruk.
Tiba-tiba Grace memegang perutnya.
Ah, perutnya kelaparan sejak tadi malam, dan ia melupakannya karna kejadian bocor itu.
Dengan perlahan Grace membuka pintu kamar, berjalan keluar dari kamar.
Mata Grace langsung tertuju pada makanan diatas meja lipat ditengah ruangan.
Ada satu bungkus mie diatas mangkuk, disertai selembar kertas post it yang berbunyi 'MASAK SENDIRI' dengan tulisan besar-besar.
Grace menoleh ke kanan, ke tempat Kevin berada.
Disana, Kevin tertidur dengan layar komputer yang sudah gelap.
Tertidur dengan posisi duduk, kepala bersandar pada tangan di meja komputer, sebagai pengganti bantal.
Tak lupa buku-buku tebal yang berserakan disekitarnya.
Grace kembali masuk kedalam kamar dan keluar lagi dengan selimut ditangannya.
Dasar cowok sok keren! Batinnya kesal sambil menyampirkan selimut di sekeliling badan Kevin.
Tak apa, anggap saja ini sebagai ungkapan terima kasih atas tumpangannya.
Setelah yakin Kevin terselimuti dengan baik tanpa terbangun, Grace memasak mie yang telah disediakan.
Dasar mahasiswa! Isi dapur saja tak lengkap! Keluh Grace setelah mengamati isi dapur Kevin yang minim isinya.
Makanan yang tersediapun hanya makanan cepat saji dan beberapa kaleng minuman bersoda.
Grace kembali duduk di kursi lipat setelah mie nya masak dan segera menyantapnya.
Setelah makan nanti, Grace berencana untuk kembali ke apartement nya.
Membersihkan bekas bocor tadi malam.
Tapi bagaimana bisa ia pulang? Kevin masih tidur.
Ia tak mungkin pulang begitu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun.
*** Kevin membuka mata saat ia mendengar pintu apartement nya tertutup.
Ia memang tak tidur dari tadi.
Ketika Grace membuka pintu kamar, Kevin segera mematikan layar komputer dan pura-pura tertidur.
Ia bahkan tersenyum setelah Grace menyampirkan selimut di tubuhnya.
Pergi tanpa mengucapkan apa apa hah? Pikir Kevin sebelum mata nya tertuju pada kertas post it di layar monitor komputer.
'MASAK SENDIRI => SUDAH.
TERIMAKASIH ATAS MAKANAN DAN TEMPAT TIDURNYA.
Oh ya, sebaiknya berhenti memakan makanan cepat saji dan minum soft drink.
' Kevin benar-benar tak bisa menghentikan bibirnya yang tertarik keatas.
Tersenyum.
*** Lantai becek, kain gorden jendela basah, dan langit-langit apartement yang menakutkan karna bekas rembesan air hujan.
Grace bergidik ngeri.
Apartemennya kini benar-benar terlihat seperti yang di film-film hantu.
Hanya kurang musik-musik menakutkan saja.
Dengan langkah pelan ia berjalan menuju kamar nya yang ternyata lebih parah lagi, nanti ia harus menjemur kasurnya di atap gedung apartement.
Matahari sudah muncul ketika Grace selesai membersihkan apartemennya.
Lantai sudah normal kembali, peralatan elektronik yang ia selamatkan tadi malam sudah diletakkan kembali ke tempatnya, gorden dan seprei sudah di letakkan di mesin cuci tuanya.

Sumber:Internet