Gelap

Job Pregnant 6

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Job Pregnant 6

. HAPPY READING AND SORRY FOR TYPOSS 0000 "Karna aku suka sama kamu Grace.
" Grace melongo menatap June.
Mengedipkan mata berkali-kali hingga terdengar suara tawa June yang sangat renyah.
Terlalu renyahnya Grace ingin mengunyah makhluk hidup didepannya kini.
"Aha Lihat muka kamu Grace.. Grace menatap June penuh kesal.
Tetapi sepertinya June tak peduli dan terus tertawa terbahak-bahak.
Grace tak tahu bagian mana yang lucu.
Lihatlah bahkan June sampai memegangi perutnya!.
"Apanya yang lucu sih June?" Tanya Grace dan mengigit bibir bawahnya.
Menahan untuk tak menggigit June yang masih tertawa.
Untung saja ini di atap gedung dan tak ada orang.
"Muka kamu lucu sih Grace, hahaha.. biasanya kan muka kamu gini.
" June mengubah raut wajah yang semula menahan tawa menjadi muram, tampak lelah dengan mata sayu yang dibuat-buat.
"Trus tadi langsung berubah jadi gini," June kembali mengubah raut wajah nya menjadi bengong, mulutnya terbuka, kening nya berkerut dengan mata melotot, jangan lupakan hidupnya yang sengaja dibuat kembang kempis.
Grace menatap June malu.
Mau tak mau tertawa dengan cara June meniru raut wajahnya tadi.
"Sialan kamu June.. ahaha" Grace menepuk bahu June dengan sapu lidi yang sengaja dibawanya untuk menepuk kasurnya tadi sambil tertawa.
"Aduh duh.. aku kan cuma mau lihat kamu ketawa Grace.
Capek tahu ngeliat muka kamu yang tanpa ekspresi itu! Pantas aja kamu jomblo" ujar June sambil menangkis serangan bertubi-tubi dari Grace.
Mendengar itu, Grace semakin cepat memukul June.
"Biarin! Ahaha" Suasana di atap gedung berbanding terbalik dengan suasana hati Kevin yang tak sengaja mampir ke atap sepulang dari membeli sarapan.
Kevin mencengkeram plastik yang ia bawa dan kembali ke kamarnya, ia sengaja meminta sarapan pagi nya di bungkus agar bisa menyusul untuk membantu Grace.
Tetapi sepertinya Grace tak butuh bantuan nya.
**** Terik matahari Jakarta ditambah dengan polusi udara dari kendaraan yang berlalu lalang didepannya membuat Grace mengeluh sambil mengipas diri dengan tangannya.
Sesekali Grace tersenyum mengingat kejadian tadi pagi di atap gedung apartement.
June benar-benar membuatnya bingung bila bertemu Kevin nanti.
"Kamu benar-benar nggak tahu kenapa Kevin bolak-balik ngelirik kamu?" Tanya June saat mereka tengah duduk santai menikmati angin pagi yang sepoi-sepoi.
"Memangnya kenapa?" June menggeleng kepalanya heran.
"Dia itu suka sama kamu Grace.
" Grace memukul bahu June lagi.
"Jangan bercanda kamu.
" Kali ini June yang menepuk kepalanya sendiri.
"Jangan bilang kamu nggak tahu kalau tadi dia bolak-balik ngeliat kamu? Ya tuhan.
" "June, kalau kamu suka sama Kevin bilang aja.
Jangan nyangkut-pautkan aku.
" "Apa? Suka? Kamu fikir aku gay?" June berteriak memegang bahu Grace.
"Bukan nya iya ya?" Tanya Grace polos.
Kali ini June mengacak rambut nya sendiri.
"Arghhh ketahuan ya?" Melihat June yang sedikit frustasi, Grace menepuk-nepuk bahu June.
"Gak papa June.
Kamu tenang aja aku gak ada masalah dengan itu kok.
" Ujar Grace tersenyum.

Sumber:Internet