Gelap

Kesepian 10

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Kesepian 10

. Pagi itu Oca dan Bimo terlihat sangat sibuk untuk packing dan memilah barang yang akan mereka bawa ke rumah dinas di Medan.
Keduanya kini sudah semakin akrab dan hubungan mereka semakin baik.
Nafsu dan birahi Oca yang meletup beberapa waktu lalu berhasil dikalahkan oleh sifat lembut dan perhatian serta kasih sayang suaminya itu.. "Yaang, itu peralatan dapur semuanya mau dibawa kah? Dirumah dinas kan udah disiapin semua, ngapain dibawa" tanya Bimo saat melihat tumpukan kardus berisikan panci, teflon, spatula dan peralatan masak lainnya.
"Ihhh aku ga bisa masak kalo ga pake perabotanku sendiri yaaang, gapapa lah itu dibawa yaaaa" ujar Oca memelas sambil melipat tangannya.
"Hehehe iyaiya terserah kamu deh sayangkuuu" balas Bimo yang tidak tega melihat ekspresi wajah Oca.
"Nanti kamu jadi ke dokter yaang? Harusnya siang ini kan janjinyaa?" "Iya sayang, kemarin kan dokternya juga bilang hari ini dikasih obat sama direkomendasiin dokter yang bagus juga di Medan" sahut Bimo sambil memplester box box yang tertumpuk di ruang tengah itu.
Mendengar jawaban Bimo, Oca pun tersenyum.
Kini suaminya telah berubah, Bimo telah serius ingin mengobati penyakitnya.
Bimo pun sadar bahwa kebahagiaan rumah tangganya terasa kurang bila tak ada anak kecil dirumah mereka.
Meskipun tidak senikmat apa yang ia rasakan saat bercinta dengan Mang Deden, Oca tetap mendukung suaminya yang telah berlapang dada menerima dan memaafkan kesalahannya itu.
Makanan untuk menjaga vitalitas serta menambah kesuburan pun sering dilihatnya di internet untuk dicoba dan diberikan kepada suaminya itu.
Keduanya terlihat duduk beristirahat melepas lelah setelah mengurus barang barang mereka yang ternyata lumayan banyak.
Disela sela waktu istirahat itu, Bimo merangkul Oca dan berbisik ke telinga Oca.. "Yang, kita udah mau pindah dua minggu lagi, kamu gakmau nelfon Mang Deden itu buat "perpisahan" sama kamu?" Oca terdiam, dirinya terkesiap mendengar bisikan suaminya itu.
Ia tak percaya dengan apa yang ia dengar dari suaminya itu.
"Maksudnya? Perpisahan kayak gimana yaang? Kamu ini lagi becanda atau gimana?" Balas Oca sambil mengernyitkan dahinya "Ya perpisahan yang kayak gimana terserah kamu sama si mamang, yang jelas aku mau ngasih kamu waktu berdua sama dia.
Masalah kalian mau ngapain itu aku serahin sama kalian.
Aku gak akan marah.
Tapi ingat, ini untuk yang terakhir kali" "Apa alasan kamu ngomong seperti ini? Aku udah mulai bisa melupakan dia, tapi kamu justru begini" protes Oca yang mulai menaikan nada suaranya.
"Sayang, tenang ya, apa cuma aku yang sadar kalau setiap kita bercinta kamu selalu tidak puas? Aku ingin memberimu waktu terakhir bersama dia, sebelum kita meninggalkan tempat ini.
Lagipula, aku janji aku tidak akan marah, karena ini yang terakhir kalinya" "Kamu serius?" "Ya, sangat serius" Ekspresi Bimo yang sangat serius itu melegakan hati Oca, ia mengira bahwa suaminya itu hanya mengetes dirinya.
Bila diakui sejujurnya memang Oca pun merindukan sentuhan lelaki seperti Mang Dedek.
Sentuhan dari pejantan yang berhasil menaklukannya Oca saat mereka bersetubuh.
Mendengar penawaran dari suaminya itu membuat birahi yang selama ini terpendam kembali berdesir dalam dirinya.. Sempat beberapa saat termenung, Oca mengingat kembali waktu dimana ia dan Mang Deden bercinta dirumah ini.
Dalam hatinya ia tidak dapat membohongi diri sendiri bahwa sebetulnya ia masih merindukan sentuhan Mang Deden, ia merindukan momen saat ia dan Mang Deden bersetubuh tiada henti didalam rumah itu.
Mengingat kejadian itu saja telah mampu membuat vaginanya menjadi basah..
Sumber:Internet