. anggia safitri namanya, biasa dipanggil Bu anggi wanita muslimah bersuami dan beranak dua yg juga seorang guru disuatu madrasah di tasikmala saat dimana anggia tengah terjebak dalam dilema saat mengurus proposal bantuan untuk madrasah tersebut membutuhkan kebutuhan dana yang sangat diperlukan juga sangat mendesaknamun pejabat yabg harus ditemui adalah ternyata pria paruh baya yang sangat. mesumburhan sungguh tak mampu menahan hasrat untuk tidak menjamah anggia, pakaian muslimah yg anggia kenakan semakin membuat burhan berhasrat menjamahnyaanggia dalam dilema antara menolak dan menerimajika dia menolak maka nasib madrasah dan anak didiknya akan sedikit tergangguuntuk menerima hasrat burhan akan dirinya adalah hal berat dimana anggia sudah bersuamianggia adalah wanita dewasa. yg cukup sehat jiwa raganyahingga akhirnyaAnggia :" mm maaf pak burhan " ujar anggia agak khawatirAnggia :" apa ada masalah dengan proposal kami ?" tanya anggiapak burhan memandang kepada anggia tapi. memandang ke bagian dada anggia yg terlihat menonjolBurhan : " bagus kok Bu cukup "ucap burhan menutup map yg tadi dilihatnya lalu burhan berdiri dan pindah duduk disebelah anggiaBurhan : " Bu anggia, saya boleh minta sesuatu ?"tanya burhan memandang bagian paha anggia" ini semua demi proposal yang Bu anggia ajukan "anggia memandang sopan ke arah burhanAnggia : " mmm minta apa yg pak ?" tanya. anggia sopanAnggia : " sekiranya saya mampu pasti saya berikan " ucap anggia burhan bersandar ke sofa dan memandangi punggung anggiaBurhan : " kita ngentot yuk Bu "bisik burhan di dekat kepala. anggiaAnggia : " apaaaaaaaaa, ngentotttt " teriak anggia yg kaget mendengar ucapan burhanseketika anggia menggeser duduknya agak menjauhi burhan ,suasana menjadi kaku dan sepi dengan pikiran masing-masingBurhan : " nggak rugi duit segitu asal bisa ngentotin Bu anggi "batin burhan sambil memandang anggia yang diam Anggia : " ya ampun, apa harus terjadi begini " batin anggia mulai risauAnggia : " begitu tega pejabat ini " .
" tapi pak, maaf nggak bisa pak "ucap lirih anggia" saya punya suami dan lagi nunggu dibawah " ucap anggia Burhan :" ya terserah Bu anggi aja, hari ini jg saya cairkan dananya asalkan Bu anggi mau ucap burhan berujar anggia kembali diam....Anggia : " haruskah ini terjadi, tapi sekolah dan anak-anak sungguh membutuhkan "batin anggia mulai bergejolakAnggia : " gimana ya pak, saya takut pak "ucap anggia berujar sedikit risauBurhan : " takut apa Bu anggi ?" tanya burhan menggeser duduknya mendekati anggiaAnggia : " uhhh saya punya suami pak " lirih anggia Burhan : " kan suaminya nggak tau Bu anggi "ucap burhan dan tangannya menyentuh paha anggiaAnggia :" jangan pakkkk "ucap anggia sambil menahan tangan burhan yg memegang pahanya". ssssshhh uhhh pakkk udahhh"desah lirih anggia saat berusaha menahan tangan burhan yg mulai bergerak mengusap pahanya yg tertutup gamisnyabahan tipis dan lembut gamis membuat sentuhan tangan burhan. begitu terasasebagai wanita dewasa sentuhan tangan pria pada tubuhnya sungguh menggetarkan jiwa anggiaAnggia : " uhhhh pakkk jangan sentuh itu " cegah pelan anggia saat merasakan tangan burhan. menyentuh depan selangkangannyaBurhan : " uh tebel juga slangkanganmu Bu anggi " ujar burhan saat tangannya merasakan gundukan empuk diselangkangan anggiaAnggia :" hegh,,,,uhhhhh malu pak "desah lirihanggia menatap burhan saat merasakan tubuhnya mulai bergetar akibat slangkangannya disentuh pria bukan suaminyaAnggia : " ahhh knapa jadi begini tubuhku ,huh tangannya sungguh kuat dan besar, panas rasanya tubuhku ini, ahhh knapa jadi begini "suara batin anggia
Sumber:Internet