. ๏ฟผanggia panggilannya, seorang wanita muslimah bersuami dan beranak dua juga seorang gurupada sebuah madrasah yg cukup ternama salah satu kota di tasikmala yang cukup besar dan terkenal didaerah tasik yang menjadikan banyak lulusan lulusan berkualitas .
Disebuah ruuma sederhana dan terbilang cukup besar aku hidup bersama 2 anakkku Kini anggia harus menemui pejabat lagi karna uang yang seharusmya sudah ditransfer pekan lalu juga belum terlihat uang itu ditranfer kini anggia berada diruang besar seorang pejabatt Yang beberapa pekan lalu dan menyanggupinya anggia terus berjalan. menyusuri sebuahLorong khas ruangan pejabat hingga tiba didepan pintu yg tertutup rapat, sejenak anggia berdiam diri lalu menarik nafas dalam-dalamAnggia : " bismillah,,,,," suara bisik pelan anggiasuara pintu saat anggia mengetuk pintu tersebutsuasana hening sesaat hingga kemudian klek... klek....rettttttttt rettttttttsuara pintu yg terbuka dari dalamnampak seorang pria paruh baya dan terlihat cukup berwibawa berdiri didalam ruanganPak burhan :" eh ada ibu-ibu, ada perlu apa ya ?".
tanya si pria paruhbayaAnggia : " assallammuallaikum "ucap salam anggiaBurhan :" wa allaikum sallam "balas si pria paruhbayaBurhan : " maaf apa ini ruang kerja bapak burhan ?" tanya anggia sopanBurhan : " iya benar, saya burhan "balas pria paruh baya yang bernama burhan yang pekan lalu mau Mengasih uang senilai 50 jutaAnggia :" o pak burhan, maaf saya anggia utusan pak akhmad yang pekan lalu kesini "ucap anggia MenjelaskanBurhan : " oh Bu anggi, mari silahkan masuk " ucap burhan sedikit bergeser memberi akses masuk buat anggiaAnggia :" baik trima kasih pak "ucap anggiadengan mengenakan pakaian gamis yg lumayan longgar anggia berjalan masuk ke dalam ruangan itu dan pintu kembali tertutupBurhan. : " silahkan duduk Bu anggi " ujar burhan sambil menunjuk sofa panjang Anggia : " trima kasih pak " ucap anggia balas anggia lembut lalu duduk disofa ituBurhan : " o iya, kenalin nih pak alex teman saya "ucap burhan menunjuk pria yg duduk disisi lainBurhan : " beliau ini juga pejabat yg kebetulan ada tugas dipusat "lanjut burhanAnggia : " oh gitu ya, salam pak alex saya anggia, panggil saja anggi "ucap anggia sambil berdiri dari duduknyaAlex : " trima kasih Bu anggi, saya alex "balas alexAlex : " cantik sekali Bu anggi, sudah menikah Bu anggi ?"tanya alexBurhan : " nyantai aja napa lex,,,"ucap burhan sambil menggelengkan kepalanyaAnggia :" trima kasih pak alex pujiaannya, anak saya sudah dua loh pak alex "ucap anggiaAlex : " tuh han, Bu anggi saja nyantai kok "ucap alex menatap burhanBurhan : " iya udah, gimana Bu anggi ada yg bisa saya bantu ?"tanya burhanAnggia : " ini pak saya diutus pak akhmad menyampaikan proposal yang pak burhan butuhkan ,"Sekali lagi sekaligus saya ingin menanyakan soal sumbangan bapak yang diucapkan bapak ," ""Pekan lalu yang dijanjikan bapak kesaya senilai seinget saya 50 jutaan "balas anggia sambil menaruh map berwarna biru ke atas mejaburhan mengambil dan lalu membuka map tersebut, burhan nampak manggut-manggut sambil sesekali melihat ke arah anggiadengan gamis longgar yg anggia kenakan jelas anggia terlihat cantik dan santun namun mata alex tertuju pada gundukan bulat didada anggia yg sedikit menonjolAnggia :" mm maaf pak burhan " ujar anggia agak khawatirAnggia : " apa ada masalah dengan proposal kami ?"tanya anggiapak burhan. memandang kepada anggia tapi memandang ke bagian dada anggia yg terlihat menonjol.
Sumber:Internet