Gelap

Liani Ku Liani 3

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Liani Ku Liani 3

. Posisi Jatmo dikomplek itu diketahui semakin memburuk akibat menyebarnya cibiran tentang dirinya yang mencuri celana dalam anak pak RT itu.
Fitnah itu menyebar seperti sebuah virus.
Mulut ketelinga, telinga kemulut dan terus menerus merambat dan merantai kesetiap warga yang ada dikomplek itu.
Kini tidak hanya Liani, setiap orang yang berpapasan dengan Jatmo selalu memandang dirinya dengan pandanga rendah dan sinis.
Warga-warga yang dulunya bersimpati pun juga semakin jarang untuk memberinya makanan harian.
Tentunya hal ini menjadikan Jatmo semakin gerah dan tidak nyaman dilingkungan warga itu.
Memang benar, dulunya Jatmo sudah dipandang sebelah mata oleh warga, tapi tekanan ini semakin berat setelah dirinya di cap sebagai sosok pria paruh baya yang mesum.
Fitnah tersebut pun juga diperkuat dengan fakta bahwa Jatmo yang merupakan sosok bujang tua.
Karena status lajang nya itulah juga jatmo dianggap tidak dapat menahan nafsu birahi dan melampiaskannya pada celana dalam gadis.
Dari telinga masuk kehati, cibiran tersebut dapat ia ketahui ketika dirinya secara tidak sengaja tidak terlihat oleh warga yang menggosipnya.
Tentu perasaan Jatmo semakin hancur.
Bagaimana tidak, sosok orang tua renta yang tidak pernah berpikir untuk mendekati sorang gadis anak dari Pak RT malah dituduh sebagai pecuri dalaman anak tersebut.
Maka mengetahui kondisi tersebut, seminggu kemudian Jatmo pun memutuskan untuk pulang kekampung halamannya.
Ketika dirinya berkemas, ia melihat sebuah barang barang peninggalan mendiang ayah dan ibunya.
Barangkali jika ia membongkar isi lemari orang tuanya ia dapat menemukan sebuah harta warisan yang akan ia gunakan sebagai ongkos dirinya pergi.
Namun sayangnya tidak ada satupun didalam rak ataupun lemari bahkan dibawah kasur orang tuanya yang menyisakan sebuah harta benda.
Didalam sana hanya ada baju dan pakaian lusuh jadul yang dulu pernah dipakai kedua orang tuanya.
Perlu diketahui, Jatmo sendiri telah ditinggal ibunya dari dia lahir, sementara sang ayah meninggal disaat dirinya berusia remaja.
Keseharian Jatmo sedari kecil sudah tidak memiliki ibu, dibawah naungan ayahnya, Jatmo dulu selalu diajak untuk mengumpulkan sampah/mulung.
Kematian ayahnya membuat jatmo sangat terpukul.
Entah kepada siapa lagi dirinya dapat berlindung, yang ia ketahui dari ayahnya hanyalah nama tempat kampung halamannya saja, tapi tidak dengan siapa siapa keluarganya.
Hal tersebut lah yang membuat Jatmo kecil dulu semakin bingung harus seperti apa dirinya bertindak.
Usai dirinya puas mengobrak abrik isi rumahnya, Jatmo menemukan sebuah kejanggalan pada sebuah lantai dibawah lemari kamar orang tuanya.
Entah kenapa dirinya baru saja menyadari bahwa lemari kamar orang tuanya itu bergunduk tidak seimbang.
Merasa curiga dengan hal tersebut, Jatmo pun menggeser lemari itu untuk mengetahui apa penyebab lemari itu bergolak.
GREEEEKK....Dengan sedikit susah payah, Jatmo pun akhirnya berhasil menggeser isi lemari itu.
Ia sempat berpikir mungkin memang ada sebuah batu yang membuat lemari itu bergolak.
Tapi ternyata diluar sangkaannya, ia melihat sebuah keramik yang menonjol.
Keramik dengan ukuran 20x20 menonjol longgar tepat dibawah lemari itu sebelumnya.
Itulah yang menyebabkan lemari tersebut sedikit bergolak.
Raja curiga Jatmo mengantarkan dirinya untuk mengambil apa yang ada dibawah keramik itu.
Barangkali terdapat sebuah benda penting peninggalan mendiang ayah atau ibunya.
Dan benar apa yang diduga Jatmo.
Ketika dirinya mengangkat keramik itu, ia melihat sebuah kotak kecil tua yang nampaknya seperti sebuah kotak perhiasan.
Maka langsung diambilnya lah kotak kecil itu.
Tanpa pikir panjang, diambil dan langsung ia buka kotak perhiasan itu.
Namun sayangnya didalam kotak perhiasan itu bukanlah emas ataupun perak, ataupun intan.
Isinya hanyalah sepasang gelang rantai yang diduga hanya berbahan besi tua.
Didalamnya tersimpan sepucuk surat.
Sepucuk surat itu tertulis begitu jadul dengan kertasnya yang sudah sangat lusuh sedikit robek.
"Kepada soeami koe, moengkin akoe tidak dapat menemanimoe hingga akhir hajat moe.
Namoen setidaknja akoe telah meninggalkan seboeah warisan jang akan menemani dan mempermoedah djalan hidoepmoe.
Maafkan akoe djika kebenaran ini baroe kaoe ketahoei ketika aku telah tiada.
Andai kaoe tahoe, wahai suamikoe, dirikoe bukanlah akoe jang sebenarnja, raga jang kaoe nikahi sebenarnja adalah sosok doea insan jang tersatoekan mendjadi satoe raga.
Maafkan akoe suamikoe, akoe sangat mencintaimoe, namoen tidak bagi pemilik asli dari raga jang kaoe nikahi.
Sebeloem melahirkan boeah hati kita, akoe sudah mendoega bahwa dirikoe tidak akan mampoe menahan rasa sakitjya melahirkan, karena pada dasarnja akoe boekanlah seorang wanita se oetoehnja.
Akoe hanjalah menoempang didalam raga seorang gadis muda jang kamoe panggil sebagai Ratna.
Maka sebagai ganti permintaan maafkoe, koe wariskan gelang ini kepadamoe.
Dengan gelang ini, maka carilah toeboeh lawan djenismoe agar dapat kamoe singgahi dan nikmati lah hidoep bersama gadis itu doengan raganja.
Pakailah gelang ini bersamaan dengan gelangnja, satoekanlah tangan kalian maka raga kalian akan menjadi satoe seperti dua gelang ini yang akan ikut menyatu dengan gelangja.
Akoe mencintaimoe selamanja.
Maafkan akoe.
-Ratna Sunarsih"Setelah Jatmo teridiam membaca tulisan itu, dirinya semakin kebingungan.
Surat itu ternayta merupakan sebuah pesan yang harus disampaikan pada ayahnya.
Namun ternyata tidak tersampaikan kepada ayah karena ayahnya lebih dulu meninggal sebelum menemukan surat itu.
Betapa terkejutnya Jatmo mendapati gelang itu, gelang itu ternyata bukanlah gelang biasa, namun sebuah gelang pusaka yang dimilik oleh ibunya semasa hidup.
Betapa terkejutnya pula Jatmo mengetahui bahwa sang Ibu bukanlah seorang wanita utuh melainkan hasil perpaduan dua jiwa yang menyatu.
Antara percaya atau tidak, Jatmo pun memutuskan untuk mengemasi barang barang sesegera mungkin dan membawa gelang itu untuk ia coba pada seorang wanita.
"Mungkin aku harus mencobanya, siapa yang tau kebenarannya kalo bukan aku yang membuktikan.
" Ucap Jatmo.

Sumber:Internet