Gelap

Misteri Tayub 2

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

Misteri Tayub 2

. Pak Modin Parno Pitek mau mantu anak mbarepnya yg bernama Surtikanti atau dipanggil Kanti yg baru lulus SMK karena sudah pacaran lebih satu tahun takut hamil duluan.
Hary pacar Kanti sudah dikejar- kejar bapaknya untuk menikahi Kanti dari pada pacaran sampai mengajak gadis itu nginep di rumahnya.
Pak Wignyo yg cuma petani biasa tak mau disalahkan jika nanti anaknya digrebek hansip gara2 sering membawa Kanti nginep di rumah.
Seperti malem kemaren saja pak Wignyo memergoki anaknya sedang mencium Kanti yg sudah tidak berbusana di dalam kamar.
Pak Wignyo tidak mau dipermalukan anaknya gara2 sepele.. Kanti nginep kok ya tidak dicari bapaknya.
Pak Wignyo membayangkan kalau Kanti itu anak gadisnya sudah pasti dicari dan dikuliahi.
Jaman sekarang itu kalau sudah berdua cewek dan cowok pasti melakukan hal2 yg dilarang seperti bersanggama seperti layaknya suami istri.
Kanti memang cantik dan berkulit kuning kebanggaan pak Modin bila nanti sudah waktunya mau dijodohkan dengan polisi.
Tapi gara2 kenal sama Hary yg suka balapan motor, Kanti jadi kebelet kawin dan tidak mau melanjutkan kuliah.
Wignyo takut bila nanti pak Modin memperpanjang masalah menjadi rumit, misal melaporkan Hary ke polisi telah melecehkan anak dibawah umur.
Kan bisa celaka pak Wignyo.
Akhirnya setelah berembug dengan keluarga, pak Wignyo memutuskan untuk melamar Kanti.
Ternyata niat baik Wignyo disambut pak Modin dengan baik.
Pak Modin merasa gembira karena anaknya sudah punya calon suami.
Ia akan mantu dan punya cucu.
Di de adalah kebanggaan setiap keluarga yg punya anak perempuan.
Pak Modin berencana menanggap tarian Tayub yg disukai pak lurah dan perangkat desa.
" Orkes aja kenapa pak ?" kata Kanti yg tidak menyukai tarian Tayub yg terasa kuno.
" Memang tamune koncomu kabeh cah mendem ? Memang tamunya temenmu semua tukang mabok ? Ini kan mengundang pak lurah dan perangkat desa.
" jawab Parno Pitek.
Pak Modin pernah memergoki putrinya yg cantik itu pergi bonceng motor Hary hanya pakai celana pendek dan kaos singlet.
Bahkan didepan ayahnya ia berani ciuman dengan pacarnya.
Pak Modin khawatir kalau anaknya keburu hamil sebelum menikah, makanya ia terus memantau ke rumah Hardy.
Untung pak Wignyo merespon.
Kalau sudah ada tanggapan, dulu pemilik tip rekorder dan sound system' laris manis.
Speaker besar dipasang diujung tiang bambu setinggi mungkin agar suara bisa menjangkau seluruh desa.
Desa Mojosongo masih sepi belum masuk ke istrik, jadi pak Parno Pitek nyetromke aki dulu, atau nyewa perangkat disel untuk mensuplay listrik.
Senangnya aanak muda yg berkumpul di sore hari karena biasanya ada atraksi jaran dor makan beling.
Para pemain jaran dor atau kuda lumping biasanya datang lebih awal sebelum dimulai acara utama.
Gamelan yg berdegung keras sekali tersiar lewat speaker yg tinggi mengundang banyak penonton seperti wayang kulit saja.
Di desa itu hiburannya cuma nonton tanggapan dan dengar radio.
***Rombongan penari Tayub sudah ditunggu puluhan pemuda dan tetangga saat Midodareni.
Para perangkat teman pak Modin yg suka mancing sudah tidak sabar melihat goyangan pinggul penari tayub yg dipanggil.
Pak Lurah serta pak Bayan, malah para guru juga datang dan duduk deretan kursi paling depan dekat dengan panggung.
" Tuh mobilnya sudah datang" kata pak Bayan yg melihat sebuah mobil kol berhenti di samping rumah yg dipasangi tarup.
Mata pak Lurah dan perangkat melotot melihat siapa saja yg turun dari kol.
Kan para penabuh sudah datang bersama perangkat gamelan satu truk tadi siang.
Tapi para pini sepuh itu menunggu rombongan penari tayub yg dikenal sangat muda2 dan cantik2.
Parno Pitek dan kepala lingkungan mengatur tempat mereka ganti baju dan persiapkan atraksi berikutnya.
Pak Lurah berdiri disamping pak Modin menyambut kedatangan para penari yg memang cantik2 serta wangi.
Senangnya pak lurah ikut menyalami penari yg tampaknya masih sangat muda itu.
Pak lurah sudah menghitung yg muda cuma dua orang.
Yang lain diatas 40 an.
Terlihat muka pak lurah agak kecewa.
" Mana lagi penarinya ? " tanya pak lurah sambil melongok ke dalam mobil yg sudah kosong.
" Itu naik ke panggung" kata pak Modin sambil menunjuk ke atas papan panggung yg diatur diatas potongan batang pohon pisang.
Benar juga.
Penari2 itu sudah naik panggung dan mulai bergoyang mengikuti irama Gending dolanan.
Du sangat muda penari2 itu.
Pak Lurah dan ulu2 sampai kebelet ingin naik panggung.
Pak lurah masih penasaran ketika ia mencoba melihat rumah yg digunakan untuk berdandan, sudah sepi.
Artinya semua penari sudah keluar.
Lalu kemana penari2 tua itu tadi ? Mbah Sonto yg menjadi pawang hujan dan spiritual yg mengawasi para pemain kuda lumping serta tarian Tayub duduk di pojok panggung sambil mengisap rokok lintingan.
Tugasnya belum selesai sampai dua hari dua malam menunggui atraksi berlangsung.
para penari tayub sudah dipasangi rajah dan bisa menari seperti yg diinginkan penonton.
Penari lama yg usianya sudah 40 an sudah disulap jadi gadis2 belia yg cantik dan beegoyang sexy diatas panggung.
Pak Parno Pitek terpaksa ikut pak lurah naik ke panggung joget di depan penari tayub primadons Sri rejeki yg punya pantat semok dan kemben yg menyangga buah dadanya yg montok.
Pak lurah saja berani nyawer limapuluh ke dalam kemben yg bisa menyentuh dada gadis itu.
Tentu lain rasanya dengan yg di rumah.
Di panggung semua penari disulap jadi dagangan yg enak dan menggairahkan.
Parno Pitek yg selalu menelan ludah kalau melihat putrinya mandi di sumur tanpa busana, kini ia bisa pegang2 dada penari sambil ikut goyang dan nyawer.
Pak lurah seperti sudah kena sulap saat ikut goyang dan ketiban sampur oleh penari Sri Rejeki.
Sengaja penari itu hanya pakai kemben Jarit dan satu lembar kutang.
Selebihnya sangat empuk disenggol pantat penonton.
Acara makin panas ketika hidangan makan tersedia dan gamelan kendang jedak jeduk ikuti irama dolanan yg makin gayeng.
Sri Rejeki dibawa pak lurah turun ke kamar yg disediakan pak Modin.
Pak lurah sudah benar2 tergila - gila dengan goyangan pinggul penari cantik itu.
" Bapak kan sudah punya istri ? " kata Sri Rejeki yg terus digandeng tangannya oleh pak Lurah.
" Iyaa...kan aku punya bengkok dan usaha di pasar.
Aku bisa buatkan rumah untuk kamu.
Mau kan Sri ?"Sri Rejeki yg sebenarnya sudah usia 40 itu dipasangi susuk pemikat oleh dukun Mbah Sonto jadi berubah menjadi ABG yg sangat imut saat main tayub.
Celakanya pak Lurah dan penonton tidak ada yg tahu misteri penari tayub .
Mereka kalau susah ketiban sampur/ selendang seperti kena Sirep/ sihir hingga harus mengikuti joget sang penari dan ikuti aturan main.
" Ogh .
" kata Sri Rejeki saat bercinta dengan pak Lurah.
Pak lurah yg mendengar ucapan gadis itu jadi terharu dan sayang kalau tidak bisa memilikinya.
" Aku pasti akan menuruti apa keinginanmu dik..aku cinta kamu sungguh.
he he he" kata pak lurah yg tumbang dalam permainan sekejab.

Sumber:Internet