. Tidak ada yg lebih membahagiakan hidup selain nama besar dan harta melimpah bagi semua manusia betina yg selalu dalam dunia gemerlap.
Seorang penari tayub adalah artis tradisional seperti ronggeng,dan topeng yg bisa hidup diatas panggung setelah melalui proses ritual yg sakral tidak ada awam yg tahu.
Begitu hebatnya bantuan gaib yg diperoleh melalui tokoh supranatural atau dukun yg mampu mengisi kekuatan gaib ke dalam semangat seorang artis panggung hingga menari sangat atraktif dan memukau.
Mungkin Banyak yg belum tahu jika dibalik kehebatan seorang penari tayub atau topeng ada kekuatan gaib yg diperoleh melalui ritual tertentu.
Seorang penari di jaman kerajaan Mojopahit, tidak cuma berwajah cantik, tetapi juga mempunyai daya pikat setan seperti susuk, yg bisa dibeli dari seorang dukun /supranatural .
Sri Rejeki yg sudah kondang kaloka selalu mendapat panggilan menari ke luar kota.
Tayub tanpa Sri Rejeki ibarat sayur tanpa garam.
Ia yg sebenarnya sudah berusia setengah abad, akan terlihat muda belia setelah menari di atas panggung.
Seorang saudagar kaya raya pak Umarmadi tergila- gila pada kecantikan dan goyang pinggul Sri Rejeki hingga berani membooking jutaan rupiah untuk membawanya ke hotel.
Itupun Umarmadi harus membelikan perhiasan sebagai pengikat jika ia ingin menjadikannya simpenan.
Umarmadi yg sudah punya istri cantik2 dua orang ditinggal nikung untuk menikmati kemolekan pinggul Sri Rejeki.
Kiki yg hari ini dibooking Umar merasa naik tingkat karena Umar yg kaya raya itu hobi nonton tayub dan royal menghamburkan uangnya.
Kiki yg masih sekolah juga sudah terkenal hingga masuk majalah segala.
Ternyata sekolah itu hanya untuk mencari kredibilitas dan status saja.
Toh rejeki sudah ada tempatnya .
Sebenarnya Kiki malas melepas baju dan celana didepan laki2 tua seperti Umar yg buncit serta tidak punya kumis tetapi bibirnya tebal seperti bibir tembem milik wanita.
Tapi apa boleh buat terbayang saweran Umar kepadanya kemarin saja 500 ribu hanya untuk memijit dadanya di panggung.
" Waduuu puji Umar setelah melihat Kiki berbugil ria di depan matanya.
Umar yg duduk disamping Kiki melirik mata gadis itu sangat indah.
" desah Umar.
" Udah cepetan pak.
" " Sabar dong yang.
Mosok manggil aku pak.
Mas dong.
" kata Umar.
Kiki hanya memejamkan mata saja ketika Umar mencangkul sawahnya.
Bluss !! bluss bluss langsung tumbang karena muntah2 dan mengkeret.
Tapi Umar sangat puas hingga mengeluarkan duit dari tas kecil yg dibawanya satu juta dan diberikan kepada gadis belia itu.
" Ini buat jajan nduk.
Besok Minggu aku jemput lagi ya ? " kata laki2 tajir itu sambil mencubit dada Kiki.
Usai bercinta kedua manusia itu keluar hotel mengantarkan Kiki pulang ke rumah.
Kiki tidak memberitahukan hal itu kepada Mbah Sonto karena takut dipalakin.
dimintai persen sebungkus rokok.
*** Mbah Sonto sebenarnya tidak mau minta uang dari hasil saweran para penari Tayub karena ia sudah digaji oleh juragan.
Kalau Sri Rejeki suka memberi persen karena ada ikatan batin karena Mbah Sonto selalu memberi kekuatan gaib untuk daya tarik dan profesinya sebagai putri panggung.
Raisa bisa memahami itu karena tanpa bantuan Mbah Sonto, maka ia tidak menjadi penari yg Masyur.
Ketika Mbah Sonto sedang bersemadi atau meditasi, maka ia sedang komunikasi dengan setan untuk meminta kekuatan hingga tubuhnya rela berpuasa tidak makan dan tidak minum, maka roh setan itu masuk ke dalam tubuhnya untuk meruwat para penari yg ingin tetap memikat penonton.
" Ini Mba sudah mandi kembang tadi.
" kata Raisa sambil membuka handuk dan berdiri di depan Mbah Sonto.
" Ya sudah tiduran situ.
" kata Mbah Sonto sambil beranjak mengambil piranti ruwat seperti keris cundrik dan minyak serimpi serta kembang menyan.
Raisa melongo ketika memandang seorang pangeran telah duduk di samping tubuhnya yg sedang rebahan.
Ah gadis itu jadi tersipu malu memandanginya.
Baru kali ini aku melihat laki2 setampan itu.
Batin Raisa.
Itu adalah ujud Mbah Sonto saat mengawali ritual ruwatan untuk penari tayub yg baru naik daun.
Karena itu tak heran jika para diva yg sudah kondang yakin jika kesaktian Mbah Sonto tidak diragukan lagi.
" Mbah Sonto, kan ?" tanya Raisa yg terkesima melihat ujud seorang pangeran duduk disampingnya.
Mbah Sonto tersenyum.
Ahh Raisa menggejolak seiring dengan deru nafasnya yg memicu dan sangat nikmat.
Mata Raisa memandangi wajah tampan itu seperti tak pernah dilihatnya dalam dunia nyata.. Indahnya tubuh Raisa Dimata Mbah Sonto yg sudah dikendalikan oleh setan gaib yg menguasai ilmunya .
Hanya mata Raisa yg bisa menatap wajah Mbah Sonto saat akhirnya melepaskan hajatnya.
Entah kenapa Raisa menjadi merasa sangat sayang dan ingin selalu bercinta dengan dukun tua itu Usai ritual Raisa kembali bangun dan berdiri untuk kembali ke sumur dimandikan Mbah Sonto.
Aura wajahnya berubah sangat bercahaya dan cantik sekali
Sumber:Internet