. Jam menujukan pukul 08.
45 Eunha belum bangun, biasanya jika matahari sudah terbit wanita cantik nan mungil tersebut sudah siap dengan masakan yang telah tertata rapi di meja makan.
Tapi sepertinya hari ini berbeda Jungkook melangkahkan kakinya menuju kamar eunha, mengetuk tiga kali pintu kayu itu lalu masuk ke dalam Sebenarnya jungkook tak mau masuk ke kamar karena tak ingin melihat ayah dan ibunya yang sedang berbagi selimut dengan tubuh telanjang.
Sudah cukup tadi malam dirinya ikut begadang karena suara desahan eommanya yang benar benar tidak main main Indah ... Tapi lebih indah lagi jika yang di panggil adalah namanya.
Jungkook ahh l-lebih cepat akhh yeah seperti itu sayang akh Indah bukan? Eh sebentar, pikir jungkook appanya masih di dalam kamar sembari memeluk pinggang ramping milik eunha.
Namun kenyataan tidak, di ranjang hanya ada eunha seorang Jadi di mana ayahnya? Pikir namja tampan itu Jungkook berjalan semakin dekat dengan sang eomma, mengabaikan pakaian eunha yang berhamburan Sedikit ragu sebenarnya untuk membangunkan eunha, ingin menyentuh punggung telanjang yang sedang menunggui dirinya itu namun tidak berani " E-eomma " panggil jungkook Tak ada jawaban dari sang ibu, jungkook menghela nafas pelan.
Mau tak mau namja tampan itu sedikit mengunjang tubuh eunha agar sang pemu segera bangun " enghh " Jungkook sedikit menjauh saat eunha mengeluarkan lenguhan sexynya Ke dua mata indah itu mulai terbuka, mengerjap ngerjap beberapa kali agar matanya mulai menyesuaikan dengan cahaya yang ada " Jae " panggil pertama keluar dari bibir mungil milik eunha Jungkook lagi lagi tersenyum miris, bukankah eommanya benar benar terlihat mencintai sang appa? Bahkan saat pria itu pergi bertahun tahun dan kembali secara mendadak, eommanya tak marah.
Semuanya terlihat seperti tak ada yang terjadi " Jae - ehh jung " eunha segera bangun dan menyenderkan punggungnya ke kepala ranjang, tak lupa menarik selimut tebalnya untuk tubuh telanjangnya.
Sedikit meringis saat merasakan bahwa di bawah sana terasa begitu sakit " Sejak kapan kau ada di sini? " tanya eunha pelan " Baru saja " balas jungkook cepat Eunha mengangguk, setelah itu mencari keberadaan seseorang yang ia rindukan dengan ke dua matanya " Dia tidak ada di sini " ujar jungkook yang mampu mengalihkan pandangan eunha agar tertuju padanya " Kemana? " tanya eunha ". Entahlah, saat jungkook kemari eomma sudah di atas ranjang sendirian " Raut wajah eunha seketika berubah menjadi sedih, bahkan jungkook dapat mendengar suara helaian nafas eunha barusan " E-eomma jungkook akan siapkan air hangat untuk mu ya " namja tampan itu mengeluarkan suaranya saat tiba tiba di dalam kamar terasa begitu hening Tanpa menunggu persetujuan dari sang eomma, jungkook sudah lebih dulu berjalan ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat Beberapa menit berlalu, air hangat telah siap.
Jungkook keluar dari dalam kamar mandi, menghampiri eunha yang masih setia duduk di atas ranjang " Eomma airnya sudah siap ".
Sumber:Internet