. " Bajingan gila! " Marah jungkook sembari menarik kerah deong-he dengan kasar Namja manis yang melihat jungkook menarik kerah sang mantan kekasihnya pun terkejut bukan main" Apa maksudmu barusan. berengsek " teriak jungkook, bukannya takut akan kemarahan jungkook yang semakin terlihat, deong-he malah memberikan senyum manis ke pada jungkookJujur saja jungkook muak melihat senyum bodoh itu" Aku menyukaimu jung " ucap deong-he sembari mulai menatap ke dua mata indah milik jungkook.
Namja bermarga jeon itu pun langsung mendorong tubuh deong-he hingga jatuh Setelah itu dirinya pun berjalan pergi dari sana.
Sementara itu namja manis yang sendari tadi melihat kejadian di depannya hanya dapat menolong Deong-he yang masih tersungkur di bawah" Kau tak apa? " tanyanya, deong-he membalas dengan ajungan jempol " Apa kau tak salah pilih, dia kasar padamu " ujar namja manis itu " Tapi dia menarik sungjin " balas deong-he santaiHelaian nafaspun keluar dari bilah bibir sungjin.
Apa boleh buat jika sudah seperti ini" Baiklah terserah padamu, tapi jika kau menyerah jangan lupa hubungi aku.
Aku akan tetap menunggumu deong-he " ucap namja yang di ketahui bernama sungjin itu Deong-he tak merespon ...Jungkook berjalan keluar dari mall dengan wajah yang memerah menahan amarah.
Tak habis pikir dengan jalan pikir Deong-he, dan beberapa pertanyaan pun mulai muncul dibenaknya" Kenapa harus aku? " monolognyaJungkook mendudukan dirinya pada kursi yang berada di halte busa, menghela nafas berkali kali agar amarahnya meredaPandangannya yang tadi hanya fokus dengan jalanan sekarang ke dua mata itu menengok ke atasMemandang langit biru yang di temani awan putih, angin tiba tiba saja berembus dan menerpa wajahnya yang telihat begitu lelah" Aku merindukan eomma " gumamnya Jujur saja rasa rindu itu benar benar menyiksa baginya, apalagi jika dirinya tidak bisa bertemu dengan wanita mungil ituJungkook rindu dengan pelukan hangat milik eunha, senyuman manisnya dan juga masakan yang menurutnya adalah masakan terlezat di duniaLagi lagi helaian nafas pun terdengar dengan ke dua mata yang mulai menutup.
Sudah lama dirinya tidak meminta harapan" Aku berharap hubunganku dengan eomma segera membaik "Tak lama setelah itu ponsel jungkook berdering, dahi milik namja itu pun mengerut karena merasa terganggu dengan suara dering ponselnya Dengan malas namja itu mengambil ponsel yang berada di saku celananya.
Senyum jungkook pun mengembang saat nama yang telah lama tak menghubunginya pun kembali tertera di layar ponsel miliknya" halo " " Halo jung, sudah lama aku tidak menghubungimu.
Bagaimana kabarmu? " " Tak terlalu baik, oh iya bagaimana dengan anak itu? " " Masih sama dengan yang terakhir kali kita bicarakan, kritis di rumah sakit "" Apa perlu aku membunuhnya? " " Huh aku sedikit bimbingan sekarang, tak seperti awal saat aku benar benar ingin membunuh anak itu " ucap jungkook" Jung aku menelepon mu saat ini hanya ingin memberitahukan sebuah berita besar "
Sumber:Internet