. Suara piring dan sendok saling beradu di meja makan, bisa di bilang hening karena setelah kejadian cium dan lumat lumatan tadi, Suasana menjadi sedikit canggung.
Bahkan saat acara makan pun mereka masih bungkam dan sibuk dengan pikiran masing-masing Grekk Suara kursi di geser pun membuat eunha yang tadinya sibuk dengan makanannya, sekarang telah mendongak untuk melihat sang putra " Sudah selesai? " tanya eunha Jungkook membalas dengan anggukan, membawa piring kotornya menuju tempat yang seharusnya.
Tak lupa dirinya mencuci tangan dan meminum air dingin sebelum dirinya pergi ke kamar Namun saat jungkook ingin meninggalkan eunha sendiri, ada rasa tak tega saat melihat eommanya menundukkan kepalnya sembari menyuap makanannya ke mulut pelan Apa eomma masih mengingat kejadian tadi? Apa eomma merasa sedih karenaku? Beberapa pertanyaan mulai singgah di dalam benak namja tampan itu, dirinya mengurungkan niatnya untuk segera kembali ke kemar Jungkook menarik pelan kursi yang berada tepat di samping eunha, mendudukan dirinya di sana.
Dan jelas wanita berwajah cantik nan imut itu menoleh ke arah jungkook " Eomma ... Emm sekali lagi jungkook meminta maaf pada eomma, tad-" " stttttt sudah jangan di bahas lagi, lupakan saja.
Eomma tahu kau hanya penasaran dengan rasanya berciuman bukan " potong eunha Uwauuu sungguh positif sekali pikiran sang ibu, bahkan jungkook sudah membayangkan eommanya berfikir yang aneh aneh tentangnya.
Contohnya ' Kenapa jungkook menciumku? Apa dia suka dengan ku? ' jungkook sedikit takut jika memang itu yang akan muncul di benak wanita cantik tersebut, yeah walaupun itu memang faktanya " Oh iya jung bukankah besok kau harus berangkat ke sekolah? Cepat kembali ke kamar dan segera tidur " ujar eunha sembari mengusap usap pelan surai hitam milik jungkook " Aku masih ingin di sini menemani eomma " balas jungkook " Eh tak usah ... eomma sudah selesai, jadi cepat lah ke kamar mu " Tubuh mungil itu berdiri dari duduknya Jungkook memandang punggung eunha yang mulai menjauh dengan tatapan bersalah " Selamat malam eomma " lalu dirinya pergi menuju kamarnya, meninggal kan eunha yang masih berada di dapur untuk mencuci peralatan yang baru saja di pakai " Hmm selamat malam juga jung " balas eunha lirih .... Beberapa hari berlalu begitu saja, tak ada yang menarik karena semua berjalan dengan normal dan lancar.
Contohnya seperti saat ini, mobil mewah eunha terparkir rapi di depan sekolah, menunggu putra semata wayangnya pulang Sebenarnya eunha bisa di bilang sibuk, eh maksudku bisa di bilang sangat sibuk.
Mengurus pekerja rumha, bisnisnya dan jungkook.
Setiap hari laptop miliknya tak pernah ia lupakan, karena itu adalah benda yang paling penting sekarang.
Dirinya selalu memantau semuanya dari balik laptop Tok Tok Tok " Eomma " panggil jungkook sembari mengetuk kaca mobil pelan, eunha menoleh ke arah suara lalu tersenyum manis " Bagaimana sekolahnya " saat jungkook sudah masuk dan duduk di sampingnya eunha mulai menanyakan hal hal yang paling sering di tanyakan saat jungkook pulang sekolah " Seperti biasa membosankan " balas jungkook, eunha mengangguk paham.
Selalu saja jawabannya seperti itu, batinnya " Mau langsung pulang atau mampir ke cafe? " tanya eunha
Sumber:Internet