Gelap

My Bad Boy 1

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

My Bad Boy 1

. "Woy ayo yang piket!!" Teriak Carissa didepan kelas.
Anak - anak bersorak kegirangan, karena jam pelajaran telah usai dan semua sibuk membereskan peralatan sekolahnya untuk bersiap pulang kerumah.
Hari ini adalah hari ketiga mereka masuk sekolah di tingkat SMA kelas 3.
Setelah dilalui dengan perkenalan, penyusunan anggota kelas, dan pembagian buku serta semacamnya, mereka memulai kegiatan belajar mengajar efektif hari ini.
Carissa terpilih menjadi ketua kelas di XII-1, yah entah mengapa dia mengacungkan jari saat wali kelas bertanya siapa yang mau menjadi ketua kelas.
Yang lain juga tidak ada yang berani, masih malu mungkin.
Carissa hari ini mendapat jadwal piket.
Ia berlari mengambil pengki dan menunggu teman temannya menyapu dari ujung sudut ruang kelas lalu menyetorkan sampah sampah itu ke pengki yang digenggam oleh Carissa di ambang pintu.
Inilah kesukaannya bila piket, hanya diam dan menunggu sembari melihat temannya menyapu, tidak cukup sulit dibanding harus menyapu seluruh lantai ruang kelas yang lumayan luas.
Setelah teman temannya sudah selesai menyapu, ia pun kembali ke kelas dan merapikan buku bukunya.
Bel pulang pun berbunyi.
Anak anak segera berhamburan keluar kelas.
Carissa memperhatikan ke arah parkiran mobil.
"Ramai sekali, ada apa ya?" Ujarnya dalam hati Dengan rasa penasarannya yang menggebu gebu ia menghampiri gerombolan itu.
Matanya menangkap seorang pria dengan wajah yang tampan, tubuh atletis, tinggi dan bahu yang lebar.
Memakai sebuah jas dan menunggu seseorang di depan mobil sportnya.
Mungkin siswi disini terkejut melihat pria seperti itu.
Carissa merasa kaget ada seseorang yang menarik lengannya dan membuat ia menerobos gerombolan siswi itu.
What? "K..kau siapa?" Ujar Carissa yang sekarang dalam kondisi ada di dalam mobil bersama pria yang dikerumuni tadi.
"Alvaro.
Kau tidak tahu aku orang paling penting di perusahaan Cyno X Company?" Ck.
Sombong sekali dia.
"What? Perusahaan apa itu?" "Oh God,tidak usah pura pura tidak tahu.
forget it.
Lets just go home" "Home? I don't know you" "Ibu mu memerintahkan ku untuk menjemputmu.
Beliau sedang ada meeting mendadak di Australia.
" "Mmm okay" Carissa memang anak tunggal.
Wajar jika ibunya selalu menjaga dan mengawasinya.
Ayahnya sudah meninggal 3 tahun yang lalu karena sakit yang dideritanya.
Hal itu membuat ibunya sangat sibuk, bahkan jarang ada dirumah.
Carissa harus bisa menjadi anak yang mandiri.
Carissa menengok ke arah pria yang baru dikenalnya ini.
Jika ditebak, mungkin ia berumur 25 tahunan, masih terbilang cukup muda untuk menjadi bagian penting atau apalah itu dalam Cyno X Company, perusahaan ayahnya yang diurus oleh ibunya sekarang.
Karena yang ia tahu, perusahaan itu hanya menerima orang yang berpengalaman, sehingga rata rata umur mereka 35 tahun keatas.

Sumber:Internet