. Dihari ini Naya bekerja seperti biasanya dan melupakan kejadian kemarin lalu meski ada beberapa karyawan wanita yang selalu mengganggunya untuk bertanya tentang Aldrich dan itu cukup membuat Naya. kesal setengah mati dalam hati karena harus selalu mendengar nama Aldrich.
Tapi tak lama Naya benar-benar dibuat sangat malas bekerja setengah mati saat Aldrich menyuruhnya untuk menghadapnya kembali diruangannya seperti kemarin lalu dan itu membuat seluruh pegawai menatapnya dengan rasa penuh cemburu padanya.
"Ada apa mr.
Aldrich memanggilku?.
"tanya Naya dengan datar tanpa basa-basi setelah tadi ia diizinkan seketaris Aldrich masuk.
"Aku menawarimu menjadi asisten pribadiku.
"Aldrich mengatakannya dengan begitu santai dan jelas meski Naya terlihat terkejut dan tidak suka dengan ide Aldrich yang sayangnya terlihat menggiurkan.
"Apa maksudmu mr.
Aldric tidak bisa menerimanya,maaf.
"tolak Naya cepat setelah akal sehatnya menguasainya dan ia tidak tergoda dengan tawaran Aldrich.
"Jangan terburu-buru memutuskan Nay,kau bisa memikirkannya lagi dan ingat gajimu akan kunaikkan dua kali lipat.
"ucap Aldrich yang tidak suka dengan keputusan Naya.
"Tapi disini ada banyak karyawan yang bisa anda mintai menjadi asisten anda dan saya hanya pegawai yang memiliki ijazah rendah bukankah itu dapat membuat pandangan orang lain jelek terhadap anda dan mengira anda sebagai bos yang tidak memiliki keadilan.
" ucap Naya panjang dengan penjelasannya.
"Aku tidak peduli,ini adalah kantorku milikku lagipula kau tidak perlu khawatir dengan pandangan orang lain cukup terima saja tawaranku.
"ucap Aldrich dengan serius.
"Aku akan memberimu waktu berpikir hingga jam kantor selesai dan aku mengharapkan jawaban iya,kau mengerti Naya jika kau mengerti kau boleh pergi.
"ucap Aldrich dengan begitu serius seperti seorang atasan yang sedang memberi perintah dan tidak ingin dibantah.
Naya tidak pergi dengan cepat justru ia menatap Aldrich datar hingga ia membuka suara dan melemparkan sebuah pertanyaan.
"Apa maksud anda menjadikan saya sebagai asisten anda?.
""Karena aku membutuhkan bantuanmu kakiku terkilir dan seketarisku tidak bisa selalu ada untukku.
"jawab Aldrich juga dengan wajah datar.
"Tunggu maksud anda,anda ingin menjadikanku asisten pribadi anda?.
"tanya Naya saat ia mendengar ucapan Aldrich.
"Tentu saja karena itu yang sedang kubutuhkan tenang saja kita akan tetap menjadi orang asing seperti yang kau katakan.
" ucap Aldrich datar.
"Baiklah aku akan memikirkannya.
"ucap Naya pasrah dan berlalu pergi dari ruangan Aldrich.
"Maafkan aku Nay,melakukan seperti ini karena aku ingin mengetahui jawaban atas pertanyaan hatiku selama ini dengan begitu dekat denganmu aku bisa menemukan jawabannya.
"batin Aldrich mengatakan tujuannya setelah Naya keluar dari ruangannya.
Jam kantor akhirnya selesai sedari tadi Naya benar-benar memikirkan tawaran Aldrich dengan begitu matang.
Jika Naya pikir-pikir menerima tawaran Aldrich juga tidak ada ruginya malah ia sangat untung karena akan dapat membawa kehidupan yang lebih baik untuk sikembar jadi keputusan Naya adalah mengambil tawaranย Aldrich meski ia sangat tahu bagaimana kondisi kedepannya yang hanya akan diliputi oleh kecanggungan dan perasaan. aneh tapi ia juga tidak bisa menolak karena Aldrich adalah orang yang sangat pemaksa.
Saat ini Naya berdiri dihadapan Aldrich menatap Aldrich dengan begitu datar.
"Aku akan menerima tawaranmu.
"Naya mengatakan keputusannya yang telah ia pikirkan matang sedari tadi.
"Bagus aku suka jawabanmu,tapi kenapa kau merubah keputusan awalmu?.
""Jadi kau tidak suka?.
"Naya balik bertanya dengan wajah datarnya.
"Jika kau tidak suka dan ingin mempermainkanku saja aku bisa merubah kepu
Sumber:Internet