. Setelah kejadian kemarin Naya tetap bekerja seperti biasanya dengan tugas-tugas barunya yang terkadang membuatnya cepat lelah fisik dan ba dari menyalin berkas-berkas perusahaan,membelikan makanan dan lain-lainnya.
Dan tiga hari penuh ini juga wanita kemarin yang datang dikantor Aldrich setiap saat mengunjungi Aldrich sedikit mengganggu memang,bukan karena ia merasa cemburu melainkan ia tidak suka tatapan wanita itu yang ia layangkan padanya.
Nama wanita itu kalau tidak salah adalah Lena meski sebenarnya Naya sedikit bersyukur karena Aldrich tidak memintanya untuk membuatkan makan malam ataupun membantunya berjalan hingga membuatnya harus bertemu lagi dan itu membuatnya sangat senang.
Saat ini Naya akhirnya mendapatkan hari liburnya mengajak ketiga putranya untuk menghabiskan waktu bersama dengan berjalan-jalan santai karena ia sangat merindukan ketiga putranya sejak bekerja sebagai asisten Aldrich Naya hanya memiliki waktu sedikit untuk bersama ketiga putranya,ia terlalu sibuk.
"Ibu,aku ingin beli es krim.
"ucap Kenzi menunjuk kedai es eskrim yang biasanya Naya kunjungi bersama ketiga putranya.
"Kenzo,Kenand mau juga.
?"tanya Naya menatap putra pertama dan putra ketiganya.
"Mau,ibu.
"ucap Kenzo dan Kenand kompak.
"Baiklah ayo kita masuk kedalam.
"Naya menggandeng tangan Kenzo dan Kenzi dikanan kirinya sedangkan Kenand tangannya digenggam Kenzi.
Dengan senyum mengembang mereka berempat masuk kedalam namun sayang didalam kedai es krim penuh dengan pengunjung dan tidak ada tempat duduk yang tersisa.
"Makannya dirumah saja ya.
" ucap Naya lembut dan ketiga anaknya menganggukan kepala bertanda mau.
Naya segera memesan es krim untuk ketiga putranya tiba-tiba saja suara lembut keibuan menyapa gendang telinganya saat orang itu mengajak anaknya berbicara.
"Kenzi dan Kenzo bukan?.
" tanyanya menatap kedua anak kembar itu dengan wajah sedikit terkejut menatap Kenand seorang bocah kembar yang lainnya dan memiliki wajah yang begitu sama serta tampan.
"Nenek cantik.
"ucap Kenzi dengan tersenyum senang dan terlihat terkejut karena bertemu lagi dengan nenek yang pernah ia temui kemarin lalu.
"Dengan siapa kalian disini?.
"tanya wanita paruh baya itu yang dipanggil Kenzi nenek cantik dengan tersenyum senang menatap ketiga anak kembar itu.
"Dengan ibu.
"jawab Kenand dengan tersenyum ceria dan menunjukkan Naya yang melihat kearah mereka dan mengulas senyum tipisnya.
"Apa kalian sudah mendapat tempat duduk?.
"tanya nenek cantik itu lagi.
"Belum,apa tempat duduk nenek masih kosong dan dapat diisi empat orang?.
"tanya Kenzo membuka suara dan bertanya dengan sopan.
"Tentu saja,ayo duduk dengan nenek tempat duduk nenek disana.
"tunjuk nenek cantik itu dimeja yang berisi lima orang dan terlihat kosong namun dimeja berisi sepotong kue keju dan secangkir minuman.
"Nenek darimana?.
"tanya Kenzi menatap nenek cantik itu.
"Dari toilet dan kebetulan melihat kalian berdua.
"jawab nenek cantik itu dengan tersenyum.
"Terimakasih nek tapi aku bilang ibu dulu.
"ucap Kenzo sopan dan terlihat senang mewakili kedua saudaranya lalu menatap Naya yang sedari tadi memperhatikan ketiga anak yang berbicara dengan seorang wanita paruh baya namun masih terlihat masih sangat muda.
"Bolehkan ibu,kita makan es krimnya disini saja.
"ucap Kenzo lagi.
"E apa tidak merepotkan anda?.
"tanya Naya sopan menatap wanita itu setelah ia sedari tadi mendengar percakapan anaknya.
Sumber:Internet