Gelap

My Triple Son 20

🇲🇾 Malaysia
Kelajuan: 1.0x
Status: Sedia
×

Bantuan tetapan main balik

Jika sudah menggunakan Chrome/Edge, tetapi tetap tidak boleh putar, semak tetapan Telefon/PC Anda.
Pastikan enjin TTS aktif, menggunakan bahasa yang ingin anda dengar.

Untuk pengguna Android dan OS lain

Untuk pengguna Android, Harmony, Lineage, Ubuntu Touch, Sailfish, ColorOS / FuntouchOS, hyperOS, dll
Akses Menu: Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Output Teks-ke-Ucapan.
Jika tiada, Tetapan > kotak carian di atas > masukkan "text-to-speech" atau "text"
Lalu pilih teks-ke-suara atau teks-ke-ucapan, atau yang serupa dengannya.
Untuk menambah bahasa, klik ikon gear ⚙ > pasang data suara pilih bahasa yang anda inginkan.

Untuk pengguna iOS

Buka Tetapan > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan
Atau tetapan > kotak carian di atas > masukkan "kandungan diucapkan" enter
Untuk tambah bahasa pilih suara pilih suara

Untuk pengguna PC MacOS

Akses Menu: Klik Menu Apple () > Tetapan Sistem > Kebolehcapaian > Kandungan Diucapkan.

Untuk pengguna Windows

Windows 10 & 11
Akses Menu: Buka Mula > Tetapan > Masa & Bahasa > Pertuturan atau Speech.
Windows 7 & 8
Panel Kawalan > Kemudahan Akses > Pengecaman Pertuturan > Teks ke Ucapan
Windows XP
Mula > Panel Kawalan > Bunyi, Pertuturan dan Peranti Audio > Pertuturan
Windows 2000 & ME
Mula > Tetapan > Panel Kawalan > Pertuturan
Untuk pengguna PC jenis lain, seperti Linux, ChromeOS, FreeBSD, dll.
Sila cari tetapan untuk aktifkan text-to-speech di enjin carian, seperti Google, Bing, dll

Nota Buat masa ini, halaman ini berfungsi mengikut enjin daripada peranti anda.
Jadi suara yang dihasilkan, mengikut enjin TTS daripada peranti anda.

My Triple Son 20

. Semua berjalan seperti biasanya,hari ini Reina mengajak jalan-jalan triple ke Mall setelah tadi ia pulang cepat karena bosnya sedang membereskan masalahnya yang dirinya sendiri tidak tahu apa masalahnya karena sang bos tidak mau memberitahunya meskipun kantor tidak ada masalah apapun.
"Aunty,kita kenapa ke mall?.
" tanya Kenzo malas.
"Aunty ingin beli baju karena hari ini ada promo besar-besaran.
"ucap Reina dengan semangat.
"Lalu kenapa aunty mengajak kita pergi nanti aunty sibuk sendiri dan melupakan kita.
"Kenzi terlihat cemberut sepertinya kedua keponakannya terlihat tidak berminat untuk pergi ke mall hari ini bersamanya.
"Jika aunty tidak mengajak kalian ke mall kalian bertiga akan sendirian dirumah apalagi ibu kalian juga sedang keluar kota bukan,aunty tidak mau membiarkan kalian sendirian dirumah.
"Reina menjelaskan kepada Kenzo dan Kenzi.
" Tapi tenang saja aunty tidak akan melupakan kalian meski nanti aunty akan memilih baju yang terpenting aunty juga akan membelikan kalian baju,setuju.
" "Setuju tapi belikan kami es krim dulu.
"ucap Kenand dengan tersenyum lebar sedangkan Kenzo dan Kenzi memberikan jempol pada adik mereka yang memiliki ide keren dan dengan berat hati Reina menganggukan kepalanya padahal ia ingin beli baju dulu tapi keponakannya ingin makan es krim lebih dulu.
"Baiklah.
"mereka berempat berjalan bersama dengan Reina yang menggandeng tangan Kenand ditangan kanannya lalu ditangan kirinya ada Kenzi sedangkan Kenzo berjalan didepan mereka dengan wajah cuek dan malasnya.
"Tapi aunty sebenarnya ibu kerja apa,kenapa ibu harus keluar kota padahal setahu aku ibu hanya bekerja sebagai tukang bersih-bersih?.
"tanya Kenzi pada auntynya.
Dan memang benar Naya sedang pergi keluar kota bersama Aldrich karena Aldrich ingin mengecek proyek perbaikan hotel miliknya.
Saat akan menjawab pertanyaan keponakannya ada sebuah suara berat yang sangat dikenali Reina memanggil namanya dan dengan cepat-cepat Reina mengajak ketiga keponakannya untuk berjalan cepat tanpa mempedulikan panggilan orang itu.
"Aunty sepertinya ada yang memanggilmu.
"ucap Kenzo pada Reina.
"Jangan pedulikan,terus jalan.
"Reina terlihat begitu terburu-buru melangkah tapi langkah kaki orang yang memanggilnya lebih cepat darinya hingga sanggup mencapainya dan berdiri disampingnya.
"Reina!.
"suara dingin dan tegas itu benar-benar membuat Reina terhenti ditempat dengan ekpresi begitu gugup dan takut bahkan tanpa sadar ia menggenggam kedua tangan keponakannya begitu erat.
"Sakit aunty,kenapa kau begitu erat memegang tanganku.
" protes Kenzi.
" aunty ya.
"ucap Reina khawatir menatap keponakannya dan setelah sadar ia melonggarkan genggamannya dan menggenggam seperti biasanya.
"Om Reynand.
"sapa Kenand dengan tersenyum dan Reynand terlihat begitu terkejut saat menatap ketiga anak laki-laki yang memiliki wajah yang sama satu sama lain.
"Reina kita perlu bicara.
"ucap Reynand begitu dingin dan memerintahkan Reina untuk mengikutinya.
"Aunty kita tidak jadi beli es krim?.
"tanya Kenzi menatap auntynya sedangkan Reina sendiri pikirannya sedang buntu bahkan ia berpikir begitu keras untuk menyiapkan banyak jawaban saat nanti Reynand mengajukan banyak pertanyaan.
"Nanti saja sekarang kalian harus menemani aunty dulu,aunty ingin menyelesaikan permasalahan aunty dulu.
"ucap Reina berbicara pada tiga keponakannya dan mengikuti langkah Reynand yang berjalan lebih dulu dan ia benar-benar tidak dapat menolak perintah sang atasan.
Mereka berlima masuk kedalam restoran duduk disana menunggu pesanan makanan yang telah dipesan Reynand,Reina terlihat begitu gugup bahkan telapak tangannya telah berkeringat dingin.
Ia benar-benar tidak dapat kabur saat Reynand benar-benar memaksanya untuk masuk dan duduk diam disana sedangkan sikembar sendiri merasakan situasi tidak nyaman tapi mereka berusaha tidak peduli karena mereka memang tahu apa yang sedang terjadi.

Sumber:Internet