. Selesai melakukan pekerjaan diluar kota akhirnya Naya dapat pulang dan bertemu dengan ketiga putranya.
"Ibu pulang.
"ucap Naya dengan membuka pintu rumahnya dan beruntung Naya pulang disiang hari saat ketiga anaknya telah pulang sekolah.
"Ibu aku merindukanmu.
"Kenand langsung memeluk Naya saat ia mendengar suara ibunya telah pulang.
"Ibu aku juga merindukanmu,rindu juga dengan masakanmu,masakan aunty Reina tidak seenak masakan ibu.
"curhat Kenzi dengan merengek dan ikut memeluk ibunya.
" boleh bilang seperti itu jika aunty Reina dengar,aunty akan marah loh.
"ucap Naya dengan lembut meskipun ia juga tertawa kecil mendengar rengekan anaknya dan Kenzi hanya membalasnya drngan cengiran khas anak nakal.
"Aku hanya bercanda ibu.
" "Aku senang ibu pulang dengan selamat.
"Kenzo terlihat bijak dan juga memeluk ibunya dengan sayang dan penuh kerinduaan.
"Ibu juga sangat merindukan kalian bertiga.
"sekarang ganti Naya yang memeluk ketiga anaknya begitu erat dan menciummi semua pipi anaknya.
"Kalian sudah makan?.
" "Belum ibu.
"jawab ketiganya kompak.
"Baiklah ibu akan memasak untuk ketiga anak ibu yang paling tampan ini jadi kalian bertiga ingin makan apa?.
"ucap Naya dengan bersemangat.
"Ayam kecap ibu.
"ucap ketiganya yang lagi-lagi kompak.
"Ibu benar-benar percaya kali ini jika kalian bertiga memanglah kembar.
"ucap Naya dengan tertawa dan bercanda.
"Kita memang kembar ibu.
"Kenzo memutar bola matanya malas karena ucapan ibunya ada-ada saja sedangkan kedua adiknya hanya tertawa kecil.
"Iya,iya ibu hanya bercanda ketika ibu pergi kalian makan apa?.
"tanya Naya kepada ketiga anaknya dan berjalan kedapur untuk melihat bahan makanan yang akan ia buat.
"Aunty memasakkan makanan untuk kami tapi rasanya ya seperti itu dan terkadang aunty membeli makanan luar.
"jawab Kenzi menceritakan bagaimana auntynya memasakkan untuk mereka bertiga tapi rasanya tidak begitu enak dan Naya memaklumi karena Reina tidak sebegitu pandai memasak.
"Tapi aunty tetap memasak makanan untuk kami bertiga dengan bimbingan Kenand ibu dan rasanya lumayan.
"lapor Kenzo agar ibunya tidak berpikir buruk akan auntynya.
"Kenand hebat.
"puji Naya menatap anak ketiganya itu yang terkenal memang pintar mengolah makanan diusianya yang masih terbilang muda itu.
"Tentu saja Kenand gitu dan jika besar nanti Kenand ingin jadi chef bu.
"ucap Kenand bangga.
"Baiklah kalian tunggu diluar saja,ibu akan memasakan ayam kecap pesanan anak ibu.
"ucap Naya dengan lembut setelah ia menemukan semua bahannya untuk memasak.
"Kita masak bersama saja bu,kita akan membantu ibu.
"ucap Kenand dengan semangat dan diangguki setuju oleh kedua saudaranya.
"Baiklah jika kalian memaksa.
"ucap Naya dan memberikan anaknya tugas masing-masing yang tentunya mudah untuk dilakukan anak usia sepuluh tahun sedangkan Kenand sendiri ia terlihat semangat untuk membantu ibunya dan begitu terampil ketika ia memotong semua bawang putih dan bahan lainnya yang diperlukan oleh Naya dan lain sebagainya.
Ketika melihat anaknya yang membantunya memasak membuat Naya tersenyum lembut dan bahagia.
"Tuhan buat anakku selalu tersenyum,maafkan ibu sayang karena tidak dapat membuat kalian bertemu dengan ayah kalian.
" Hari ini Reynand dan Reina siap melaksanakan misi mereka berdua membuat Aldrich dekat dengan ketiga putranya meski tidak secara jelas.
"Kau sudah siap mengajak salah satu keponakanmu bukan,jadi siapa yang akan kau ajak?.
" Reynand mengatakannya dengan serius.
Sumber:Internet