. Hari ini adalah pagi pertama dalam hidup Naya terbangun dikamar apartemen Aldrich berserta ketiga buah hatinya dan Aldrich ia sendiri tidur diruang kerja.
"Sayang,ayo bangun ini sudah pagi kalian harus sekolah.
"Naya membangunkan ketiga anak kembarnya meski Kenzi terlihat begitu susah untuk bangun.
Yang membuka mata pertama kali adalah Kenand lalu disusul oleh Kenzo dengan mata setengah terbuka dan setengah sadar.
"Sudah pagi bu.
?"tanya Kenand.
"Iya sayang sudah pagi,ayo mandi lalu kita sarapan bersama dengan papa dan berangkat sekolah bukankah itu yang selalu kalian inginkan.
"ucap Naya lembut dan mengusap kepala anaknya.
Lalu tiba-tiba saja Kenzo memeluknya dengan erat dan membuat Naya bingung.
"Terimakasih ibu telah mempertemukan kita dengan papa meski aku tidak tahu apa yang sedang terjadi diantara kalian berdua hingga terlihat kalian seperti sedang bertengkar.
"ucap Kenzo pelan.
"Kenapa Kenzo dapat berbicara seperti itu ibu dan papa tidak bertengkar kita baik-baik saja,sayang.
"ucap Naya lembut agar anak sulungnya tidak berpikiran buruk mengenai hubungannya dengan Aldrich yang memanglah tidak baik sedangkan Kenand hanya diam dengan menatap sang kakak tapi dalam hati juga. menyetujuhinya.
"Ibu boleh aku bertanya?.
"tanya Kenand pelan menatap ibunya dengan takut-takut.
"Tentu saja boleh,memangnya apa yang ingin Kenand tanyakan pada ibu.
Kenapa Kenand meminta izin dan terlihat takut?.
"ucap Naya dengan memberi senyuman tipis.
"Apa ibu dan papa sebenarnya dulu telah berpisah dan bercerai seperti ibu dan ayah temanku.
?" tanya Kenand polos dan Naya hanya dapat diam membisu berusaha mencari sebuah jawaban paling baik yang dapat dimengerti oleh anak usia sepuluh tahun.
" sulit untuk jelaskan sayang mungkin jika kamu dewasa,kamu akan mengerti tapi ibu akan jujur bahwa ibu dan ayah memang telah lama berpisah tapi ibu sangat menyanyangi kalian begitupun juga papa meskipun ia sedikit terlambat tapi percayalah papa sangat menyanyangi kalian bertiga jadi jangan. membenci papa apapun yang akan terjadi.
"ucap Naya lembut menatap ketiga anaknya dan Kenzi yang saat ini telah bangun menatap ibunya dengan tatapan sedih dan setengah sadar.
"Ibu dan papa sudah berpisah?" tanya Kenzi pelan mewakili kedua saudaranya meski mereka terlihat terkejut dan sedih.
"Iya sayang maafkan ibu dan papa,ibu berharap kalian dapat mengerti dan menerimanya meski ini sangat berat untuk kalian ibu juga sangat tahu hal itu tapi kalian jangan terlalu banyak berpikir yang buruk yang selalu harus kalian pikirkan dan tempatkan dalam hati kalian adalah papa dan ibu sangat. menyanyangi dan mencintai kalian bertiga melebihi apapun.
"ucap Naya panjang mencoba agar anaknya dapat menerima dan mengerti.
Triplets dengan cepat memeluk ibunya dengan menangis pelan, perasaan mereka bercampur aduk antara senang dapat bertemu dengan papa mereka yang telah lama ditunggu tapi sedih juga karena harus mengetahui bahwa ibu dan papa mereka telah lama berpisah dan tidak dapat bersatu. lagi.
"Kami mengerti,kami akan selalu menyanyangi ibu dan papa apapun yang terjadi.
"ucap Kenand dengan pelukan eratnya.
Sedangkan diluar ruangan Aldrich terlihat menangis pelan tidak membayangkan bahwa Naya masih mau menyuruh anaknya agar tidakย membencinya meski ia sangat tahu Naya membencinya bahkan wanita itu tetap menggambarkan dirinya sebagai seorang ayah yang baik padahal dulu ia tidak seperti. itu Saat mendengar ketukan pintu Naya dan triples melepaskan pelukannya lalu Naya membukakan pintunya dan melihat Aldrich yang berdiri menatapnya dengan raut bahagia,sedih,bersalah dan terimakasih.
Sumber:Internet