. Pagi ini adalah pagi yang aneh bagi Naya karena Aldrich memasang wajah bingung dan lelah terlebih jika menatapnya ia memperlihatkan wajah penuh memohon maaf dan membuat Naya bingung.
Karena yang Naya tahu Aldrich kemarin lalu masih terlihat baik-baik saja bahkan ia juga sangat bahagia tanpa beban pikiran apapun tapi untuk saat ini ia sangatlah berbeda.
Naya tidak akan bertanya akan kekhawatirannya pada Aldrich karena ia akan fokusย mengerjakan pekerjaannya dulu yang telah menunggu dan jika sudah masuk makan siang ia akan bertanya pada Aldrich agar ia tidak kepikiran.
Saat akan makan siang, Naya menghampiri Aldrich yang terlihat melamun dengan wajah berpikir keras dan terlihat lelah.
Lalu ia berdiri disampingnya menepuk pelan pundak Aldrich dengan lembut menyadarkannya dari lamunannya karena sedari tadi ia telah memangil Aldrich tapi Aldrich terlalu tenggelam dalam lamunannya.
"Al,kau baik-baik saja?" tanya Naya pelan dan khawatir.
Aldrich tersadar dari lamunannya dengan sedikit terkejut lalu tak lama ia mengulas senyum tipisnya dan menenangkan Naya.
"Iya aku baik-baik saja,memangnya ada apa Nay?""Syukurlah karena wajahmu terlihat sangat lelah dan berpikir keras,apa kau sedang ada masalah?"ucap Naya lembut namun tetap terselip nada khawatirnya.
"Benarka Tapi aku baik-baik saja dan tidak ada masalah mungkin wajahku hanya terlihat lelah karena kau tahu bukan pekerjaanku sangat banyak akhir-akhir ini.
"bohong Aldrich dengan tersenyum lembut untuk meyakinkan Naya.
Tapi Naya tahu Aldrich berbohong,matanya tidak mengatakan kejujuran tapi sebisa mungkin Naya tidak mengajukan pertanyaan lagi dan ia akan menunggu Aldrich sendirilah yang akan mengatakannya atau ia yang akan tahu sendiri apa masalah yang sedang Aldrich hadapi.
"Baiklah tapi jika ada masalah bilang padaku walaupun aku tidak bisa membantumu setidaknya aku bisa menjadi teman berbagi ceritamu.
"ucap Naya dengan tersenyum lembut.
"Naya,aku tidak apa jangan khawatir.
"ucap Aldrich denganย menggenggam tangan Naya begitu erat menatapnya begitu teduh seakan ia takut untuk kehilangan Naya lalu menarik tubuh Naya mendekat kearahnya dan memeluk pinggang Naya.
"Dan tetaplah bersama denganku.
"Naya merasakan suatu rasa kesedihan dan lelah tapi ia tidak tahu harus mengatakan apa yang bisa Naya lakukan hanya memeluk kepala Aldrich dan menepuk pelan pundak Aldrich seolah mengatakan semuanya akan baik-baik. saja.
"Naya,ayo kita jemput juga sudah siang.
"ajak Aldrich tiba-tiba setelah melepaskan pelukannya dengan menatap jam tangannya lalu beralih menatap Naya.
"Triple sudah dijemput oleh Reina dan sekarang mungkin ia sedang menemani Kenand yang sekarang berlatihan karate untuk mengikuti pertandingan antar sekolah.
"ucap Naya memberitahu.
"Kenand akan ikut pertandingan kapan ia akan berlomba,bagaimana dengan Kenzi apa ia akan ikut juga bukankah dia juga mengikuti karate?.
"tanya Aldrich dengan bertubi-tubi dengan ekpresi kagumnya.
"Iya tapi hanya Kenand saja yang terpilih karena Kenzi masih harus melatih tekniknya tapi tenang saja Kenzi tetap akan mengikuti kompetisi tapi ia kompetisi dance,kau tahu sendiri bukan Kenzi sangat suka dance dan lombanya yang dibuka secara umum minggu depan jadi lawannya akan sangat banyak.
"jawab Naya memberitahu dengan tersenyum serta membayangkan anaknya yang sekarang pasti sedang berlatih keras.
"Kenapa kau baru memberitahuku?.
"tanya Aldrich sedikit kesal karena Naya terlambat memberitahu hal besar seperti itu tentang anaknya.
"Dari kemarin aku sudah ingin memberitahumu tapi aku lupa,maafkan aku.
"sesal Naya saat Aldrich terlihat kecewa dengannya.
Sumber:Internet