. Hari ini adalah perlombaan Kenzi mengikuti kompetisi dance yang akan diikuti oleh seluruh orang yang memiliki kemampuan dance yang memukau.
Aldrich dan Naya serta dua anak kembarnya yang lainnya Kenand dan Kenzi dengan setia memberi dukungan.
"Ibu,papa aku sangat gugup aku takut tidak bisa melakukannya.
" Kenzi terlihat khawatir dan panik.
"Kenzi tarik nafas,tenanglah ibu percaya Kenzi pasti bisa bukankah Kenzi sudah berlatih keras tampilkan yang terbaik apapun hasilnya.
"Naya menenangkan anaknya dengan nada suaranya yang lembut serta penuh senyuman dan mengusap keringat yang membasahi wajah tampan anaknya itu.
"Tapi lawan Kenzi hebat-hebat terutama gadis itu dia suka sekali mengalahkanku.
"Kenzi menunjuk seorang gadis cantik dan mungkin seusianya yang memakai celana jins berwarna putih serta kaos berwarna hitam serta kemeja kotak-kotaknya berwarna merah yang diikat dipinggangnya.
Gadis itu menatap Kenzi dalam diamnya saat semua keluarga Kenzi menatap kearahnya gadis itu memutuskan kotak mata dan pergi dari pandangan mereka dengan berlari kecil.
"Rival abadi,kau akan tamat kak.
"ucap Kenand dengan tersenyum mengejek menatap Kenzi dan membuat Kenzi semakin sebal.
"Kenand jangan berbicara seperti itu kau harus memberi Kenzi semangat dan rasa percaya diri bukan menjatuhkannya.
"Kenzo kembali membuka suara dengan kata-kata bijaknya karena ia tidak ingin membuat saudara kembarnya itu beradu mulut seperti biasanya.
"Maaf,kak.
"ucap Kenand pelan dengan menatap Kenzo.
"Minta maaflah pada Kenzi jangan padaku.
"Kenzo kembali memasang wajah dingin tidak tersentuhnya meskipun Kenzo terlihat menakutkan ia juga tidak ingin membuat Kenzi bersedih.
"Maaf kak Kenzi,tapi percayalah kau pasti bisa mengalahkannya dan apapun hasilnya kau tetap yang terbaik karena kau adalah Kenzi kami yang hebat.
"ucap Kenand dengan senyum semangat penuh dan sedikit membuat Kenzi tenang.
Lalu Aldrich mendekati Kenzi dan mensejajarkan tubuhnya.
" Kenzi tahu,siapapun lawannya dan apapun yang akan terjadi yang perlu Kenzi lakukan adalah percaya diri,percaya pada kemampuan Kenzi dan tampilkan penampilan Kenzi yang terbaik,hasil latihan Kenzi selama ini.
"Aldrich mencoba untuk menenangkan putra kembarnya itu agar tidak gugup dan semangat.
"Dan saat diatas panggung lupakan semuanya yang harus Kenzi pikirkan adalah satu fokus dance yang keren,hibur semuanya dan buat juri apa yang diucapakan Kenand apapun yang terjadi menang atau kalah Kenzi tetap Kenzi kami yang hebat dan keren.
"lanjutnya juga tersenyum.
Kenzi terlihat haru dan memeluk papanya dengan erat.
"Terimakasih pah,aku sayang papa.
""Jika tersenyum seperti ini Kenzi anak papa akan terlihat sangat tampan dan pasti memiliki banyak penggemar.
"ucap Aldrich dengan tersenyum saat anaknya melepaskan pelukannya dan Kenzi akhirnya kembali bersemangat serta mengulas senyumnya.
"Semanga go...." Kenand menyemangati dengan suara kerasnya dan membuat semua orang menatap kearah mereka dan membuat semuanya tertawa kecil.
Mereka berlima benar-benar terlihat seperti keluarga bahagia dan sempurna.
Saat ini mereka menonton diarea penonton untuk menyaksikan perlombaannya dan menunggu giliran Kenzi dipanggil.
Sekarang mereka sedang menyaksikan gadis kecil dan sangat cantik yang menjadi rival abadi Kenzi terlihat menunjukkan dancenya yang keren dan memukau banyak orang.
Bahkan Naya dan Aldrich saja juga mengagumi begitupun dengan Kenand yang bersorak heboh sedangkan Kenzo hanya menatap semua datar dan dingin seperti biasanya.
Sumber:Internet