. Mereka berlima sedang berada disebuah supermarket besar,semua mata memandang kearah mereka seolah mereka adalah sebuah keluarga yang sempurna suami yang tampan,istri yang cantik dan tentunya ketiga anak kembar yang benar-benar sangat tampan dan begitu persis dengan sang Ayah.
Kenand dan Kenzi terlihat bersemangat seperti biasanya beda dengan Kenzo yang tentunya terlihat sangat pendiam dengan wajah datar tidak tersentuhnya.
Mereka membeli banyak kebutuhan seperti sayur,daging,susu dan buah-buahan.
"Kenzo ingin beli apa?"tanya Alexa dengan lembut.
"Aku ingin pulang.
"jawab Kenzo dengan datarnya.
"Aunty Alexa tidak perlu bertanya pada kak Kenzo ia ingin beli apa karena kak Kenzo pasti ingin pulang lalu tidur.
"Kenzi menyahuti Alexa dan Alexa hanya tersenyum tipis.
"Aku ingin susu rasa pisang itu,pah.
" tunjuk Kenand disebuah rak aneka segera mengambilkan tiga kotak untuk Kenand.
"Terimakasih papa.
"Tapi tak lama suara Kenzo yang memanggil seseorang dengan sebutan Ibu membuat seorang Aldrich menegang kaku dan Alexa yang terlihat sangat penasaran ingin tahu.
"Ibu!" Kenzo berlari menghampiri Naya yang entah bagaimana bisa secara kebetulan juga berbelanja disupermarket yang sama seperti mereka.
Naya sendiri juga tidak tahu bagaimana bisa bertemu dengan Aldrich yang berjalan dengan seorang wanita cantik dengan ketiga putranya yang berbelanja bersama dan mereka benar-benar terlihat seperti visual keluarga sempurna.
Aldrich dan Alexa menghampiri Kenzo yang berlari kearah Naya diikuti oleh Kenzi dan Kenand.
Tatapan mata Naya yang awalnya terlihat senang karena dapat berjumpa dengan anaknya tiba-tiba saja tatapan mata itu berubah senduh saat ia menemukan sebuah pemandangan yang dalam sekejap mata menghancurkan sebuah kepercayaan yang telah ia bangun untuk. Aldrich.
"Ibu,aku ingin pulang bersamamu.
"Kenzo meminta sebuah permintaan yang membuat suasana begitu canggung.
Beruntung Naya adalah wanita yang baik dan sangat memahami suasana sekitar yang berubah menjadi hening karena permintaan Kenzo.
Dengan mengulas senyum lembutnya dan mengusap kepala Kenzo,ia menasehati anaknya dengan sangat lembut dan pelan yang terpenting Kenzo dapat tenang karena ia tahu jika putra sulungnya sudah merengek kecil padanya itu artinya Kenzo sedang tidak dalam suasana hati yang baik,entah karena apa?Naya juga tahu putra sulung kembarnya itu sangat tertutup dan sulit untuk mengungkapkan eskpresinya,ia akan memendam begitu lama suatu perasaannya entah sedih atau bahagia namun jika sudah tidak kuat ia pasti akan bercerita dengan Naya dan untuk saat ini yang bisa Naya lakukan adalah bicara secara perlahan dan menunggumu hingga Kenzo sendiri mengungkapkan apa isi hatinya.
"Sayang,hari ini adalah hari bersama papa Kenzo tidak boleh pulang bersama ibu bukankah besok sudah tinggal bersama dengan ibu lagi.
"Kenzo tetap memasang wajah dingin tidak tersentuhnya lalu menundukkan wajahnya.
"Tapi aku ingin pulang dengan ibu sekarang.
""Kenzo dengarkan ibu jika kamu pulang bersama ibu untuk sekarang ini lalu siapa yang akan menjaga Kenand dan Kenzi,kamu ingin adikmu bertengkar hebat karena masalah sepele tanpa ada yang memisahkan walaupun ada papa mereka berdua pasti akan tetap bertengkar beda jika ada Kenzo karena ibu yakin mereka berdua pasti tidak akan berani untuk bertengkar lagi,benar tidak ibu?" Naya mencoba untuk mengambil jalan tengah.
"Dan jika kamu ikut ibu,kamu tidak sedih melihat papa yang pasti akan merindukanmu kalian adalah tiga anak kembar papa Al yang sangat dicintai,yakin tetap mau pulang bersama ibu tidak kasihan dengan papa?"
Sumber:Internet