. 26Desember2018 Dipagi harinya Naya sudah terlihat bangun begitu pagi dan rapi dengan pakaian kerjanya bahkan ia sudah menyelesaikan masakannya untuk sarapan pagi ketiga putranya dan adiknya serta. menyiapkan bekal makanan untuk dirinya dan semua keluarganya.
"Pagi bu.
"sapa Kenand dan Kenzo kompak dan sudah sangat rapi dengan seragam sekolahnya.
"Pagi juga sayang,dimana Kenzi?.
"sapa balik Naya lembut dan menanyakan keberadaan putra kembar keduanya.
"Biasa bu,sibuk dengan alam mimpinya.
"jawab Kenzo cuek.
"Bu apa yang bisa aku bantu.
"lanjutnya lagi dan menatap Naya.
"Ya ampun Kenzi,Kenand bangunkan kak kenzi ya suruh mandi lalu kita sarapan bersama dan Kenzo bantu ibu menyiapkan bekal makanan buat Kenzo dan kedua adikmu.
"Naya membagi-bagi tugas yang diberikan untuk kedua putranya yang sangat rajin bangun pagi berbeda dengan Kenzi anak keduanya yang sangat susah bangun pagi.
"Baik bu,aku akan bangunkan kakak dengan caraku.
"Kenand terlihat begitu menyeringai dan dengan cepat masuk kedalam kamar membangunkan kakaknya.
Sedangkan Naya ia melengkungkan senyumannya saat membayangkan anak ketiganya yang membangunkan kakaknya dengan cara yang cukup sadis meski begitu Naya sadar bahwa anak ketiganya saja yang sanggup menaklukan anak keduanya yang tukang molor.
Didalam kamar si kembar,Kenand awalnya membangunkan Kenzi dengan cara yang cukup wajar memanggil namanya dan memukul pelan lengan kakaknya tapi sepertinya cara itu tidak berhasil.
"Dasar Kenzi tukang molor,bangun!.
"suara kenand yang begitu nyaring pun dapat didengar Naya dari luar tapi Kenzi tetap tidak bergerak dan malah menutup telinganya dengan bantal.
"Maafkan aku kak Kenzi.
"ucapnya dengan begitu datar tanpa sebuah ekpresi lalu dengan gerakan cepat ia menarik tubuh kakaknya dari tempat hingga jatuh ke lantai.
'Gedubrak.
' Kenzi pun akhirnya tersadar seratus persen dan meringis kesakitan sedangkan Kenand hanya menatapnya dengan datar meski dalam hati ia tertawa setan.
"Aduh,Kenand tidak bisa membangunkan kakak dengan cara yang lebih baik.
" "Sudah kubangunkan dengan lembut tapi kakak tidak juga bangun.
Ya sudah jatuh dari tempat tidur adalah jawaban yang terbaik untuk membangunkanmu Kenzi.
Sekarang cepat mandi dengan bersih jangan sampai ada kuman.
Ibu,Aunty dan Kenzo menunggumu diluar.
" Kenzi terlihat memutar bola matanya dengan malas saat mendengar rententan ucapan santai tapi menusuk milik adik kembarnya.
"Memangnya ini jam berapa sih?.
" "Jam enam lebih,Kenzi.
!" Saat mendengar jawaban adiknya,Kenzi langsung bergegas menyambar handuk dan masuk kedalam kamar mandi.
"Kau kenapa tidak bilang jika sudah jam enam?.
"Kenzi terlihat kesal dan bersuara didalam kamar mandi.
"Kakak tidak tanya.
"teriaknya santai dan segera pergi dari kamar.
Saat sampai diluar ia sudah melihat Aunty Reina yang sudah tampil dengan begitu cantik,ibunya juga rapi dan kakaknya sama seperti ibunya.
"Kenand kakak sudah dibangunkan?.
"tanya Naya lembut menatap putra bungsunya.
"Sudah ibu,sekarang ia sedang mandi dan bersiap-siap.
"jawabnya dengan lembut.
"Baiklah sekarang sarapannya tinggal tunggu Kenzi keluar dari kamar mandi.
"kedua anaknya dan adiknya terlihat menganggukan kepalanya setuju.
Beberapa menit kemudian Kenzi sudah keluar dari kamar dan juga terlihat rapi dengan seragan sekolahnya seperti kedua saudara kembarnya lalu segera duduk dekat dengan Auntynya.
"Kamu kok susah bangun sih,boys.
?"tanya Reina dan menatap keponakannya.
Sumber:Internet