. Pagi ini Naya terlihat begitu santai dan berjalan-jalan dilantai pasir putih dengan suara deburan ombak yang menenangkan dan menyapa indra pendengarannya dengan ditemani oleh Leana yang berjalan. disampingnya.
Tapi tak lama suara seseorang yang begitu dirinya kenal dengan sangat baik memanggil namanya membuat Naya menghentikan langkahnya dan menoleh belakang.
"Ibu.
"panggilnya dengan suara langkah kaki yang menghampirinya dengan diikuti oleh langkah kaki yang lainnya dan saat melihatnya Naya tahu itu Kenzo dan kedua anak kembarnya yang lainnya dan dibelakangnya ada Aldrich serta Alexa. yang terlihat begitu terkejut melihat kehadirannya.
Tapi senyum hangat Aldrich saat melihat ada Naya ditempat yang sama dengannya benar-benar membuat Alexa terkejut karena selama bersamanya Aldrich sama sekali tidak tersenyum dengan hangat dan tulus karena senyum yang ditunjukkan untuknya hanyalah senyum palsu yang dipaksakan dan Alexa tidak menyukai hal itu.
Kenzo langsung memeluk ibunya dengan erat diikuti oleh Kenand dan Kenzi.
"Ibu,aku merindukanmu aku senang melihat ibu disini.
"Kenzo memeluk begitu erat seakan takut kehilangan ibunya.
"Kenapa ibu bisa ada disini,ibu juga akan berlibur disini bersama kita dan juga tante cantik?"tanya Kenzi dengan semangat dan mengedipkan matanya menatap Leana yang terlihat tersipu malu sungguh anak keduanya itu benar-benar ingin menjadi pemain. wanita.
"Aku sangat senang ibu disini jadi kita bisa berlibur bersama.
" Kenand benar-benar terlihat bahagia.
Naya tersenyum hangat dan mengusap pelan pipi gembil Kenand.
"Ibu juga tidak menyangkah akan bertemu kalian disini tapi ibu disini untuk bekerja dan menemani tante Leana dan sekarang waktunya Kenand,Kenzo dan Kenzi bersenang-senang dengan papa dan aunty Alexa tapi jika perlu ibu kalian bisa menghampiri ibu.
"Jawaban Naya membuat anaknya menunduk sedih tapi mengangguk mengerti.
"Apa yang akan kalian lakukan hari ini?"tanya Naya pada ketiga buah hatinya tidak mempedulikan tatapan Aldrich yang menatapnya begitu intens dan Alexa yang menatapnya dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.
"Bermain dipantai.
"jawab Kenzi dengan tersenyum.
"Baiklah kalian harus segera bermain,ibu juga harus menemani tante cantik membeli sesuatu.
"ucap Naya mencari alasan agar anaknya pergi bermain dengan papanya dan Alexa,menikmati waktu liburan mereka.
Meninggalkan dirinya dengan perasaan yang entah sangat sulit untuk diartikan sedih namun ia harus melakukannya.
"Tolong jaga anakku.
"pesan Naya dengan menatap Aldrich datar lalu berpamitan pada anaknya untuk meninggalkan pantai diikuti Leana dari belakang yang sedari tadi diam dengan melihat situasi yang telah terjadi.
Sedangkan Aldrich menatap kepergian Naya dengan senduh dan itu semua tak luput dari pandangan Alexa.
Kenapa Naya memilih pergi alasannya karena dirinya tidak kuat untuk melihat anak-anaknya bermain dengan papanya namun ibunya bukan dirinya itu sungguh membuat perasaannya sakit dan tidak rela dan daripada Naya termakan. emosinya yang berlebihan Naya memutuskan untuk yang pergi asalkan dia bisa melihat buah hatinya tersenyum itu sudah cukup baginya.
"Naya,kau tidak apa-apa?"tanya Leana dengan menepuk pundak Naya.
Naya menarik nafasnya dalam-dalam hingga menganggukkan kepalanya.
"Iya aku baik-baik saja.
""Ayo kita cari makan,sarapan dulu.
Aku lapar.
"ajak Leana untuk mengubah suasana hati Naya yang kacau.
Tapi sungguh itu semua memanglah tujuannya,Leana tahu Naya tidak akan sanggup untuk melihat anaknya bersama dengan Aldrich dan Alexa tapi dirinya masih membohongi dirinya sendiri dengan menyakinkan bahwa dirinya akan baik-baik saja.
Sumber:Internet