. Selesai makan mereka berlima segera menuju pantai untuk bermain membuat istana pasir bersama.
"Kenand kamu yakin mau membuat istana pasir lihat pasir itu banyak kumannya loh.
"Kenzi seperti biasa akan menakuti-nakuti adiknya dan membuat Kenand begitu memperhatikan dengan intens pasir pantai tempat dirinya berdiri sekarang.
"Tidak ada Ken,Kenzi hanya ingin menaku kita membuat istana pasirnya.
"ucap Kenzo dengan ekspresi datarnya dan mulai bermain pasir pantai.
"Baiklah,bagaimana jika kita berlomba siapa yang membuat istana pasir paling bagus papa akan memberikan hadiah untuk sang pemenang,bagaimana kalian setuju?"ucap Aldrich dengan idenya dan membuat ketiga anaknya berbinar saat mendengar kata hadiah.
"Setuju tapi apa hadiahnya pah?"tanya Kenand dengan wajah penuh semangat dan penasaran.
"Itu rahasia,papa sudah menyiapkannya untuk kalian.
"jawab Aldrich dengan tersenyum tipis dan membuat Kenand tidak puas akan jawaban papanya.
"Papa tidak asyik.
"ucapnya dengan cemberut lucu karena Kenand tidak diberitahu oleh papanya.
"Rahasia harus tetap menjadi rahasia sayang karena nanti tidak akan menjadi kejutan yang indah dan jika Kenand menang papa akan memberitahunya.
"ucap Aldrich dengan tertawa kecil.
"Baiklah.
"ucap Kenand dengan tersenyum dan setuju dengan ucapan papanya.
"Ibu dan papa juga harus ikut dan melawan kami bertiga.
" ucap Kenzi dengan idenya dan mengajak ayah dan ibunya untuk bermain.
"Baiklah tapi papa dan ibu satu tim ya.
"ucap Aldrich yang setuju dengan usul anaknya dan diangguki oleh ketiga buah hatinya.
"Saatnya pertandingan dimulai.
"lalu ketiga anaknya segera mencari tempat dengan membawa peralatan membuat istana pasir seperti sekop,timbah dan lain sebagainya yang biasanya digunakan untuk membuat istana pasir.
Triple sudah memulai membuat istana pasirnya dengan penuh konsentrasinya sedangkan Naya dan Aldrich mereka bingung harus membuatnya seperti apa.
Tapi dengan ide kreatifnya mereka mencoba mencetak pasir dalam wadah dan menumpuknya begitu saja hingga mereka berdua berhasil membuat istana pasir.
Beberapa menit berkutat dengan pasir pantai akhirnya mereka selesai juga tapi buatan Naya dan Aldrich benar-benar tak begitu indah membuat mereka berdua tertawa menertawakan hasil karya mereka yang bentuknya tidak beraturan sedangkan istana pasir buatan ketiga anak kembarnya benar-benar bagus terlebih milik Kenzo.
"Sepertinya milik papa dan ibu tidak bisa dinobatkan sebagai pemenang lihat bentuknya aneh.
"celetuk Kenzi dengan tertawa kecil.
Sedangkan Aldrich ia hanya tertawa dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal dan Naya tersenyum malu dan miris.
"Baiklah ibu dan papa mengaku kalah jadi papa cepat tunjuk dan nilai siapa yang pantas diantara ketiga buah hati kita untuk menjadi pemenangnya.
"ucap Naya dengan lembut dan penuh kegembiraan seolah mereka menjadi keluarga yang sempurna.
Lalu menatap Aldrich dan membuat pria itu terpukau saat Naya memanggilnya dengan sebutan papa ia seperti benar-benar seorang kepala keluarga diantara keluarga kecilnya.
"Baiklah,aku akan melihatnya siapa yang pantas menjadi pemenangnya.
"ucap Aldrich dan melihat semua istana pasir buatan milik anaknya,triple terlihat harap-harap cemas menunggu pengumuman papanya.
"Istana pasir buatan anak papa semuanya bagus jadi papa tidak bisa mengatakan siapa pemenangnya jadi papa akan bertanya kepada kalian bertiga diantara saudara kalian buatan siapa yang paling bagus dan itu harus jujur.
"ucap Aldrich dengan melempar sebuah pertanyaan pada ketiga putranya.
"Dimulai dari Kenzi.
"
Sumber:Internet