. Pagi ini Naya datang begitu awal untuk menghindari banyak pasang mata yang selalu menatapnya dengan berbagai pandangan yang buruk dan saat Naya masuk ke dalam ruangannya pagi ini terlihat Aldrich. pria tampan itu belum datang mungkin karena terlalu pagi.
Lalu Naya segera duduk melakukan pekerjaannya tak lama Aldrich datang bersama Alexa dan Naya mencoba untuk menghiraukan dengan fokus pada pekerjaannya.
"Al,nanti malam kau harus menemaniku untuk datang di undangan mr.
Rey kau masih ingat dia bukan salah satu teman kita saat di Amerika dia datang kesini untuk acara ulang tahun pernikahannya dan kita di undang berdua.
"ucap Alexa dengan lembut dan manja sedikit melirik Naya untuk melihat ekspresinya tapi yang ia dapatkan hanya ekspresi Naya yang datar dan tidak peduli.
"Iya aku akan datang.
" jawab Aldrich singkat.
"Datang denganku,janji.
"ucap Alexa manja dan Aldrich menganggukkan kepalanya pelan.
"Terimakasih honey.
"lanjutnya dengan mencium pipi Aldrich mesra dan Naya mencoba untuk kuat mengabaikan rasa sakit yang ia rasakan karena Naya sudah mengambil keputusaan bahwa ia yang akan mundur ia akan membiarkan mereka berdua bahagia.
Sedangkan Aldrich ia sungguh merasa sangat bersalah ia juga tidak tahu mengapa Alexa bisa datang sangat pagi di kantornya hanya untuk menyampaikan hal itu bahkan ia juga ingin selalu menempel dengan Aldrich membuat Aldrich tidak nyaman. tapi ia tidak bisa mengusir Alexa.
"Oh ya satu lagi honey makan siang denganku,aku akan datang untuk menjemputmu.
"ucap Alexa dengan nada posesifnya dan membuat Aldrich sedikit aneh dengan sikap Alexa yang berubah berlebihan baru setelah itu Alexa pergi dari ruangannya.
Naya benar-benar tidak menatap keduanya ia lebih memilih menyibukkan dirinya dengan tumpukan filenya dan Aldrich menghelah nafas lelahnya.
Dan saat di jam makan siang ini terlihat Naya yang mendekati Aldrich mengingatkan Aldrich untuk berhenti bekerja karena jam makan siang dan ia juga mengajukkan sebuah pertanyaan yang kemarin lalu ingin sekali ia tanyakan tapi sayangnya lupa dan membuat Aldrich mengalihkan perhatiannya dengan menatap Naya.
"Kenapa kau memposting foto kita saat berlibur di pantai?"tanya Naya dengan wajah datar.
"Aku menyukainya karena fotonya bagus.
"jawab Aldrich santai dan tidak mengatakan jika anaknya yang memposting foto itu "Kenapa,apa kau tidak menyukainya maaf Nay aku tidak bisa menghapusnya karena aku menyukainya.
"Alasan dibalik mengapa ia tidak ingin menghapusnya karena anaknya akan sedih jika ia menghapus foto itu dan jujur saja ia memang suka dengan fotonya jadi ia tidak akan menghapus fotonya seandainya Naya tidak menyukainya dan meminta untuk dihapus.
" apa-apa tapi kau yakin tidak mau menghapusnya kau tidak peduli dengan semua omongan seluruh pegawaimu yang membicarakan kita berdua terlebih kau telah memiliki kekasih.
"ucap Naya mengingatkan Aldrich.
"Apa kau pernah tahu aku peduli dengan ucapan orang lain?"tanya balik Aldrich.
"Jangan dengarkan mereka.
""Iya kau tidak pernah peduli dengan apapun.
"ucap Naya dengan dingin lalu tak lama ponselnya berbunyi dan Naya segera merubah ekspresinya dengan tersenyum begitu bahagia.
"Hallo,ada apa?"tanya Naya dengan nada lembutnya.
"....""Makan siang bersama,iya aku bisa tapi jemput aku.
"ucap Naya dengan senyumnya yang mengembang.
"....""Kau saja yang tentukan tempatnya,aku akan mengikutimu lagipula pilihanmu selalu tepat tidak pernah mengecewakan aku.
"ucap Naya dengan seolah menyindir Aldrich yang menatapnya dengan begitu penasaran serta bertanya-tanya siapa seseorang yang menelpon Naya yang bahkan sanggup membuat Naya begitu bahagia.
Sumber:Internet