. Di malam harinya terlihat Aldrich yang mendatangi sebuah club malam dan memesan banyak minuman beralkohol kali ini ia melanggar pemikirannya agar tidak memasuki club tapi sungguh hari ini ia tidak. bisa menahan dirinya.
"Wow....cepat sekali kau datang kesini tidak biasanya kawan.
" ucap Delwyn kagum.
"Gila,kau bersenang-senang tidak pakai wanita itu pasti lebih menyenangkan?"ucap Revan dengan tertawa melihat kondisi temannya yang memperhatinkan.
Pakaian kantor yang masih melekat di tubuhnya dan terlihat begitu berantakan dasi yang sudah ia lepas serta kancing yang ia buka dua,wajah yang terlihat kusut dan aroma alkohol yang begitu menyengat.
"Jangan bawa wanita kesini!"peringat Aldrich dengan nada dinginnya yang menakutkan.
"Santai,aku hanya bercanda kau kenapa?"ucap Revan menenangkan sahabatnya itu yang terlihat begitu kacau.
"Dia memiliki masalah dengan Naya.
"ucap Reynand dengan datar dan menuangkan alkohol di gelasnya lalu meminumnya dengan sangat santai dan Aldrich langsung menatap wajahnya.
"Darimana kau tahu aku seperti ini karena Naya?"tanyanya Aldrich pada Reynand.
"Tentu saja hanya Naya wanita yang bisa membuat hidup seorang Aldrich Harrison berantakan.
"ucap Reynand dengan tersenyum miring.
"Memang kenapa dengan Naya?"tanya Delwyn penasaran.
" Apa karena Naya memutuskan mengakhir hubungan kalian Al jangan lemah,bangkit kami semua mendukungmu kau bisa merebut hatinya kembali.
"lanjut.
"Ini bukan tentang keputusan Naya tapi ini pasti karena Naya yang memiliki pria lain dalam hidupnya,bukan?"ucap Revan dengan menyeringai.
"Darimana kau tahu?"tanya Aldrich datar dan terus minum tapi alkohol itu tidak dapat dengan mudah membuatnya mabuk bahkan ia masih sangat sadar untuk mendengarkan semua temannya berbicara tentang Naya.
"Kemarin aku melihatnya sedang makan malam romantis di sebuah restoran Prancis yang terkenal mewah serta mahal dan jika ingin makan disana kau harus membuat reservasi dulu.
"jawab Revan memberitahu temannya.
"Awalnya aku ingin menyapanya karena aku kira pria itu dirimu tapi ternyata bukan.
"lanjutnya dan Aldrich mengepalkan tangannya begitu kuat.
"Dan aku mendapatkan foto Naya tapi sayang aku tidak mendapatkan foto prianya.
"Revan mengeluarkan handphonenya dan memperlihatkan Naya yang sangat cantik dalam balutan gaun berwarna biru.
"Dan malam itu ia sangat cantik.
"lanjut Revan mengagumi.
Aldrich terlihat begitu intens melihat foto Naya yang diambil secara diam-diam oleh Revan harus Aldrich akui Naya sangat cantik dalam balutan gaun warna birunya,senyumnya juga sangat menawan tapi saat ia melihat punggung seorang pria, itu membuatnya sangat ke mengembalikan ponsel itu pada Revan.
"Kenapa Naya berubah,memakai gaun bukanlah gayanya tapi dia terlihat sangat cantik.
"batinnya.
"Oh ya aku juga baru ingat kemarin lalu aku juga melihat Naya makan siang dengan seorang pria,ia terlihat begitu menyanyangi Naya.
Kau sepertinya kalah telak Al karena kurasa dia benar-benar pria yang sangat romantis dalam memperlakukan pasangannya dan kau tidak pernah memperlakukan Naya dengan begitu romantis,pantas saja Naya meninggalkanmu.
"ucap Delwyn memberitahu hal yang sama akan Naya yang memiliki pasangan baru dan di akhir kalimat ia mengejak temannya itu.
"Sialan kau.
"ucap Aldrich menanggapi ucapan Delwyn.
"Iya aku juga terkejut saat aku tidak sengaja bertemu dengan Naya dan prianya saat di mall dan Reina mengatakan bahwa pria itu sangat baik pada kakaknya dan sangat menyanyangi kakaknya.
" ucap Reynand dan juga ikut buka suara bahkan Reynand menambahi informasinya dari Reina jika pria itu benar-benar sangat menyanyanginya.
Sumber:Internet