. Dipagi harinya Aldrich datang ke kantor dengan suasana hati yang kurang bagus apalagi dengan perkelahiannya kemarin malam tapi saat Naya mengajaknya untuk berbicara dengan mengulas senyum hangatnya. membuat perasaan Aldrich kembali membaik.
"Apakah kau sudah sarapan pagi membawa roti panggang mau tidak.
"Naya menawari Aldrich dengan hangat setelah kemarin malam ia mengingat betul bagaimana Aldrich marah dan mengamuk.
"Kau memberikannya untukku?"tanya Aldrich dengan raut terkejutnya tidak biasanya Naya mau perhatian lagi dengannya dan Naya menganggukkan kepalanya pelan dengan tersenyum tipis.
"Terima kasih.
"ucapnya dan memakan roti panggang dengan selai coklat itu.
"Kenapa kau memukul pria itu?" tanya Naya dengan hati-hati bertanya tentang peristiwa perkelahian kemarin malam.
"Pria itu pantas mendapatkannya,mulutnya kurang ajar berani sekali dia menghina ibu dari anakku dan juga meragukan status anakku,aku sangat tidak terima.
"ucap Aldrich dengan kesal sambil memakan roti panggangnya.
"Kenapa,apa kau tidak menyukainya jika aku memukul dia?""Lalu apa kau terluka?"Naya justru bertanya bukannya menjawab pertanyaan Aldrich.
Pertanyaan Naya membuat Aldrich mengulas senyumnya.
" Apa kau khawatir denganku?"tanyanya dan Naya menganguk pelan.
"Aku tidak apa-apa,siapapun boleh menghinaku tapi tidak dengan kau dan putraku.
"ucap Aldrich dengan serius.
"Dan terima kasih sudah mengkhawatirkanku.
"Itulah percakapan singkat mereka yang sanggup membuat suasana hati Aldrich membaik sebelum akhirnya berubah memburuk di jam makan siang karena Naya pergi dari kantor dengan Mike yang selalu menjemputnya dan Alexa yang selalu datang untuk mengajaknya makan siang sebenarnya cukup adil bukan tapi entah mengapa hatinya menolak itu semua.
Di esok harinya pada pagi hari Aldrich pulang ke rumah orang tuanya untuk melihat anaknya dan menenangkan hatinya sebelum dia berangkat ke kantor tapi sayang kata mommynya triple kesayangannya sudah pulang ke rumah ibunya dan baru saja. dijemput,triple pulang karena rindu dengan rumah ibunya yang sederhana serta hangat dan tentu saja merindukan auntynya.
Dan membuat Aldrich segera meluncur kesana tapi saat tiba disana hari Aldrich seketika itu juga kembali suram seperti hari-hari kemarin saat ia melihat mobil Mike terpakir rapi di halaman rumah Naya.
Tak lama Aldrich melihat ketiga anaknya,Naya dan Mike keluar dari rumah lalu masuk ke dalam mobil sepertinya mereka ingin pergi ke suatu tempat,dari belakang Aldrich mengikutinya secara diam-diam.
Ternyata Mike membawa anaknya serta Naya di sebuah taman hiburan dan Aldrich juga ikut masuk ke dalam dengan melepas jas,dasi dan sepatu pantofelnya dia lebih menggunakan kemeja hitam yang dia keluarkan dan memakai sepatu sneakers warna putihnya yang selalu ada di mobilnya.
Aldrich diam-diam mengikuti mereka yang berkeliling taman hiburan,mencoba satu persatu permainan dan melihat semua bagaimana perhatian Mike yang seperti seorang ayah dan mencoba menggantikan posisinya apalagi Naya bisa tersenyum dengan lepas beda saat bersama dengannya.
Sakit dan cemburu tentu saja tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa karena semua juga salahnya bukan salah Naya,dia terlalu bodoh dan suka membiarkan masalahnya dengan Naya berlarut-larut.
Karena tidak kuat menahan rasa cemburunya Aldrich memutuskan untuk keluar dari taman bermain dengan hati terluka setelah sedari tadi mengikuti mereka berkeliling.
"Uncle Mike bisa berhenti sebentar aku lelah dan haus.
" ucap Kenand dengan wajah kelelahannya.
"Baiklah,ayo kita cari tempat duduk.
"ucap Mike dengan menggandeng tangan Kenand dan diikuti Naya serta kedua saudara kembarnya yang lain dari belakang.
Sumber:Internet