. Sedangkan diposisi Aldrich terlihat dia yang menyetir mobilnya dengan begitu serius dan wajah dingin menakutkannya yang bahkan sampai membuat suasana menjadi tidak nyaman dan Naya yang meringis. sakit karena pergelangan tangannya yang dicekal erat hingga memerah.
"Kenapa kau melakukan hal ini,kau menyakitiku Al?"tanya Naya pelan dan membuka suara.
Tapi Aldrich tidak menjawab pertanyaannya dan justru berhenti di sebuah apotik.
"Tunggu disini.
"ucapnya lalu keluar dari mobil.
Tak lama dia kembali dengan membawa sebuah obat lalu menggenggam pergelangan tangan Naya yang memerah dan mengoleskan sebuah salep pereda rasa sakit dan membuat Naya tertegun dengan pikiran penuhnya.
"Maaf aku telah menyakitimu.
"ucapnya penuh dengan rasa penyesalan dan terus mengobati luka memar di pergelangan Naya.
"Kenapa kau melakukannya?"tanya Naya pelan.
"Aku tidak bisa menerima keputusanmu,hatiku tidak rela saat kau bersama Mike dan Mike mencoba menggantikan posisiku,aku tidak menyukainya.
"jawab Aldrich jujur dengan penuh wajah tidak suka serta serius.
"Tapi sudah aku katakan bukan aku menyerah dalam hubungan ini Al,kau sudah memiliki Alexa dan juga kau memili"Kapan aku memilihnya sama sekali belum buka suara siapa yang aku pilih diantara kalian berdua.
"tanya Aldrich balik.
"Tanpa kau menjawabnya semua pasti sudah tahu jawabanmu yang akan memilih Alexa,aku hanyalah orang dari masa lalumu Al dan kita hanya tidak sengaja terikat dengan suatu hubungan bernama orang tua,mengertilah dan lepaskan aku untuk bahagia bersama orang lain,aku juga ingin bahagia sepertimu.
"ucap Naya dengan pilu dan lelah menghadapi sikap Aldrich yang membingungkannya.
"Kau salah aku sama sekali tidak memilih Alexa dan aku tidak bahagia seperti pemikiranmu banyak dilema yang memasuki hatiku hingga saat Mike datang aku sadar pada pilihanku katakan mungkin aku terlambat tapi sungguh kebahagiaku adalah dirimu.
"ucap Aldrich dengan lembut dan jujur dan membuat Naya terkejut serta tidak menyangkah.
"Jangan memberiku harapan dan kepercayaan lagi Al hingga pada akhirnya kau patahkan seperti waktu lalu sungguh aku lelah dengan semua kebohonganmu.
"ucap Naya lemah dengan wajah tidak percayanya.
"Aku tahu kau mungkin tidak akan percaya dengan ucapanku tapi beri aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikannya jika aku gagal,aku janji akan pergi dan tidak menganggumu dan kau bebas memilih siapapun untuk menjadi teman hidupmu.
"ucap Aldrich dengan sangat serius tanpa ada keraguan.
"Bagaimana dengan Alexa,apa kau tidak ingin memikirkan perasaannya?"tanya Naya pelan dan masih memikirkan perasaan orang lain.
"Lupakan Alexa kali ini kita berbicara tentang aku dan kau jangan membawa orang lain dalam pembicaraan kita.
"ucap Aldrich dengan wajah seriusnya.
"Tapi bagaimana pun Alexa adalah seseorang yang telah hadir dan menemanimu Al saat kau sudah tidak bersamaku lagi,kau tetap harus memikirkannya.
"ucap Naya dengan menunduk dan menyembunyikan kesedihannya.
"Alexa,aku akan mengurusnya jangan pikirkan dia tapi tolong berikan aku sedikit kepercayaanmu untuk membuktikan usahaku mendapatkanmu lagi kali ini.
" ucap Aldrich sengan lembut dan serius membuat Naya menatap matanya berusaha mencoba mencari sebuah kebo yang dia dapatkan hanyalah sebuah kejujuran dan keseriusannya.
"Entahlah Al,aku tidak tahu.
" ucap Naya pelan dan kembali menunduk dia takut jika ia memberi Aldrich kepercayaannya dengan mudah seperti waktu lalu dia takut akan kecewa pada akhirnya.
"Tidak apa aku mengerti dan ayo kita makan siang.
"ucap Aldrich dengan mengulas senyum hangatnya dan semakin membuat Naya bingung dengan semua sikap Aldrich.
Sumber:Internet