. Malam ini acara pagelarannya di buka selama tiga hari penuh Kenzo berlatih dengan sungguh-sungguh memainkan gitarnya,beruntung sudah dari lama Kenzo mempelajari cara bermain memainkan alat musik yang lainnya,tidak hanya drum ditambah dengan otak jeniusnya yang dapat mempelajari hal baru dengan sangat cepat.
Kenzo sudah berpenampilan sangat tampan dan menarik dengan pakaian modisnya khas anak muda.
Bella,Naya dan Kenand akan tetap ada di rumah sakit sedangkan Kenzo,Aldrich dan Zander siap untuk pergi.
"Anak ibu sangat tampan.
"puji Naya dengan mata penuh kekaguman dan membuat Kenzo malu.
"Jika papanya bagaimana,Nay?" bisik Aldrich pelan dengan menggoda karena posisinya dia berdiri di samping Naya.
Naya menatap dirinya dan mengatakan hal yang sangat jujur dan membuat Aldrich mengembangkan senyumnya.
"Kau juga tampan.
"Lalu mereka melihat Kenzo yang mendekati Kenzi.
"Kau harus segera bangun,aku sudah menjadi dirimu jika kau tidak mau bangun aku akan menghajarmu!"Setelah itu Kenzo berlari keluar diikuti Zander sedangkan Kenand dia mengatakan akan menjaga Kenzi.
"Aku berangkat dulu Nay.
"pamit Aldrich.
"Hati-hati.
"ucapnya singkat dengan tersenyum mereka segera pergi dari rumah sakit.
Di acara pageleran fashion Kenzo mulai mempersiapkan dirinya dengan sangat baik dengan menenteng gitar berwarna putih.
Dia berdiri di panggung pembukaan dan berbicara singkat menggunakan bahasa Inggris menyambut kedatangan para tamu undangan dan mulai memetik gitar dan bernyanyi.
Penampilannya sangat membius para tamu undangannya setelah tiga menit memainkan gitar dan bernyanyi,ditunjang dengan aura kharismatik dan wajah dinginnya yang berbeda dari Kenzi sungguh benar-benar membuat semua orang terpana.
Selesai bermain gitar Kenzo melakukan sesi berjalan di catwalk dan mulai ikut peragaan busananya dengan begitu menawan bersama para model anak-anak yang lainnya.
Di tempat lain terlihat seorang pria yang tercengang dan tidak menyangkah melihat Kenzo yang dia kira Kenzi masih baik-baik saja,padahal satu bulan lalu dilihat dari performa kerja Aldrich yang menurun dia kira anak kecil itu sudah meninggal walaupun sama sekali tidak ada kabar mengenai hal itu karena sejak kecelakaan itu keluarga. Harrison sangatlah terturup hingga wartawan sulit mencari berita terbaru tapi ternyata pemikirannya salah.
Aldrich duduk di sebelah Fredinan Barayev dengan menyeringai dia sudah menduga pria licik itu pasti juga akan hadir di acara pegelaran fashion karena yang Aldrich tahu pria itu sangat suka dengan fashion.
Meski Aldrich sangat ingin memukulnya tapi Aldrich tetap berusaha menguasai dirinya karena ini acara besar sahabat ibunya.
"Bagaimana penampilan anakku?"tanya Aldrich dengan seringai dan nada dingin yang sangat tidak bersahabat.
"Dia sangat menakjubkan.
"ucap Fredinan dengan gugup tapi berusaha untuk mengendalikan agar suaranya tenang.
"Bukannya,aku dengar anak dan ibumu masuk ke dalam rumah sakit karena aku kecelakaan,aku sangat terkejut dan prihatin dengan peristiwa itu Mr.
Aldrich tapi aku sangat bersyukur jika ibunya sudah sehat begitupun juga anakmu.
"Ucapan Fredison membuat Aldrich mengepalkan tangannya dan mengetatkan rahangnya kuat apalagi melihat wajah pura-pura Fredinan yang anaknya saat ini mengalami koma karena ulahnya.
"Terima kasih untuk rasa prihatinmu Mr.
Fredinan tapi beruntung anakku baik-baik saja bukan dan dapat menampilkan pertunjukannya yang memukau.
" ucap Aldrich dengan mengendalikan emosnya dengan memasang wajah datarnya.
"Dan beruntungnya lagi aku tidak memiliki satu Kenzi,karena aku memiliki tiga seorang Kenzi.
"bisiknya.
Sumber:Internet