. Pagi ini setelah pertemuan yang menegangkan terlihat Naya yang kembali menemani Kenzi lagi dengan sendirian karena Bella dan Zander mengurus beberapa berkas untuk diserahkan ke polisi,kedua anak kembarnya yang lainnya Kenzo dan Kenand sedang sekolah lalu Aldrich bekerja.
"Semua sudah selesai sayang,jadi ayo cepat bangun.
"ucap Naya dengan lembut dan mengusap lembut tangan Kenzi.
Pintu ruangan rawat inap Kenzi dibuka dan memperlihatkan Leana yang masuk dengan membawa bunga mawar putih.
"Hai,Kenzi sayang aunty da kabarmu?"Leana mengajak Kenzi berbicara dengan lembut.
"Baik,aunty Leana.
"jawab Naya dengan suara senduhnya.
"Kau harus kuat Naya,Kenzi akan baik-baik saja.
"ucap Leana dengan tersenyum dan mengusap lembut pundak Naya dan Naya mengangguk pelan.
"Sudah sarapan? Aku membawa makanan,ayo kita makan bersama.
"ucap Leana mengajak Naya untuk makan.
"Aku tidak lapar Lea.
"ucap Naya lemah dan menatap Kenzi.
"Jangan seperti ini,ayo makan.
Apa perlu aku memanggilkan Aldrich atau Mike agar kau makan di sini?"ancam Leana yang gemas dengan sikap Naya.
"Jangan Aldrich sangat sibuk hari ini dan Kak Mike aku mohon jangan ganggu dia,dia harus melakukan sesuatu yang penting dan aku yakin kau tahu apa itu.
"larang Naya dan langsung duduk di sofa dengan Leana yang membuka wadah makanan dan langsung memberikan kepada Naya.
"Makanlah dan iya aku tahu aku tidak akan mengganggu kakak Mikemu itu.
"ucap Leana dengan senyum jahilnya.
Lalu mereka makan pagi bersama setelah itu Leana pamit pergi karena kantornya membutuhkan dirinya.
Setelah kepergian Leana,Naya kembali sendirian lalu tak lama pintu ruangan Kenzi dibuka secara perlahan hingga terlihat seorang wanita dan gadis cantik yang sangat Naya kenal serta dibenci anaknya,Nayla.
"Hallo Aunty Naya,aku ke sini ingin menjenguk Kenzi.
"ucap Nayla dengan lembut.
"Hallo juga Nayla,Kenzi pasti suka dijenguk olehmu.
"ucap Naya dengan lembut serta tersenyum hangat.
Lalu ibu Nayla memberikan sekeranjang buah dan bertanya bagaimana kondisi terkini Kenzi kedua wanita itu berbicara meninggalkan Nayla yang berbicara dengan Kenzi yang masih terlelap.
"Hai Kenzi,kau pasti tidak suka jika aku di sini tapi ayo bangun kakakmu Kenzo sangat merindukanmu,kau tahu dia bahkan rela menjadi dirimu.
Apa kau masih ingin tetap terlelap? Tidak ingin mengejarku untuk mendapatkan banyak kemenangan di kompetisi dance.
"ucap Nayla dengan lembut.
Lalu Nayla terlihat mengeluarkan sebuah kotak kecil dari kantongnya dan menaruhnya di genggaman tangan Kenzi.
"Cepat bangun,semoga kau suka hadiahku.
"Lalu setelah itu Nayla menatap ibunya jika dia sudah berbicara dengan Kenzi dan mereka berpamitan pergi hingga Naya sendirian lagi menjaga Kenzi.
Di malam harinya Aldrich,Naya dan kedua anaknya berkumpul untuk menjaga Kenzi.
"Nak,ini sudah satu bulan lebih orang yang membuatmu celaka juga sudah ditangkap,apa kamu masih tetap tidak bangun? Ibu di sini menunggumu,kamu tidak kasihan dengan ibu,papa dan kedua saudaramu?"ucap Naya dengan menahan tangisnya dan mengusap pelan punggung telapak tangan Kenzi dengan lembut.
"Jagoan papa,ayo bangun kamu sudah janji dengan ibu jika kamu akan sehat bukankah papa mengajarimu untuk selalu menepati janji.
Jangan buat papa dan ibu khawatir nak,jangan ibu sedih juga.
"ucap Aldrich dengan lembut dan mengecup kening putranya tanpa terasa air matanya menetes membayangkan,bayangan buruk mengenai kondisi putranya apalagi dokter sudah memberikan prediksinya yang membuat harapannya sangat menipis.
Sumber:Internet