. Malam ini Aldrich mengajak Alexa mendatangi sebuah restoran dengan nuansa romantis banyak sekali pasangan yang menghabiskan waktu makan malamnya bersama di restoran itu.
"Apa yang ingin kau katakan Al?"tanya Alexa tanpa basa-basi.
"Makanlah,selagi hangat.
"ucap Aldrich dengan lembut dan mengabaikan pertanyaan Alexa.
Mau tidak mau membuat Alexa memakan spagetinya dengan tidak berselera dia mengerti di mana arah pembicaraan Aldrich akan berlabuh.
"Katakanlah Al,apa tujuanmu mengajakmu makan malam bersama karena ini tidak seperti biasanya.
"ucap Alexa dengan nada pelan dan sedihnya.
"Baiklah jika kau sangat ingin tahu apa yang ingin kukatakan,tunggu di sini.
"ucap Aldrich dengan pelan lalu pergi keluar dari restoran,Alexa dibuat kebingungan dengan sikapnya.
Lalu tak lama dia kembali dan membawa baket bunga yang berisi mawar dan lilly yang berwarna putih serta beberapa tangkai mawar berwarna merah muda.
"Untukmu.
"Aldrich memberikan baket bunga itu dan Alexa sangat tahu apa artinya itu.
"Mawar putih,merah muda serta lilly adalah makna cinta yang suci penuh kelembutan tapi itu juga bisa berubah arti menjadi sebuah kata maaf.
"Alexa mendengarnya dan terlihat air mata mulai menggenang dikelopak matanya yang cantik.
"Begitupun dengan diriku,aku ingin minta maaf denganmu,maaf aku telah melukai dan mempermainkan juga tidak tahu jika takdir bisa menjungkir balikkan perasaan serta kehidupanku seperti ini Lexa,aku tahu ini sangat menyakitkan dan terkesan tidak adil untukmu tapi hatiku tidak bisa menahanmu lagi dan ingin melepasmu aku tidak ingin membelenggumu dengan cintaku yang menyakitkan,maafkan aku sepertinya kita harus berpisah.
"Akhirnya Aldrich berhasil mengungkapkan kata pisah yang selama ini sangat sulit untuk diungkapkan yang nyatanya berhasil menyakiti Alexa dan membuat wanita itu menangis pelan.
"Hik yang kurang dariku Al hingga kau memutuskanku dan ingin kembali pada Naya? Aku selama ini selalu menemanimu dan membiarkan kau berulah dengan banyak wanita di luar sana apa aku sangat kurang padamu,jelaskan di mana letak kekuranganku.
"uap Alexa dengan penuh emosi dan rasa sedih.
Memang benar sejak menjalin hubungan dengannya,Aldrich tetaplah Aldrich yang dapat mengencani banyak wanita sesuka hatinya tapi Alexa memakluminya karena dia berpikir Aldrich selamanya akan menjadi miliknya tapi ternyata apa yang dia pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan. waktu yang menghantamnya.
Aldrich menggenggam tangan Alexa untuk menenangkannya lalu menghapus air matanya.
"Kau tidak pernah kurang dalam hal apapun yang kurang adalah aku,aku tidak yang pernah bisa menjadi pria yang baik,hanyalah seorang pria brengsek yang tidak bisa bertanggung jawab penuh dan membawa masa lalu yang belum aku selesaikan.
""Jika kau memiliki kekurangan maka Naya tidak akan semudah itu mundur dan memberikan kepercayaannya agar kau menjadi ibu triplet,anaknya.
"lanjut Aldrich dengan lembut.
"Apa kau mencintainya,hingga memutuskan untuk kembali pada Naya atau hanya sekedar bertanggung jawab melepaskan rasa sesal bersalahmu?"tanya Alexa lagi dengan sesenggukan.
"Aku kembali padanya bukan hanya untuk bertanggung jawab dan melepaskan rasa bersalahku padanya tapi ini murni karena perasaanku dan ya aku mencintainya Lexa dia cinta pertamaku yang dalam setiap napasku aku tidak pernah bisa melepaskannya,maafkan aku yang egois dan jahat ini tapi perasaanku tidak pernah bisa aku bohongi dan paksakan.
"jawab Aldrihc dengan nada lemahnya sungguh dia merasa sangat bersalah pada Alexa.
Alexa mengulas senyum menyakitkannya.
"Aku sungguh benar-benar kalah darinya,kau benar dia memang wanita yang baik kejar dia Al.
"Ucapan Alexa membuat Aldrich sangat terkejut.
"Sungguh! Kau ingin aku mengejarnya?"
Sumber:Internet