. Dua minggu ini Aldrich memilih untuk lari dari kenyataan,memutuskan semua hubungan yang berhubungan dengan Naya dan sibuk dengan tumpukan lembar kerjanya yang selalu dia minta untuk dia kerjakan.
Dengan gilanya dia juga kejam sampai mengabaikan telphon anaknya padahal Kenzi baru saja sembuh dari komanya,Aldrich merasa dia seperti ayah yang buruk dan lepas dari tanggung jawab tapi bukan berarti Aldrich tidak rindu dengan tiga malaikat tampannya,Aldrich sangat merindukan mereka hanya saja Aldrich terlalu takut untuk bertemu ataupun mendengar suara Naya.
Jika Aldrich mengangkat telphon anaknya maka Aldrich juga akan mendengar suara Naya dan itu membuatnya tidak akan sanggup melupakan Naya.
Selama menjauh dia sudah sangat berusaha melupakan Naya tapi ternyata tidak berhasil justru dia semakin merindukan Naya serta senyumannya tapi seharusnya dia juga tidak boleh memiliki rasa rindu untuk seseorang yang telah menjadi milik orang lain.
Papa dan Mommnya tidak henti untuk menghubunginya tapi Aldrich selalu berusaha untuk tidak peduli dan tetap menghindari semuanya.
Sedangkan para sahabatnya dia hubungi dan memohon untuk tidak memberitahu keberadaannya pada Naya saat mereka menghubungi dan Aldrich tidak terlalu menjelaskan dengan detail mengapa dia pergi,dia hanya mengatakan ingin menenangkan diri dan tidak mau mendengar semua ucapan para sahabatnya pada akhirnya para sahabatnya memberikan waktu untuk dirinya karena Aldrich terlihat sangat kacau.
Saat ini terlihat Aldrich yang masih kacau seperti waktu lalu berada di apartemen yang berantakan penuh botol minuman beralkohol dan kertas yang berhamburan,hari ini dia sedang libur kerja dan kertas itu adalah lembar kerja yang dia buang.
Aldrich sungguh sudah tidak bisa berkonsentrasi lagi mengerjakan lembaran kerja itu yang ada dipikirannya saat ini Naya dan juga triplet dia sungguh sangat merindukan malaikat serta bidadarinya,Aldrich benar-benar merasa sangat gila saat ini.
"Aku merindukanmu Nay,triplet papa rindu kalian.
"ucap Aldrich dengan penuh rasa frustasi dan menangis seperti orang gila.
"Maafkan aku Naya,maafkan papa Kenzo,Kenzi,Kenand papa mencintai kalian.
"Aldrich mengakui melepaskan dan melupakan seseorang yang sangat kau cintai tidak semudah membalik telapak tangan dan mengatakan jika kau bisa melupakannya,percayalah melupakan seseorang itu suatu hal tersulit untuk dilakukan apalagi namanya terpantri sangat kuat di hatimu.
Lalu terdengar pintunya yang terbuka dan memperlihatkan Arlan seketarisnya yang masuk untuk menyampaikan pesan dari papanya yang tidak pernah berubah.
"Mr.
Aldrich pekerjaan di sini sudah selesai apa anda tidak ingin pulang,Mr.
Zander menyuruh anda untuk pulang jika tidak dia akan menyeretmu.
"Arlan memberitahunya dengan sopan.
"Dan berhentilah minum Mr.
Aldrich,anda menyakiti diri sendiri.
"Tapi Aldrich tetap diam lalu menatapnya dengan tatapan senduh yang menyedihkan.
"Biarkan saja,Arlan jangan hiraukan,aku ingin menenangkan diriku untuk saat ini.
"Arlan tidak tahu apa yang terjadi dengan bosnya itu karena sejak setuju untuk pergi melakukan perjalanan bisnis bosnya sudah menunjukkan keanehannya seperti seseorang yang sedang putus asa dan anehnya dia tidak pernah bertanya tentang Naya lagi hanya saja dia berpesan jika Naya menelphonnya dan menanyakan di mana keberadaannya,Aldrich mengatakan Arlan harus berbohong dan tidak tahu.
Arlan tetap berdiri di sana dan melihat bagaimana bosnya yang frustasi,menangis dan minum dengan gila.
"Mr.
Aldrich tolong berhentilah minum itu tidak baik untuk kesehatanmu.
"Arlan mencoba mengingatkan bosnya yang keras kepala itu tapi Aldrich tidak peduli dan terus minum hingga tak lama dia muntah dan seketika itu juga pingsan.
Sumber:Internet