. Ayu dan rendi masih sibuk ngentot di apartemennya selama 6 jam, rendi terlihat kelelahan namun nafsunya tak kunjung turun, rasanya ia ingin terus memasukan kontolnya ke memek ayu yang sangat legit.
Bahkan sebelumnya ia sudah berkali-kali membayar untuk dapat merasakan memek perawan tapi tidak se nikmat memek ayu dimana kontolnya seperti di jepit-jepit didalam memeknya.
"aghhhh anjing gue mau keluar lagi, jepitan lo kenceng banget ahhhh kontol gue ngecrot! "Begitu juga ayu ia kembali mengencingi rendi membuat seluruh apartemen rendi basah dengan kencing dan sperma mereka.
Ayu mengelus kontol rendi, dan kesetika kontolnya bisa tertidurNamun percayalah ukuran kontol rendi saat tidurpun menjadi sangat besar dan menonjol.
"kenapa memek lo bisa rapet terus di entot kontol segede ini yu gue bingung sumpah""karena gue rajin olah raga, sama rajin senam kata mamaku biar memeknya sehat" bohong ayu lagi"btw ren raya gimana?" tanyanya basa basi, dengan tubuh yang masih telanjang disebelah rendi"gatau, nanti dia balik sini dulu mau ngomong""lo janji loo mau lakuin apa aja buat gue" ujar ayu"iya gue janji lo mau apa?""pertama gue mau lo jatah gue bulanan lebih banyak dari raya" pinta ayu"gampang itu, nanti gue kasih 300juta perbulan""kedua gue mau kita ngentot di depan raya"Rendi terdiam"kenapa gamau?""bu-bukan gitu mau kok""terus gue gamau lo putus sama raya""loh kenapa? Gue ga mau punya cewek lonte, keluarga gue orang terpandang dia bakal bikin malu! " rendi kaget mendengar permintaan ayu, bahkan ia menyampaikan dengan sangat enteng.
"ga boleh gitu, raya baik lo ga boleh putusin dia atau gue mau lagi ngentot sama lo""oke oke gue ga putusin raya" jawab rendi"sementara itu dulu nanti gue bilang lagi kalo ada yang lain"Rendi mengangguk, tubuhnya yang atletis dan wajah tampan membuat ayu sangat tergoda akan diirinya, namun sekarang tanpa mempengaruhi alam bawah sadarnya ia menyerahkan diri sebagai budaknya dan itu sangat menyenangkan bagi ayu.
"ren gue mau satu mobil lo yang paling bagus gue mau pulang""itu kuncinya, ambil apapun yang lo mau"Ayu mengangguk dan pergi meninggalkan tubuh atletis telanjang rendi dikasur.
Ayu pergi meninggalkan apartemen rendi membawa salah satu mobil mewahnya, ia merasa sangat puas dengan apa yang ia lakukan, ia mendapat harta dan bisa mempermainkan seseorang, rasanya ia hidup dengan sangat menyenangkan,memperbudak seseorang menjadikan mereka seperti hewan ternyata begitu sangat menyenangkan.
Tapi ia merasa heran seberapa sering ia merasakan orgasme ia tidak akan pernah merasa lelah bahkan nafsunya semakin lama akan semakin bertambah seperti seseorang yang gila bersetubuh, tidak bukan rasa haus kontol atau memek yang ia berikan kepada tedi raya ataupun rendi, namun ia merasa sangat senang milihat orang-orang menjadi gila sex, dan ia ingin merasakan sex yang hebat hingga ia terkapar lemas.
"gue musti temuin max dan tanya tentang ini semua" gerutunyaAyu melajukan mobilnya menuju pantai dimana ia pertaman bertemu dengan max malan itu.
Sumber:Internet