. Selesai bercinta dengan bian ayu tertidur begitu saja, dan saat ia bangun ayu sudah tak mendapati adiknya diapartmen itu.
Ia mengecek barang-barangnya mendapati bahwa bian telah mengambil semua uang yang ada didompetnya, beruntung hanya uang cash saja yang bian ambil bukan kartu-kartunya.
"thanks for your pussy" adalah kalimat yang tertulis diselembar note dari bian, juga tertera nomor teleponnya.
"adik sialan, gatau diuntung, kalo sampe ketemu gue jadiin lo budak!" namun ayu tetap mendumal karena kesal, bahkan tubuhnya kini benar-benar lengket karena keringat sperma bahkan kencing bian yang setengah mengering masih menempel disana.
Ayu melihat panggilan rendi yang sedari tadi ia abaikan, dan melihat pesan yang rendi tinggalkan untuk menemuinya dikantor.
Dan akhirnya ayu memutuskan untuk mandi sebelum menemui rendi.
Ia mengenakan baju formal yang tadi ia beli di mall untuk pergi ke kantor rendi, tapi tetap ia tak mengenakan bra didalamnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami.
Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ayu mengikuti maps yang rendi kirimkan dan sampai disebuah gedung tinggi, membuat ayu benar-benar terkesan dan berfikir bisnis apa yang sebenarnya rendi miliki.
Masuk kedalam gedung ayu sudah mendapat tatapan sinis dari beberapa karyawan yang ada disana.
"maaf ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang resepsionis disana.
"saya mau ketemu sama rendi" "maaf apa sudah ada janji? Karena pak rendi tidak bisa ditemui oleh orang sembarangan" ujar sang resepsionis dengan melihat tubuh ayu dari atas sampai bawah dengan sinis.
"sudah, bisa di pastikan" jawab ayu masih sopan"anda yakin?" lagi-lagi sang resepsionis merendahkan ayu saat akan menelfon ke ruangan rendi, namun wajahnya berubah saat rendi menyuruhnya untuk memberi izin kepada ayu.
"silahkan ke lantai 11 ruangan paling pojok diselah kiri" ujarnya datar tanpa meminta maaf kepada ayu, membuat ayu geram, Ayu membatin untuk membuat tubuh resepsionis itu haus nafsu dan memeknya lower karena kesal, sambil meninggalkannya, saat ia berjalan dan melihat dua orang ob ayu menatap mereka menjadikan mereka budaknya dan menyuruh mereka mengentoti resepsionis itu lalu merekam dan menyebarkannya.
Sesampainya di lantai 11 di depan ruangan yang dimaksud ayu mendengar suara rintihan dan suara peraduan antara kontol dan memek yang sangat kencang, seperti seseorang yang sedang bercinta.
Ayu tersenyum kecut, mungkin rendi tengah bermain-main didalam sana.
CeklekAyu membuka pintunya dan melihat dua orang wanita yang tampak sedang bercinta dengan rendi, Satu orang di meja rendi terlentang dengan kontol rendi berada di dalam memeknya sedang yang satu lagi sedang rendi kenyot susunya dengan dildo dan vibrator yang menamcap didalamnya.
Sumber:Internet